Jetour T2 i-DM Jadi Salah Satu SUV Idaman Pengunjung GIIAS 2026
12 Agustus 2026, 07:00 WIB
Dua hari berpetualang ditemani Jetour Dashing tipe Inspira yang menantang Hyundai Creta dan Honda HR-V
Oleh Denny Basudewa
Masuk ke dalam kabin, Jetour Dashing menawarkan ruang kabin paling luas di kelasnya. Walhasil setiap perjalanan akan terasa leluasa dan nyaman.
Fitur-fitur yang diusung pada interior bernuasa elegan dan mewah. Paling utama dan kerap dibanggakan adalah 75 inci Panoramic Sky Roof.
Bentangan kaca yang diklaim paling besar di segmennya, memang memberikan tampilan mobil menjadi lebih wah.
Dimensi besar bagi kendaraan membuat Jetour Dashing masih memiliki ruang head room tersisa 15 cm, leg room 15 cm bahkan kapasitas bagasi hingga 486 Liter.
Duduk di bangku depan pada tipe Inspira atau termahal, menggerakkan kursi bisa dilakukan secara elektrik. Bahkan pada sisi pengemudi sudah tersedia Memory Seat.
Lalu yang tidak kalah menyenangkan pada varian ini adalah fitur Wireless Charging di konsol tengah. Ditambah sistem konektivitas Apple Carplay maupun Android Auto yang juga tanpa menggunakan kabel alias nirkabel.
Lalu untuk bisa lebih menikmati perjalanan tersedia monitor besar berukuran 10.25 inci sebagai panel meter dan pusat infotainment. Sebagai pengemudi juga dimanjakan dengan paddle shift di balik kemudi.
Setir dengan bentuk yang cukup besar juga telah dibenamkan sejumlah tombol atau switch sebagai kendali beberapa fitur mobil.
Impresi Berkendara
KatadataOTO memulai perjalanan dari Jakarta sebagai penumpang di baris depan. Kesan pertama yang didapatkan adalah jok yang nyaman karena tebal busa dan mengusung bentuk semi bucket.
Sistem lumbar yang tersedia membuat badan seperti terjaga ketika kendaraan melakukan manuver keras sekalipun. Akses kendali operasi beberapa fitur kendaraan juga bisa dilakukan dari konsol tengah, sehingga membantu tugas pengemudi.
Selepas dari Karawang, KatadataOTO mengambil alih kemudi dan mulai merasakan performa mobil. Kami ingin menjajal mesin 1.5L turbocharger dan transmisi otomatis enam percepatan DCT (Dual-Clutch).
Menghadapi medan jalan menanjak khas tol Padalarang cukup menantang. Terlebih hujan turun cukup deras sehingga sedikit menutupi pandangan.
Jetour Dashing dibekali sejumlah fitur otomatis yang membantu. Mulai dari Auto Wiper hingga Headlamp berbekal sensor-sensor.
Untuk wiper, kami merasakan tidak terlalu responsif. Terkadang hujan yang tiba-tiba lebat, namun kecepatannya tidak langsung meningkat.
Menggunakan transmisi DCT, reaksi kendaraan di kecepatan rendah terasa kurang nyaman. Bodi terasa seperti bergetar.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
12 Agustus 2026, 07:00 WIB
11 Agustus 2026, 19:42 WIB
09 Agustus 2026, 19:15 WIB
05 Agustus 2026, 21:00 WIB
05 Agustus 2026, 07:00 WIB
Terkini
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
Motor listrik nasional baru saja diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan menggandeng Indika
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta hari ini masih ada 26 titik yang membatasi mobil pribadi dengan pelat nomor sesuai tanggal
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan dan tersedia di lima lokasi berbeda