Harga Khusus Jetour T2 di IIMS 2026, Hanya Sampai Hari Ini
15 Februari 2026, 07:11 WIB
Jetour Dashing masuk pasar otomotif Indonesia dengan menawarkan fitur andalan, salah satunya kabin luas
Oleh Denny Basudewa
KatadataOTO – Jetour Dashing masuk pasar Indonesia dengan mengandalkan fitur-fitur unggulan. Berada di segmen SUV B, mobil asal China ini menantang langsung dua pemimpin pasar.
Untuk diketahui jika berdasarkan data Gaikindo, Wholesales Januari Compact SUV dipimpin oleh Hyundai Creta sebanyak 1.081 unit. Lalu diikuti Honda HR-V bersama perolehan 899 unit.
Guna bisa memenangkan persaingan, Jetour Dashing dibekali berbagai fitur dan diklaim lebih baik dari kompetitor. Meskipun tidak disebutkan secara gamblang, namun spesifikasi rival yang diungkap mengarah ke dua HR-V dan Creta generasi pertama.
“Jetour Dashing hadir mengusung konsep Travel+ yang juga menjadi strategi global. Berada di B Segment SUV, kami menawarkan sejumlah keunggulan Dashing dibandingkan kompetitor,” ujar Moch Ranggi Radiansyah, Marketing Director PT Jetour Motor Indonesia di Bandung (25/02).
Di sela-sela Media Test Drive bertajuk The Dashing Experience - Proud to Drive, ia membeberkan sejumlah kelebihan produknya dibandingkan para rival.
Pada bagian eksterior dikatakan salah satu keunggulan Dashing adalah penggunaan pelek berukuran 19 inci. Karena pesaing mereka memakai diameter 18 (HR-V) dan 17 inci (Creta tipe Prime ke bawah).
Ranggi juga menyampaikan dimensi Dashing mengungguli kompetitor. Spesifikasi SUV asal China ini mencakup 4.590 mm x 1.900 mm x 1.685 mm (PxLxT).
Sedangkan Honda HR-V 4.385 mm x 1.790 mm x 1.590 mm (PxLxT), sementara Hyundai Creta lawas 4.315 mm x 1.790 mm x 1.630 mm (PxLxT).
Berdasarkan spesifikasi tersebut, Jetour Dashing menawarkan ruang kabin lebih lapang. Bahkan untuk ruang kepala dan kaki di depan maupun belakang cukup luas.
SUV 5 penumpang ini juga menyuguhkan ruang bagasi terbesar di kelasnya. Adapun kapasitas ruang belakang mencapai 586 liter, dibandingkan pesaing mereka yaitu HR-V 335 liter dan Creta 416 liter.
Lalu dalam hal sistem penggerak, Jetour Dashing juga diucapkan lebih unggul. Disampaikan hanya produk merekalah yang sudah mengadopsi transmisi DCT (Dual-Clutch Transmission).
Bahkan berkat penyematan DCT, akselerasi kendaraan menjadi lebih baik. Karena untuk mencapai kecepatan 100 km/jam dari diam cuma membutuhkan waktu 10.5 detik.
Jetour Dashing dipasarkan dalam dua pilihan varian yakni Journey dan Inspira. Tipe pertama disebut dijual RP 403 jutaan, sedangkan versi Inspira Rp 434 jutaan.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
15 Februari 2026, 07:11 WIB
14 Februari 2026, 16:00 WIB
14 Februari 2026, 11:00 WIB
13 Februari 2026, 17:54 WIB
13 Februari 2026, 16:47 WIB
Terkini
15 Februari 2026, 21:30 WIB
Ipone meluncurkan berbagai produk terbaru dan sejumlah games selama pameran otomotif IIMS 2026 berlangsung
15 Februari 2026, 20:00 WIB
Motul Indonesia terus menghadirkan inovasi untuk menunjukkan komitmen kepada para masyarakat di Tanah Air
15 Februari 2026, 19:00 WIB
Sejak memiliki Denza D9, Jerome Polin mengaku sudah jarang menggemudikan mobilnya sendiri meski masih memiliki kendaraan lain
15 Februari 2026, 16:00 WIB
Platform e3 dan e4 hasil pengembangan BYD disematkan pada produk performa tinggi, modern dan fungsional
15 Februari 2026, 14:00 WIB
Ada ratusan kategori yang diperebutkan oleh para pabrikan motor serta mobil dalam perhelatan IIMS 2026
15 Februari 2026, 12:00 WIB
Waktu penyelenggaraan IIMS 2027 berbeda dari biasanya yang dibuka setiap Februari sebelum momenntum Lebaran
15 Februari 2026, 10:00 WIB
DFSK tak menunggu pemerintah dan memberi insentif mandiri untuk seluruh modelnya yang dijual di Tanah Air
15 Februari 2026, 07:11 WIB
Setelah gelaran IIMS 2026 berakhir harga Jetour T2 akan naik, tidak lagi dipasarkan di angka Rp 568 jutaan