Toyota Beberkan Penyebab Turunnya Penjualan di Segmen LCGC
29 Januari 2026, 12:00 WIB
Versi Toyota Hilux Rangga SUV dipastikan akan dijual 2025 Rp 400 – Rp 500 jutaan dan cocok untuk kendaraan militer
Oleh Arie Prasetya
KatadataOTO – Tentu banyak dari kita masih mengingat kejayaan Toyota Kijang versi karoseri. Di kepala muncul nama-nama seperti Kijang Rover, Commando, Jantan, Kencana juga Raider, semuanya adalah hasil kerjasama Toyota yang bertanggung jawab dari sisi sasis dan mesin dengan beberapa karoseri di Indonesia serta membuat bodi tengah ke belakang hingga interior.
Memori di atas bakal bangkit lagi lewat Toyota Hilux Rangga SUV tahun depan. Awalnya PT Toyota Astra Motor (TAM) akan bekerjasama dengan karoseri New Armada.
"Rencananya Toyota Hilux Rangga SUV dijual tahun depan dan bekerjasama dengan karoseri New Armada. Mereka juga sedang mensetting harga jualnya serta akan diputuskan bulan ini," Jelas Anton JImmi Suwandi, Marketing Direktur PT TAM.
Anton juga memberikan sedikit bocoran, dengan menggambil dari patokan harga jual Toyota Hilux Rangga. Menurutnya jika menggunakan sasis versi bensin dan diesel bertransmisi manual harga akan berada di kisaran Rp 400 jutaan.
"Kalau yang transmisi otomatis mungkin harganya ada di kisaran Rp 500 jutaan. Semua ini masih dalam diskusi dengan New Armada," tambahnya.
Anda semua pasti sudah mengetahui bentuk ini sejak pertama kali Hilux Rangga diluncurkan 15 Oktober 2024. Bicara desain tentu terkait selera, suka atau tidak suka, ada pujian dan pasti banyak yang membenci.
Sacara umum all new Toyota Hilux Rangga versi SUV memiliki tampilan boxy. Desainnya memang dirancang maskulin namun karena dominasi tarikan garis lurus menjadikannya cenderung kaku, sebenarnya sangat cocok jika digunakan sebagai kendaraan militer.
KatadataOTO sempat melakukan first drive atau uji coba singkat. Secara umum dari sisi pengendaraan, Toyota Hilux Rangga SUV memiliki dimensi yang cukup besar membuat ruang interior jadi sangat lapang.
Baris pertama dan kedua mobil ini sangat mampu menampung orang-orang dewasa bersize cukup besar.
Catatan kecilnya mungkin hanya terletak pada bagian lipatan kaki saat duduk. Bagi beberapa orang kaki terlalu menekuk namun tetap tidak terlalu berpengaruh pada suasana lapang di kabin.
Row 3 tentunya bisa juga dimanfaatkan untuk angkut penumpang. Atau jika pemilik butuh bawa banyak barang, secara fleksibel kursi bisa dilipat.
Berada di kemudinya ada merasa menjadi si paling dominan karena size mobil yang cukup besar. Aura kendaraan militer kembali hadir dan dengan desain boxy hingga ingat keluarga Humvee dalam versi lain atau mungkin Maung buatan Pindad.
Untuk desain interior, KatadataOTO belum bisa berbicara banyak karena menurut pihak TAM ini hanya versi prototype. Sementara versi produksi dikatakan Toyota akan ada banyak perbedaan tentu dari sisi desain dan detail juga materialnya.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
29 Januari 2026, 12:00 WIB
28 Januari 2026, 20:00 WIB
28 Januari 2026, 12:00 WIB
28 Januari 2026, 07:00 WIB
27 Januari 2026, 16:00 WIB
Terkini
29 Januari 2026, 21:00 WIB
Geely EX2 bisa menjadi opsi mobil listrik untuk Anda yang hidup diperkotaan, sebab memiliki banyak keunggulan
29 Januari 2026, 20:00 WIB
Vietnam dipilih BYD sebagai tempat merakit baterai mobil listrik, baik kendaraan penumpang maupun komersial
29 Januari 2026, 19:08 WIB
Masih bekerja sama dengan PT Handal Indonesia Motor, tahun depan Chery targetkan pabrik mandirinya beroperasi
29 Januari 2026, 16:00 WIB
Pedro Acosta akan mewaspadai aksi Marc Marquez demi meraih hasil terbaik dalam setiap seri MotoGP 2026
29 Januari 2026, 15:00 WIB
Tren modifikasi stiker mobil tampaknya kembali ke arah retro atau lawas, cocok dipakai di banyak model anyar
29 Januari 2026, 14:00 WIB
Charged Maleo S jadi salah satu motor listrik anyar di 2026, ada pengembangan dari versi terdahulunya
29 Januari 2026, 13:00 WIB
Kanada menurunkan tarif masuk mobil listrik Cina, dari semula 100 persen menjadi hanya 6,1 persen saja
29 Januari 2026, 12:00 WIB
Toyota sebut turunnya penjualan di LCGC disebabkan oleh banyak hal termasuk ketatnya kebijakan perusahaan pembiayaan