Yamaha R1 GYTR Eric Cargloss Support Rossi di Mandalika
31 Januari 2026, 11:29 WIB
Ditopang Franco Morbidelli dan Fabio Di Giannantonio, Valentino Rossi punya target tinggi buat VR46 Racing Team
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – VR46 Racing Team binaan Valentino Rossi resmi menjadi tim satelit Ducati menggantikan Pramac Racing. The Doctor punya target besar untuk skuadnya di MotoGP 2025.
Ekspektasi buat tim juga sangat besar mengingat musim ini Fabio Di Giannantonio pakai motor Ducati sama seperti Marc Marquez dan Francesco Bagnaia, Desmosedici GP25.
“Kita berharap bisa mendapatkan podium, memenangkan sejumlah balapan jika memungkinkan dan mencoba finis di posisi terbaik. Saya bilang (peringkat) lima besar,” kata Rossi seperti dikutip dari Crash, Selasa (28/1).
Kehadiran Morbidelli sebagai jebolan VR46 Racing Academy juga dianggap sebagai sesuatu yang spesial baginya.
Di sisi lain, Diggia merupakan rider pertama di VR46 di luar bagian dari akademi tersebut. Tetapi Rossi melihat dia sebagai pembalap lihai dalam menggunakan motor Ducati.
“Dia terbukti sangat cepat menggunakan Ducati. Diggia mengenal motor serta timnya, karena sudah bersama dengan kita sejak kita dan menunjukkan banyak sekali potensi,” kata dia.
Tidak memungkiri Diggia memang mengalami sejumlah hambatan musim lalu. Kecelakaan yang dialaminya memaksa dia untuk tidak melanjutkan balapan demi operasi dislokasi bahu.
“Diggia memang kurang beruntung di beberapa kesempatan. Jadi kita berharap di 2025 bisa mendapatkan lebih banyak podium, kemenangan dan hasil yang baik,” tegas The Doctor.
VR46 Racing Team akan mengikuti sesi tes di Sirkuit Sepang, Malaysia pada 5-7 Februari mendatang. Di sini Diggia bakal menjajal Desmosedici GP25 buat pertama kalinya.
Jika Morbidelli kembali menggunakan motor yang biasa ditungganginya, Diggia akan butuh penyesuaian lebih karena sebelumnya dia pakai GP23.
“Saya yakin motor dari Ducati bisa menjadi senjata sekaligus tantangan bagi saya. Kita hanya harus fokus dan enjoy dalam mengembangkan motor ini,” ucap Diggia saat konferensi pers di Jakarta beberapa waktu lalu.
Meskipun begitu Diggia mengklaim tidak ada persiapan khusus untuk beradaptasi dengan Desmosedici GP25. Dia menegaskan fokusnya adalah pemulihan tubuh pasca operasi sehingga bisa tampil prima di MotorGP 2025.
“Ada tekanan tetapi berarti kita bisa melakukan hal besar dengan Ducati dan dukungan pabrikan. Untuk itu kita harus enjoy, kerja keras, mencapai hal besar dan lakukan yang maksimum,” ucapnya.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
31 Januari 2026, 11:29 WIB
30 Januari 2026, 17:00 WIB
15 Januari 2026, 17:00 WIB
15 Januari 2026, 07:00 WIB
06 Januari 2026, 18:00 WIB
Terkini
16 Agustus 2026, 18:00 WIB
Farizon V8E dinilai cocok untuk memenuhi kebutuhan dapur SPPG guna menyalurkan MBG ke sekolah-sekolah
16 Agustus 2026, 17:12 WIB
Smart menghadirkan reinkarnasi dari ForTwo, kini bertenaga listrik dan memiliki tampilan yang lebih modern
16 Agustus 2026, 09:00 WIB
Prabowo mendorong para produsen mengembangkan dan memproduksi motor listrik secara mandiri di Indonesia
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
Mobil listrik masih menunjukkan tren positif, model anyar seperti Wuling Aira ev catatkan wholesales tinggi
15 Agustus 2026, 18:57 WIB
Suzuki XL7 Facelift yang baru diluncurkan beberapa pekan lalu, sudah mendapat ribuan pemesanan dari konsumen
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E