Tiket Formula E Jakarta Siap Dijual, Sirkuit Masih Gelap

Tiket formula E Jakarta akan mulai dijual pada Maret 2022, meskipun sirkuitnya masih belum jelas keberadaannya

Tiket Formula E Jakarta Siap Dijual, Sirkuit Masih Gelap
  • Oleh Adi Hidayat

  • Selasa, 15 Februari 2022 | 20:27 WIB

TRENOTO – Tiket Formula E direncanakan dijual pada Maret 2022 oleh PT Jakarta Propertindo (Jakpro) yang merupakan salah satu penyelenggaranya. Namun harga tiket dari ajang balap mobil listrik tersebut hingga kini masih misteri.

Hal ini dikarenakan untuk menetapkan harga tiket penyelenggaraan, perlu banyak prosedur yang diikuti. Dilansir dari Antara, salah satu syarat untuk untuk menentukan harga adalah mendapatkan persetujuan dari tim Formula E Operation.

“Sudah ada besaran harga, menunggu persetujuan FEO,” ungkao Widi Amannasto, Direktur PT Jakpro beberapa waktu lalu.

Photo : Istimewa

Meski tidak menyampaikan secara detail, besaran harga tiket sebenarnya bisa dilihat dari beberapa ajang serupa di dunia. Penyelenggaraan di Diriyah, Arab Saudi misalnya, harga tiket bervariasi hingga paling mahal mencapai Rp77 juta.

Sementara itu, hingga kini pembangunan sirkuit pun masih terus digarap oleh kontraktor PT Jaya Konstruksi Manggala Pratama. Bahkan pembangunan ditinjau langsung oleh tim FEO selaku panitia penyelenggara sehingga diharapkan sirkuit dapat sesuai dengan ketentuan.

Dikritik oleh DPRD DKI Jakarta

Photo : Formula E

Meski mengaku sudah mengajukan harga ke FEO, langkah tersebut mendapat kritik dari Gilbert Simanjuntak, anggota DPRD DKI Jakarta. Menurutnya langkah menjual tiket Formula E tidak tepat karena sirkuit masih belum rampung.

“Rencana penjualan Maret juga sesuatu yang tidak rasional. Trek juga belum tentu disetujui oleh FEO sehingga penjualan tiket juga belum waktunya,” tegas Gilbert,

Ia pun menambahkan bahwa sebaiknya pihak penyelenggara melakukan pembagian kerja yang lebih jelas. Dengan demikian diharapkan tidak terjadi tumpang tindih tugas sehingga dapat menghambat penyelenggaraan.

Pendapat berbeda pun dilontarkan oleh Mohamad Taufik, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Gerindra. Menurutnya penjualan tiket Formula E adalah satu hal yang biasa meski lintasan untuk balap mobil listrik masih belum rampung.

“Di mana-mana juga begitu (jual terlebih dahulu). Jual apartemen pun juga seperti itu, bangunannya belum ada tapi sudah dijual,” ungkap Taufik.

Ia pun menambahkan bahwa pihak penyelenggara tentunya sudah memiliki perhitungan sendiri agar pengerjaan dapat rampung sesuai target. Dengan demikian penjualan tiket dilakukan bersamaan pembangunan trek balap tidak akan menimbulkan masalah.

“Mereka (Jakpro) kan sudah ada perhitungan sirkuit itu landasannya sebulan, paling alama dua bulan sudah jadi. Apa susahnya?” tambahnya kemudian.


Terkini

otosport
MotoGP 2026

Dua Rookie Lengkapi Formasi Pembalap MotoGP 2026

Persaingan baru, rookie Diogo Moreira dan Toprak Razgatlioglu siap meramaikan ajang balap MotoGP 2026

otosport
Julian johan

Julian Johan Bawa Misi Penting pada Rally Dakar 2026

Julian Johan sudah melakukan berbagai persiapan guna berlaga di Rally Dakar 2026, seperti latihan di Maroko

mobil
Taksi Listrik

Pengamat Tanggapi Kecelakaan Taksi Listrik yang Kembali Terulang

Taksi listrik Green SM kembali alami kecelakaan, pengamat sorot pentingnya pelatihan softskill pengemudi

mobil
Penjualan BYD

Penjualan BYD sejak Debut di RI, Sudah Pasarkan 50 Ribu Unit

Penjualan BYD di Indonesia selama periode 2024-2025 tembus 50 ribu unit dan wajib dirakit lokal tahun ini

mobil
BYD

BYD Gerah Desain Mobil Mereka Selalu Ditiru Kompetitor

BYD menilai terobosan serta inovasi pada mobil listrik sebagai kontribusi dalam pengembangan industri

mobil
Leapmotor

Leapmotor B10 Makin Dekat ke Indonesia, Calon Pesaing Geely EX5

Leapmotor merupakan salah satu merek asal Tiongkok yang bakal masuk Indonesia melalui Indomobil Group

mobil
Mobil Cina

3 Merek Mobil Cina Ini Mulai Geser Popularitas Jepang di Inggris

Tiga merek mobil Cina catat penjualan positif di Inggris, angka penjualannya diproyeksikan 200 ribu di 2025

motor
Motor listrik

Subsidi Motor Listrik Sudah Tidak Diharapkan Lagi pada 2026

Aismoli mengungkapkan ada cara lain untuk kembali menggairahkan pasar motor listrik pada periode 2026