Michelin Buka Suara Usai Pelek Marc Marquez Pecah di Thailand
03 Maret 2026, 09:00 WIB
Aprilia sebut ban jadi penyebab kecelakaan parah Jorge Martin di Sepang, Michelin tanggapi tuduhan tersebut
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Pasca kecelakaan saat tes pramusim MotoGP 2025 di Sirkuit Sepang, Malaysia, pembalap Aprilia, Jorge Martin menjalani operasi keretakan tulang tangan kanan. Sebelumnya pihak Aprilia menegaskan insiden bukan diakibatkan kelalaian Martin maupun kendala motor.
Secara tidak langsung mereka langsung menyorot adanya masalah pada ban. Pasalnya kedua kecelakaan itu terjadi saat Martin menggunakan set ban medium yang sama.
Menanggapi hal tersebut, Michelin ungkap adanya perbedaan temperatur ban pada motor yang dipakai Martin jadi salah satu penyebabnya.
Sebelumnya Aprilia mengungkapkan bahwa temperatur ban dalam kondisi normal saat kecelakaan terjadi. Tetapi kemudian pihak Michelin menjelaskan itu adalah kondisi permukaan ban saja.
Ketika dibandingkan dengan ban milik Marco Bezzecchi, ada perbedaan temperatur ketika insiden tersebut dialami Martin.
“Acuan yang kita gunakan apakah ban dapat bekerja baik atau tidak adalah temperatur lapisan dalam (ban), datanya kita dapatkan dari sensor McLaren,” kata Piero Taramasso, manager balap Michelin dikutip dari Crash, Sabtu (08/02).
Sedangkan menurut Tarmasso, patokan yang biasa dipakai tim buat menentukan suhu ban adalah cavity temperature alias suhu udara di dalam ban.
Padahal dia menegaskan, cavity temperature berbeda dari temperatur lapisan dalam karet ban. Suhunya juga pasti tidak sama.
“Kita menganalisa semua data. Konklusinya jelas, ketika Martin meninggalkan pit sebelum kecelakaan terakhir, suhu bannya 15 derajat lebih rendah. Itu cukup banyak,” kata Taramasso.
Normalnya, suhu lapisan dalam ban belakang adalah di antara 90 derajat sampai 100 derajat. Ditambah lagi kondisi trek kurang baik akibat cuaca dan bannya belum siap.
Memang saat balapan Martin menggunakan ban medium yang sangat dihindari pembalap, demi mengamankan ban soft untuk kesempatan lain.
“Strategi mereka mungkin sama, mulai dari ban medium dulu karena mereka tahu ban soft lebih bagus performanya. Tetapi semua pembalap kondisinya sama, mereka melalui tes dan juga shakedown tanpa masalah,” tegas dia.
Sekadar informasi, Jorge Martin telah melalui operasi di Spanyol dan sedang dalam tahap pemulihan dalam beberapa waktu ke depan. Belum diketahui apakah kondisinya cukup prima untuk mengikuti balapan pertama musim ini.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
03 Maret 2026, 09:00 WIB
22 Februari 2026, 17:00 WIB
22 Februari 2026, 15:00 WIB
21 Februari 2026, 17:00 WIB
02 Februari 2026, 18:00 WIB
Terkini
09 Maret 2026, 17:00 WIB
Menurut data di laman resmi AISI, para produsen berhasil mendistribusikan 587.354 motor baru di Februari
09 Maret 2026, 15:00 WIB
Sampai saat ini, sudah 7.000 Jaecoo J5 EV yang sudah berhasil terkirim ke garasi para konsumen di Indonesia
09 Maret 2026, 11:26 WIB
Secara retail, penjualan mobil baru di Februari 2026 mencatatkan tren positif dibandingkan bulan sebelumnya
09 Maret 2026, 11:00 WIB
Daihatsu kembali mengajak 21 komunitas yang merupakan pelanggan tetap untuk mudik bareng di Lebaran 2026
09 Maret 2026, 07:14 WIB
Toyota saat ini tengah mempelajari rute-rute baru untuk mengapalkan produk mereka sampai ke Timur Tengah
09 Maret 2026, 06:00 WIB
Lima lokasi SIM keliling Jakarta kembali dibuka seperti biasa hari ini, simak persyaratan dan biayanya
09 Maret 2026, 06:00 WIB
Pengendara mobil dan motor bisa memanfaatkan kehadiran SIM keliling Bandung untuk mengurus dokumen hari ini
09 Maret 2026, 06:00 WIB
Pembatasan ganjil genap Jakarta kembali dilakukan di sejumlah ruas untuk atasi kemacetan lalu lintas di Ibu Kota