Marc Marquez Diisukan Terima Kontrak Baru dari Ducati
20 Januari 2026, 17:41 WIB
Pawang hujan MotoGP Mandalika mencuri perhatian dunia karena dianggap berhasil membuat ajang balap motor bisa digelar
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – Ajang MotoGP Mandalika 2022 berjalan sukses karena hujan yang turun akhirnya berhenti. Aksi Rara Istiati Wulandari yang ditugaskan untuk mengusir hujan tengah ramai menjadi perbincangan.
Rara menjalankan perannya sebagai pawang hujan menjadi kunci sukses gelaran MotoGP Mandalika 2022. Sosok yang akrab disapa Mba Rara kini menjadi sorotan dunia karena sukses membuat hujan berhenti di tengah lintasan sirkuit Mandalika.
Mba Rara masuk ke dalam lintasan menggunakan jaket merah dan hitam sambil berjalan tanpa alas kaki. Ia tampak membacakan mantra-mantra khusus yang membuat hujan menyingkir dari area sirkuit.
Pawang hujan tersebut membawa dupa dan sebuah mangkuk berwarna emas. Ia berputar-putar bahkan duduk di tengah lintasan.
Sejatinya balapan MotoGP akan berlangsung 14.00 WIB atau 15.00 WIB. Namun hujan deras yang turun dan membasahi seluruh lintasan balap membuat kelas MotoGP terpaksa ditunda.
Sebelumnya hujan yang membasahi sirkuit sudah diprediksi oleh BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika). Namun BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional) menyatakan akan melakukan modifikasi cuaca demi kelancaran acara.
Namun apa yang dilakukan BRIN dengan menggunakan teknologi tampaknya kurang berhasil. Hujan deras turun pada saat balapan MotoGP hendak dimulai.
Masuknya Mba Rara ke dalam sirkuit dan menjalankan tugasnya, diyakini membuat hujan menyingkir. Akhirnya kelas MotoGP bisa dimulai pada pukul 16.00 WIB atau 17.00 WITA.
Aksi pawang hujan tersebut tentunya menyita perhatian publik. Baik yang menonton langsung dari pinggir lintasan, maupun televisi hingga sosial media.
Pawang hujan MotoGP Mandalika menjadi buah bibir dan viral di sosial media.
“The Master #IndonesianGP,” tulis akun MotoGP.
Pemilik nama lengkap Raden Roro Istiati Wulandari ini dikatakan telah menekuni ilmu pawan hujan sejak umur 9 tahun. Ia bahkan telah dipercaya banyak acara besar dan kali ini diminta secara khusus oleh MGPA (Mandalika Grand Prix Association).
Berdasarkan dari berbagai sumber, bayaran Mba Rara untuk bisa ‘mengusir hujan’ bisa mencapai ratusan juta rupiah. Upah tersebut untuk pekerjaan selama 21 hari.
Pemerintah sendiri bukan kali pertama menggunakan jasa pawang hujan satu ini. Mba Rara pernah dipanggil untuk ‘mengamankan’ acara vaksinasi massal, kampanye Presiden Jokowi dan pembukaan Asian Games 2018.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
20 Januari 2026, 17:41 WIB
15 Januari 2026, 19:00 WIB
12 Januari 2026, 18:00 WIB
08 Januari 2026, 17:00 WIB
06 Januari 2026, 18:00 WIB
Terkini
22 Januari 2026, 15:00 WIB
Astra Daihatsu Motor baru saja menggelar Fun Badminton bersama Forwot untuk terus menjalankan gaya hidup sehat
22 Januari 2026, 14:10 WIB
Gagang pintu atau door handle elektrik modern pada EV dapat mempersulit evakuasi penumpang saat kecelakaan
22 Januari 2026, 13:00 WIB
Mobil bekas yang berkualitas bisa didapatkan oleh konsumen dengan menerapkan cara yang terukur dan jelas
22 Januari 2026, 12:00 WIB
Hino menegaskan komitmennya untuk menjaga kualitas produk yang mereka produksi sesuai standar internasional
22 Januari 2026, 11:00 WIB
Hino mengakui truk Cina yang diimpor dengan beragam kemudahan membuat persaingan menjadi semakin sulit
22 Januari 2026, 10:00 WIB
Tes pramusim di Sirkuit Sepang bakal menjadi momen penting bagi Fabio Quartararo guna mememaksimalkan mesin V4
22 Januari 2026, 09:00 WIB
GWM Ora 07 Performance terdata di Gaikindo dengan jumlah wholesales 20 unit, berikut rangkuman spesifikasinya
22 Januari 2026, 08:00 WIB
Aletra jadi satu dari sekian merek Tiongkok yang bergabung sebagai anggota Gaikindo, berlaku tahun ini