Aspek Penentu Tercapainya Target Penjualan Mobil Baru di 2026
20 Februari 2026, 08:00 WIB
Changan Lumin EV menjadi salah satu mobil listrik yang mengalami kenaikan harga dengan besaran Rp 21 jutaan
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Sejumlah pabrikan mulai melakukan penyesuaian harga mobil listrik baru. Salah satunya adalah Changan Indonesia.
Jenama asal Cina tersebut, terpantau mengerek banderol Changan Lumin EV pada Januari 2026.
Pada saat peluncuran di akhir 2025, Electric Vehicle (EV) satu ini ditawarkan Rp 178 jutaan untuk wilayah DKI Jakarta.
Namun melansir laman resmi Changan pada Minggu (18/01), mobil listrik mungil ini sekarang diniagakan Rp 199 juta. Berarti terjadi kenaikan sekitar Rp 21 jutaan.
Bila dilihat lebih rinci, angka di atas setara dengan harga BYD Atto 1 varian termurah yang dipasarkan di Indonesia.
Sebagai informasi, kenaikan banderol Changan Lumin EV terbilang cukup wajar. Mengingat di awal tahun biasanya ada penyesuaian Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB).
Selanjutnya harga bahan baku, turut mempengaruhi banderol mobil listrik Changan di dalam negeri.
Sekadar mengingatkan, Changan Lumin EV di kawasan Asia Tenggara sebelumnya sudah dipasarkan di Filipina dan Thailand.
Mengambil konsep serupa dengan Wuling Air ev serta VinFast VF 3, Changan Lumin EV merupakan kendaraan listrik tiga pintu.
Mobil listrik kompak tersebut juga dapat memuat empat orang atau berkonfigurasi 4-seater.
Akan tetapi, tampilan Changan Lumin EV sederhana dan sangat minim komponen tambahan seperti body kit misalnya.
Ditambah door handle-nya menggunakan model flush, sehingga eksterior Changan Lumin EV terlihat semakin minimalis.
Bagian depan memiliki desain headlight unik yang membuat mudah dikenali. Di bumper tengah terdapat emblem kecil sederhana bertuliskan Lumin.
Pelek yang disematkan memiliki desain mirip mobil listrik mungil lain di Indonesia, tetapi dengan ukuran lebih besar yakni 14 inci.
Masuk ke dalam kabin, Changan Lumin EV memiliki interior yang dibalut perpaduan warna abu-abu dan hitam.
Guna mendukung pengalaman berkendara, tersedia panel instrumen berukuran tujuh inci serta head unit berukuran 10,25 inci.
Kemudian kursi baris kedua Changan Lumin EV dapat dilipat untuk memperluas kapasitas bagasi, sehingga mampu memuat barang lebih banyak.
Untuk urusan jantung pacu, Changan Lumin EV mengandalkan motor listrik bertenaga maksimal 35 kW atau setara 46 hp dengan torsi puncak mencapai 83 Nm.
Tidak lupa penggerak tersebut dipadukan dengan baterai jenis Lithium Ferro-Phosphate (LFP) berkapasitas 28,08 kWh.
Kecepatan maksimum EV mungil ini mencapai 101 km per jam. Sementara dalam satu kali pengisian daya, jarak tempuhnya diklaim hingga 301 km (NEDC).
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
20 Februari 2026, 08:00 WIB
19 Februari 2026, 16:27 WIB
19 Februari 2026, 15:00 WIB
19 Februari 2026, 09:00 WIB
19 Februari 2026, 08:00 WIB
Terkini
21 Februari 2026, 21:00 WIB
Isuzu merupakan salah satu produsen kendaraan niaga yang sudah merakit lokal truk dan mobil pikap di RI
21 Februari 2026, 19:00 WIB
Pemerintah telah menyiapkan 10 tol fungsional untuk beroperasi saat mudik Lebaran 2026 agar mengurangi kemacetan
21 Februari 2026, 17:00 WIB
Michelin mengingatkan masyarakat yang hendak mudik ke kampung halaman agar memperhatikan kondisi ban kendaraan
21 Februari 2026, 13:00 WIB
GIAMM sebut industri komponen otomotif berpotensi dirugikan oleh keputusan impor ratusan ribu pikap dari India
21 Februari 2026, 11:00 WIB
Wakil Ketua Komisi VII DPR RI menilai impor pikap akan berdampak buruk bagi industri otomotif di dalam negeri
21 Februari 2026, 09:00 WIB
Menurut data yang dihimpun, total transaksi di IIMS 2026 hanya naik sekitar Rp 700 miliar dari tahun lalu
21 Februari 2026, 07:00 WIB
Suzuki Jimny modifikasi hadir di IIMS 2026 sebagai bahan referensi maupun inspirasi modifikasi para pengunjung
20 Februari 2026, 20:00 WIB
Agus Gumiwang Kartasasmita, Menperin mengatakan bahwa produksi pikap lokal mencapai satu juta unit per tahun