Formula E Jakarta Digelar Dua Seri, Segini Harga Tiketnya
08 Mei 2023, 18:32 WIB
Tiket formula E Jakarta akan mulai dijual pada Maret 2022, meskipun sirkuitnya masih belum jelas keberadaannya
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Tiket Formula E direncanakan dijual pada Maret 2022 oleh PT Jakarta Propertindo (Jakpro) yang merupakan salah satu penyelenggaranya. Namun harga tiket dari ajang balap mobil listrik tersebut hingga kini masih misteri.
Hal ini dikarenakan untuk menetapkan harga tiket penyelenggaraan, perlu banyak prosedur yang diikuti. Dilansir dari Antara, salah satu syarat untuk untuk menentukan harga adalah mendapatkan persetujuan dari tim Formula E Operation.
“Sudah ada besaran harga, menunggu persetujuan FEO,” ungkao Widi Amannasto, Direktur PT Jakpro beberapa waktu lalu.
Meski tidak menyampaikan secara detail, besaran harga tiket sebenarnya bisa dilihat dari beberapa ajang serupa di dunia. Penyelenggaraan di Diriyah, Arab Saudi misalnya, harga tiket bervariasi hingga paling mahal mencapai Rp77 juta.
Sementara itu, hingga kini pembangunan sirkuit pun masih terus digarap oleh kontraktor PT Jaya Konstruksi Manggala Pratama. Bahkan pembangunan ditinjau langsung oleh tim FEO selaku panitia penyelenggara sehingga diharapkan sirkuit dapat sesuai dengan ketentuan.
Meski mengaku sudah mengajukan harga ke FEO, langkah tersebut mendapat kritik dari Gilbert Simanjuntak, anggota DPRD DKI Jakarta. Menurutnya langkah menjual tiket Formula E tidak tepat karena sirkuit masih belum rampung.
“Rencana penjualan Maret juga sesuatu yang tidak rasional. Trek juga belum tentu disetujui oleh FEO sehingga penjualan tiket juga belum waktunya,” tegas Gilbert,
Ia pun menambahkan bahwa sebaiknya pihak penyelenggara melakukan pembagian kerja yang lebih jelas. Dengan demikian diharapkan tidak terjadi tumpang tindih tugas sehingga dapat menghambat penyelenggaraan.
Pendapat berbeda pun dilontarkan oleh Mohamad Taufik, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Gerindra. Menurutnya penjualan tiket Formula E adalah satu hal yang biasa meski lintasan untuk balap mobil listrik masih belum rampung.
“Di mana-mana juga begitu (jual terlebih dahulu). Jual apartemen pun juga seperti itu, bangunannya belum ada tapi sudah dijual,” ungkap Taufik.
Ia pun menambahkan bahwa pihak penyelenggara tentunya sudah memiliki perhitungan sendiri agar pengerjaan dapat rampung sesuai target. Dengan demikian penjualan tiket dilakukan bersamaan pembangunan trek balap tidak akan menimbulkan masalah.
“Mereka (Jakpro) kan sudah ada perhitungan sirkuit itu landasannya sebulan, paling alama dua bulan sudah jadi. Apa susahnya?” tambahnya kemudian.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
08 Mei 2023, 18:32 WIB
04 Juni 2022, 08:00 WIB
21 Mei 2022, 16:20 WIB
02 Mei 2022, 20:21 WIB
23 Desember 2021, 13:00 WIB
Terkini
03 Maret 2026, 18:00 WIB
Mobil listrik Honda Super One diyakini kuat jadi EV teranyar dari PT HPM yang masuk Indonesia tahun ini
03 Maret 2026, 17:00 WIB
Belum ada penyesuaian harga mobil listrik, ada pendatang baru seperti MG S5 EV dengan banderol Rp 300 jutaan
03 Maret 2026, 12:34 WIB
Meskipun angka kepemilikannya masih 18 persen, konsumen Indonesia melihat EV sebagai sesuatu yang positif
03 Maret 2026, 12:00 WIB
Haka Auto berkomitmen untuk membangun 10 diler BYD dan Denza di semester 1 2026 guna memperkuat posisi perusahaan
03 Maret 2026, 11:00 WIB
BYD dikabarkan siap luncurkan mobil PHEV yang dijual dengan harga yang lebih murah ketimbang mobil listrik
03 Maret 2026, 09:24 WIB
Denza D9 jadi pertimbangan sejumlah konsumen di segmen premium, tawarkan berbagai fitur dan keunggulan
03 Maret 2026, 09:00 WIB
Tingginya suhu di Sirkuit Buriram menjadi salah satu penyebab pelek motor balap milik Marc Marquez pecah
03 Maret 2026, 07:24 WIB
Yamaha Tmax baru yang diluncurkan pada awal 2026 di Indonesia, diklaim sudah terjual lebih dari 50 unit