Bos Ducati Puji Marc Marquez Meski Finis Keenam di Mandalika
15 Oktober 2026, 21:00 WIB
CEO Aprilia menyoroti ban yang digunakan Jorge Martin selama tes pramusim MotoGP 2025 di Sirkuit Sepang
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Jorge Martin alami dua kecelakaan highside saat mengikuti tes pramusim MotoGP 2025 di Sirkuit Sepang, Malaysia. Imbasnya dia tak bisa menjalani sisa tes karena cederanya membuat dia perlu melalui operasi.
Saat kecelakaan pertama terjadi, Martin sempat melanjutkan balapan. Namun insiden kedua yang terjadi tepat setelah tikungan pertama di sirkuit terbilang parah, di mana dia kehilangan kendali motor dan terlempar.
Martin telah melewati 13 lap dan berada di posisi ke-21 saat kecelakaan kedua terjadi di tes pramusim MotoGP 2025.
“Sejauh ini dia mengalami sakit pada kaki kiri dan tangan kanan,” bunyi keterangan dari Aprilia seperti dikutip Crash, Kamis (6/2).
Ketika ditanya mengenai penyebab kecelakaan parah tersebut, CEO Aprilia menegaskan hal ini terjadi bukan karena kesalahan Martin selama balapan ataupun kendala pada motor.
“Kecelakaan buruk tanpa alasan apapun. Tidak ada kesalahan di sisi motor maupun dia (Jorge Martin),” kata Massimo Rivola, CEO Aprilia.
Tetapi dia menyorot bahwa dua kecelakaan yang terjadi di tikungan berbeda itu akan tetapi memiliki kesamaan. Martin pertama kali jatuh ke kanan, lalu kedua kalinya saat menikung ke kiri.
Menurut Rivola, kedua insiden tersebut menarik karena terjadi dengan kondisi motor menggunakan dua set ban medium yang sama.
“Ban medium itu asimetris, jadi kalau bagian kanan ban medium bukan yang terbaik, harusnya ketika Anda berbelok ke kanan ban akan lebih lembut di sisi itu. Kami akan mencari informasi lebih rinci nanti,” tegas dia.
Tidak hanya Jorge Martin, Raul Fernandez dan Ai Ogura sebagai pembalap tim satelit Aprilia, Trackhouse Racing juga alami kecelakaan di tes pramusim MotoGP 2025.
Marco Bezzecchi, pembalap Aprilia turut menyorot ban sebagai salah satu faktor di balik terjadinya deretan kecelakaan di Sepang.
“Yang bisa saya bilang kita tidak punya cukup ban belakang soft, padahal hanya itu yang cocok digunakan di Sepang. Jadi saya balapan pakai ban medium di belakang, sangat tricky dan susah,” kata Bezzecchi.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
15 Oktober 2026, 21:00 WIB
13 Oktober 2026, 15:40 WIB
12 Oktober 2026, 09:00 WIB
11 Oktober 2026, 19:19 WIB
10 Oktober 2026, 14:59 WIB
Terkini
16 Oktober 2026, 13:00 WIB
Yadea GT80 bersiap untuk melanjutkan kesuksesan misi terdahulu untuk menaklukkan tantangan jarak tempuh
16 Oktober 2026, 11:00 WIB
Mobil listrik menorehkan capaian positif di September 2026, EV berukuran kompak mendominasi daftar wholesales
16 Oktober 2026, 09:00 WIB
BYD sebut saat ini sudah memenuhi kewajiban TKDN lebih dari 40 persen, siap ikuti regulasi baru tahun depan
16 Oktober 2026, 07:00 WIB
BYD M6 EV menjadi salah satu mobil listrik yang bisa melakukan pengisian daya super cepat hanya lima menit
15 Oktober 2026, 21:00 WIB
Marc Marquez harus merelakan podium tertinggi MotoGP Mandalika 2026 kemarin direbut oleh Marco Bezzecchi
15 Oktober 2026, 19:00 WIB
Blade baterai generasi kedua milik BYD akan mulai digunakan di sejumlah mobil-mobil listrik yang baru dipasarkan
15 Oktober 2026, 17:30 WIB
BYD, Jaecoo dan Wuling berhasil mengisi tiga besar merek mobil Cina terlaris di RI periode September 2026
15 Oktober 2026, 15:00 WIB
Stasiun pengisian daya BYD Flash Charging bisa dimanfaatkan untuk mobil BYD dengan baterai generasi pertama