Target Rossi buat VR46 Racing Team Musim Ini, Finis Lima Besar

Ditopang Franco Morbidelli dan Fabio Di Giannantonio, Valentino Rossi punya target tinggi buat VR46 Racing Team

Target Rossi buat VR46 Racing Team Musim Ini, Finis Lima Besar
Serafina Ophelia

KatadataOTO – VR46 Racing Team binaan Valentino Rossi resmi menjadi tim satelit Ducati menggantikan Pramac Racing. The Doctor punya target besar untuk skuadnya di MotoGP 2025.

Ekspektasi buat tim juga sangat besar mengingat musim ini Fabio Di Giannantonio pakai motor Ducati sama seperti Marc Marquez dan Francesco Bagnaia, Desmosedici GP25.

“Kita berharap bisa mendapatkan podium, memenangkan sejumlah balapan jika memungkinkan dan mencoba finis di posisi terbaik. Saya bilang (peringkat) lima besar,” kata Rossi seperti dikutip dari Crash, Selasa (28/1).

Kehadiran Morbidelli sebagai jebolan VR46 Racing Academy juga dianggap sebagai sesuatu yang spesial baginya.

Bos VR46 Racing Team
Photo : X @VR46RacingTeam

Di sisi lain, Diggia merupakan rider pertama di VR46 di luar bagian dari akademi tersebut. Tetapi Rossi melihat dia sebagai pembalap lihai dalam menggunakan motor Ducati.

“Dia terbukti sangat cepat menggunakan Ducati. Diggia mengenal motor serta timnya, karena sudah bersama dengan kita sejak kita dan menunjukkan banyak sekali potensi,” kata dia.

Tidak memungkiri Diggia memang mengalami sejumlah hambatan musim lalu. Kecelakaan yang dialaminya memaksa dia untuk tidak melanjutkan balapan demi operasi dislokasi bahu.

“Diggia memang kurang beruntung di beberapa kesempatan. Jadi kita berharap di 2025 bisa mendapatkan lebih banyak podium, kemenangan dan hasil yang baik,” tegas The Doctor.

VR46 Racing Team akan mengikuti sesi tes di Sirkuit Sepang, Malaysia pada 5-7 Februari mendatang. Di sini Diggia bakal menjajal Desmosedici GP25 buat pertama kalinya.

Jika Morbidelli kembali menggunakan motor yang biasa ditungganginya, Diggia akan butuh penyesuaian lebih karena sebelumnya dia pakai GP23.

Pertamina Enduro VR46 Racing Team
Photo : @VR46RacingTeam

“Saya yakin motor dari Ducati bisa menjadi senjata sekaligus tantangan bagi saya. Kita hanya harus fokus dan enjoy dalam mengembangkan motor ini,” ucap Diggia saat konferensi pers di Jakarta beberapa waktu lalu.

Meskipun begitu Diggia mengklaim tidak ada persiapan khusus untuk beradaptasi dengan Desmosedici GP25. Dia menegaskan fokusnya adalah pemulihan tubuh pasca operasi sehingga bisa tampil prima di MotorGP 2025.

“Ada tekanan tetapi berarti kita bisa melakukan hal besar dengan Ducati dan dukungan pabrikan. Untuk itu kita harus enjoy, kerja keras, mencapai hal besar dan lakukan yang maksimum,” ucapnya.


Terkini

news
Farizon V8E

Farizon Siap Terima Orderan Untuk MBG, Andalkan Van Listrik V8E

Farizon V8E dinilai cocok untuk memenuhi kebutuhan dapur SPPG guna menyalurkan MBG ke sekolah-sekolah

mobil
Smart #2

Smart #2 Siap Debut, Rival Air ev Racikan Geely dan Mercedes-Benz

Smart menghadirkan reinkarnasi dari ForTwo, kini bertenaga listrik dan memiliki tampilan yang lebih modern

motor
Presiden Prabowo Subianto

Kritik Pedas Prabowo Soal Motor Listrik Lokal yang Hanya Rebadged

Prabowo mendorong para produsen mengembangkan dan memproduksi motor listrik secara mandiri di Indonesia

mobil
Wuling Aira ev

10 Mobil Listrik Terlaris Juli 2026, Wuling Aira ev Moncer

Mobil listrik masih menunjukkan tren positif, model anyar seperti Wuling Aira ev catatkan wholesales tinggi

mobil
Suzuki XL7

Puluhan Suzuki XL7 Facelift Temui Konsumen Pertamanya

Suzuki XL7 Facelift yang baru diluncurkan beberapa pekan lalu, sudah mendapat ribuan pemesanan dari konsumen

mobil
Mobil listrik nasional

Prabowo Pastikan Mobil Listrik Nasional Mengaspal pada 2028

Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif

otosport
Fabio Quartararo

Terungkap Quartararo Ambil Keputusan Pergi dari Yamaha Sejak 2025

Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia

mobil
Farizon V8E

Farizon Investasi 50 Miliar Untuk Produksi V8E di Purwakarta

Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E