Hasil MotoGP Spanyol 2026: Alex Menang, Marc Marquez Crash
26 April 2026, 20:41 WIB
Meskipun tidak memenangkan balapan pada seri Australia pekan lalu, peluang Bagnaia juara dunia MotoGP 2022 cukup tinggi
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – Peluang Francesco Bagnaia juara dunia MotoGP 2022 semakin terbuka lebar. Hal ini terjadi setelah saingannya yakni Fabio Quartararo terjatuh saat menjalani balapan di Phillip Island akhir pekan lalu.
Meskipun tidak berhasil memenangkan balapan, namun berkat podium ketiganya Bagnaia berhasil mengambil alih posisi teratas di klasemen sementara. Bahkan selisih poin antara Bagnaia dengan Quartararo menjadi 14 angka.
Dengan total perolehan poin mencapai 233, Bagnaia kini berada di atas angin untuk bisa mengunci gelar juara dunia MotoGP 2022. Adapun balapan tinggal menyisakan dua seri lagi yakni Malaysia dan Valencia.
Melihat situasi tersebut, pembalap Ducati tersebut dijagokan banyak orang akan menjadi juara dunia musim 2022. Sirkuit Sepang, Malaysia memiliki trek lurus yang panjang sehingga menguntungkan bagi Ducati.
Motor asal Italia tersebut selama ini dikenal sebagai kuda besi paling kencang di kejuaraan MotoGP. Selama bertahun-tahun pabrikan motor Jepang tidak bisa mengimbangi kecepatan Ducati khususnya di trek lurus.
Para kompetitor sendiri hanya bisa melakukan serangan balik di tikungan atau sirkuit yang pendek. Meskipun pada MotoGP 2022, para insinyur Ducati melakukan serangkaian pengembangan untuk mengatasi sejumlah masalah.
Bagnaia bisa mengunci gelar juara dunia pertamanya musim ini dengan syarat sederhana. Anak didik Valentino Rossi tersebut harus bisa finish di depan Quartararo, Aleix Espargaro (Aprilia) dan Enea Bastianini (Gresini).
Dengan skema di atas, Bagnaia dipastikan bisa mendapatkan gelar juara dunia pertamanya di MotoGP. Bahkan prestasinya disebut-sebut mirip dengan sang mentor yakni The Doctor.
Lalu kalkulasi lainnya adalah rider Ducati tersebut memenangkan balapan di Sepang, Malaysia. Kemudian Quartararo harus terlempar dari posisi podium atau minimal posisi keempat.
Sedangkan skema kedua adalah Bagnaia finish posisi kedua, namun Quartararo menyudahi balapan di urutan ketujuh atau lebih buruk. Cara ini juga membutuhkan hasil dari Espargaro untuk tidak menang di Malaysia.
Sejatinya mantan anak didik Rossi bisa mendapatkan gelar dengan lebih santai. Dikarenakan pasukan Ducati saat ini terdapat 8 pembalap dan seluruhnya masih haus kemenangan.
Sehingga bisa dipastikan perjuangan Quartararo untuk mempertahankan gelar sekaligus meraih yang kedua semakin terjal. Rusaknya skenario Ducati hanya bisa dipatahkan oleh campur tangan Marc Marquez.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
26 April 2026, 20:41 WIB
25 April 2026, 09:01 WIB
22 April 2026, 21:03 WIB
30 Maret 2026, 03:55 WIB
29 Maret 2026, 04:07 WIB
Terkini
30 April 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta masih menjadi andalan dalam mengurai kemacetan jalanan Ibu Kota, simak 62 titiknya
30 April 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung melayani para pemilik motor dan mobil yang ingin mengurus dokumen berkendara hari ini
30 April 2026, 06:00 WIB
Menjelang Hari Buruh, SIM keliling Jakarta masih bisa melayani perpanjangan masa berlaku SIM di lima lokasi
29 April 2026, 22:43 WIB
Fitur-fitur yang disematkan pada Mitsubishi Xforce bisa menambah kenyamanan para penggunanya sehari-hari
29 April 2026, 17:00 WIB
Jetour T2 PHEV dikonfirmasi masuk Indonesia tahun ini, sementara T1 sudah terdaftar di data Permendagri
29 April 2026, 15:49 WIB
Booth JETOUR di Cina suguhkan berbagai opsi SUV tangguh dan kendaraan ramah lingkungan buat mobilitas keluarga
29 April 2026, 13:00 WIB
Isu Chery Group ingin mengakuisisi pabrik milik Handal di Pondok Ungu, Bekasi sempat tersiar pada akhir 2025
29 April 2026, 12:12 WIB
Ajang Kia Collezione 2026 jadi momentum penguatan lini produk manufaktur asal Korea Selatan itu di Tanah Air