Aismoli Target 100 Ribu Motor Listrik Bisa Terjual pada 2026
02 Januari 2026, 09:00 WIB
Nantinya truk Cina yang akan digunakan di Indonesia wajib mengikuti aturan yang berlaku seperti laik jalan
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Keberadaan truk Cina di Indonesia terus menjadi perdebatan. Apalagi dinilai membawa dampak buruk bagi pasar kendaraan niaga.
Untuk itu Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mengaku, berniat mengatasi kondisi tersebut.
"Ini yang akan dibenahi dalam arti kata dibereskan, semua yang masuk ke Indonesia itu harus diuji laik jalan," ungkap Jongkie D. Sugiarto, Vice Chairman Market Development Gaikindo, di Jakarta Utara.
Lebih jauh disebutkan bahwa, pemerintah sangat concern terhadap keberadaan truk Cina.
Oleh sebab itu, mereka tengah menggodok peraturan baru dengan melibatkan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Ditjen Hubdat) dan Kementerian Perindustrian (Kemenperin).
Menurut Jongkie meski truk Cina masuk ke Indonesia dalam bentuk investasi, namun tetap akan diwajibkan mengikuti aturan yang berlaku.
"Tapi kamu pakai kendaraan di Republik Indonesia kan? Sekarang sudah tidak ada tulisannya di jalan raya, di mana pun. Kalau di tambang juga harus laik jalan," lanjut Jongkie.
Melalui aturan anyar tersebut, semua truk Cina yang ingin diboyong ke Tanah Air harus mengikuti pengujian laik jalan.
Dengan begitu, kendaraan tersebut memiliki Sertifikasi Registrasi Uji Tipe, sehingga bisa digunakan di jalanan Indonesia.
"Yang benar saja, kalau mobil masuk ke Indonesia kan harus juga ada sertifikat laik jalannya," tegas Jongkie.
Meski begitu, Jongkie belum memberikan bocoran kapan aturan tersebut akan dijalankan.
Sebab sampai sekarang masih digodok dan dibahas oleh pemerintah. Sehingga nantinya bisa dijalankan dengan lancar.
"Kita mesti sampaikan apa yang kita temui ke pemerintah. Jadi pemerintah bisa menentukan kebijakan-kebijakan tadi," pungkas Jongkie.
Seperti diberitakan KatadataOTO sebelumnya, keberadaan truk Cina dinilai sudah membawa dampak negatif.
Sebagai contoh, memengaruhi pasar kendaraan niaga dan membuat penjualan turun sepanjang 2025.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
02 Januari 2026, 09:00 WIB
31 Desember 2025, 13:00 WIB
29 Desember 2025, 11:00 WIB
26 Desember 2025, 11:00 WIB
24 Desember 2025, 11:00 WIB
Terkini
04 Januari 2026, 19:00 WIB
Nama Toyota kembali ke grid F1, divisi motorsports Toyota Gazoo Racing jalin kerja sama dengan tim Haas
04 Januari 2026, 17:00 WIB
Aliran modifikasi proper diperkirakan bakal mendominasi di 2026 karena mempertahankan fungsi utama kendaraan
04 Januari 2026, 13:00 WIB
Bearing roda depan yang mengalami kerusakan, dapat membahayakan pemilik ketika digunakan di jalan raya
04 Januari 2026, 11:00 WIB
Pramac Yamaha menjadi yang pertama dalam memperkenalkan motor balap dan seragam Toprak untuk MotoGP 2026
04 Januari 2026, 09:00 WIB
Mulai besok tarif tol Sedyatmo dari dan menuju Bandara Sokarno Hatta akan naik sehingga masyarakat harus menyesuaikan
04 Januari 2026, 07:00 WIB
Toyota Veloz Hybrid mendapatkan tanggapan positif dari konsumen, terpesan ribuan unit dalam waktu singkat
03 Januari 2026, 19:00 WIB
Penjualan mobil dan adopsi NEV didorong melalui pemberian subsidi tukar tambah, berikut skema insentifnya
03 Januari 2026, 17:00 WIB
Dikta Wicaksono memiliki koleksi kendaraan yang cukup menarik digarasinya mulai dari mobil hingga motor klasik