Penjualan Toyota Innova Reborn Diesel 2025 Masih Seksi
18 Februari 2026, 10:00 WIB
Feeling berkendara Kijang generasi-generasi sebelumnya punah saat melakukan test drive Toyota Innova Zenix Hybrid
Oleh Arie Prasetya
TRENOTO – Hilangnya feeling berkendara generasi-generasi pendahulu memang sudah diprediksi sebelum TrenOto berkesempatan melakukan test drive Toyota Innova Zenix Hybrid dan benar terbukti. Mazhabnya memang sudah berbeda, 3 besar dari ubahan yang membuat generasi 7 Kijang ini berbeda tentu dari sektor rancang bangun, sistem penggerak serta kombinasi mesin dan transmisi.
Sebelum mendalami dampak atau hasil apa pada ubahan di atas plus yang lainnya saat test drive, TrenOto hanya ingin sedikit saja mengomentari soal desain. Innova Zenix menurut subyektifitas kami bahwa secara umum adalah sebuah MPV yang punya nuansa SUV.
Dan memang Hideki Mizuma sang kreator alias Chief Engineer Innova Zenix saat peluncuran November 2022 menyebut secara gamblang bahwa konsep dari mobil ini Innovative Multipurpose Crossover. Intinya barang baru ini adalah sebuah minivan keluarga yang serbaguna, modern dan punya standar mobil-mobil global.
Rute Jakarta-Semarang mengawali test drive Toyota Innova Zenix. TrenOto mengawalinya mencari posisi duduk terbaik dan dengan mudah mendapatkannya termasuk untuk seluruh penumpang. Panel instrumen juga fitur-fitur pendukung seperti koneksi smartphone juga dengan mudah untuk diakses, perjalanan pun di mulai.
Penggunaan platforma TNGA GA-C tentu memiliki peran besar. Jika generasi pada generasi sebelumnya Innova memiliki rancang bangun sama dengan Fortuner dan Hilux dalam keluarga IMV, kini Zenix sebangun bersama Voxy yang merupakan MPV menengah atas, pendeknya dulu pakai sasis ladder frame sekarang monokok.
Toyota mengklaim bahwa platform TNGA punya beberapa keunggulan utamanya pada bobot yang lebih ringan namun kuat serta mampu meningkatkan rigiditas terutama bodi. TrenOto membuktikannya di sepanjang perjalanan, cukup menyenangkan melakukan manuver bersama Innova Zenix di rentang kecepatan menengah hingga cukup tinggi.
Gejala negatif berkendara seperti body roll dan koreksi stir berlebih saat melibas tikungan plus berpindah jalur saat melewati mobil lain praktis minim terjadi. Innova Zenix cukup stabil dan presisi, tentunya terasa berbeda dengan generasi sebelumnya yang masih menggunakan platform IMV.
Yang sedikit mengganggu timbul saat melewati speed trap atau jalan tidak mulus, bantingan suspensi terasa agak keras. Namun tergolong masih dalam batas wajar karena tidak begitu merenggut kenyaman seluruh penumpang.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
18 Februari 2026, 10:00 WIB
17 Januari 2026, 11:00 WIB
15 Januari 2026, 15:00 WIB
02 Desember 2025, 07:00 WIB
01 Desember 2025, 17:23 WIB
Terkini
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
Motor listrik nasional baru saja diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan menggandeng Indika
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta hari ini masih ada 26 titik yang membatasi mobil pribadi dengan pelat nomor sesuai tanggal
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan dan tersedia di lima lokasi berbeda