Toyota Land Cruiser FJ Terdaftar, Makin Dekat ke Indonesia
24 Februari 2026, 19:01 WIB
Versi Toyota Hilux Rangga SUV dipastikan akan dijual 2025 Rp 400 – Rp 500 jutaan dan cocok untuk kendaraan militer
Oleh Arie Prasetya
KatadataOTO – Tentu banyak dari kita masih mengingat kejayaan Toyota Kijang versi karoseri. Di kepala muncul nama-nama seperti Kijang Rover, Commando, Jantan, Kencana juga Raider, semuanya adalah hasil kerjasama Toyota yang bertanggung jawab dari sisi sasis dan mesin dengan beberapa karoseri di Indonesia serta membuat bodi tengah ke belakang hingga interior.
Memori di atas bakal bangkit lagi lewat Toyota Hilux Rangga SUV tahun depan. Awalnya PT Toyota Astra Motor (TAM) akan bekerjasama dengan karoseri New Armada.
"Rencananya Toyota Hilux Rangga SUV dijual tahun depan dan bekerjasama dengan karoseri New Armada. Mereka juga sedang mensetting harga jualnya serta akan diputuskan bulan ini," Jelas Anton JImmi Suwandi, Marketing Direktur PT TAM.
Anton juga memberikan sedikit bocoran, dengan menggambil dari patokan harga jual Toyota Hilux Rangga. Menurutnya jika menggunakan sasis versi bensin dan diesel bertransmisi manual harga akan berada di kisaran Rp 400 jutaan.
"Kalau yang transmisi otomatis mungkin harganya ada di kisaran Rp 500 jutaan. Semua ini masih dalam diskusi dengan New Armada," tambahnya.
Anda semua pasti sudah mengetahui bentuk ini sejak pertama kali Hilux Rangga diluncurkan 15 Oktober 2024. Bicara desain tentu terkait selera, suka atau tidak suka, ada pujian dan pasti banyak yang membenci.
Sacara umum all new Toyota Hilux Rangga versi SUV memiliki tampilan boxy. Desainnya memang dirancang maskulin namun karena dominasi tarikan garis lurus menjadikannya cenderung kaku, sebenarnya sangat cocok jika digunakan sebagai kendaraan militer.
KatadataOTO sempat melakukan first drive atau uji coba singkat. Secara umum dari sisi pengendaraan, Toyota Hilux Rangga SUV memiliki dimensi yang cukup besar membuat ruang interior jadi sangat lapang.
Baris pertama dan kedua mobil ini sangat mampu menampung orang-orang dewasa bersize cukup besar.
Catatan kecilnya mungkin hanya terletak pada bagian lipatan kaki saat duduk. Bagi beberapa orang kaki terlalu menekuk namun tetap tidak terlalu berpengaruh pada suasana lapang di kabin.
Row 3 tentunya bisa juga dimanfaatkan untuk angkut penumpang. Atau jika pemilik butuh bawa banyak barang, secara fleksibel kursi bisa dilipat.
Berada di kemudinya ada merasa menjadi si paling dominan karena size mobil yang cukup besar. Aura kendaraan militer kembali hadir dan dengan desain boxy hingga ingat keluarga Humvee dalam versi lain atau mungkin Maung buatan Pindad.
Untuk desain interior, KatadataOTO belum bisa berbicara banyak karena menurut pihak TAM ini hanya versi prototype. Sementara versi produksi dikatakan Toyota akan ada banyak perbedaan tentu dari sisi desain dan detail juga materialnya.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
24 Februari 2026, 19:01 WIB
23 Februari 2026, 19:00 WIB
23 Februari 2026, 18:00 WIB
23 Februari 2026, 08:00 WIB
20 Februari 2026, 19:00 WIB
Terkini
25 Februari 2026, 16:00 WIB
Agrinas Pangan Nusantara memberikan kesempatan bagi Mitsubishi Fuso Canter jadi armada Koperasi Merah Putih
25 Februari 2026, 15:00 WIB
MotoGP SEG yang dulu dikenal Dorna tengah menyiapkan aturan terbaru untuk meminimalisir gap gaji pembalap
25 Februari 2026, 14:00 WIB
Beberapa harga mobil LCGC terpantau terkoreksi, bisa menjadi opsi buat Anda saat musim mudik Lebaran 2026
25 Februari 2026, 13:00 WIB
KPK memastikan proses impor pikap untuk Koperasi Merah Putih tidak menimbulkan masalah seperti kasus korupsi
25 Februari 2026, 12:00 WIB
Pembuatan SIM Internasional pada akhir Februari 2026 masih belum mengalami perubahan bila dibanding sebelumnya
25 Februari 2026, 11:00 WIB
GAC Indonesia berhasil mendapat hasil baik di IIMS 2026 dengan meraih 2.095 setelah memberi promo potongan harga
25 Februari 2026, 10:00 WIB
PT Agrinasi Pangan Nusantara disebut butuh kendaraan pikap 4x4, Gaikindo akui 4x2 lebih populer di RI
25 Februari 2026, 09:00 WIB
Gaikindo menanggapi keputusan Agrinas yang lebih pilih impor pikap karena alasan spesifikasi dan harga