Link Live Streaming MotoGP Catalunya 2026: Martin Siap Dominasi
15 Mei 2026, 21:20 WIB
Valentino Rossi dikatakan sebagai salah satu penyebab jumlah penonton MotoGP 2022 mengalami penurunan
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – Gelaran MotoGP 2022 disebutkan mengalami jumlah penonton langsung dibandingkan tahun sebelumnya. Valentino Rossi dianggap biang keladi dari menurunnya angka tersebut.
Adalah Giancomo Agostini yang merupakan salah satu legenda MotoGP dan membeberkan fakta di atas. Menurutnya MotoGP saat ini kurang menarik untuk disaksikan terutama secara langsung di pinggir sirkuit.
MotoGP Italia 2022 merupakan salah satu contoh menurunnya jumlah penonton. Tercatat hanya ada 74.078 orang yang menyaksikan secara langsung ajang balap motor paling terkenal di dunia tersebut.
Pada 2019 jumlah penonton MotoGP Italia mencapai 159.120 orang. Ratusan ribu orang rela menyaksikan idolanya dari pinggir lintasan balap.
Lalu pada MotoGP San Marino 2022 angka penonton langsung mencapai 101.440 orang. Catatannya menurun jika dibandingkan pada musim 2019 tercatat sebanyak 158.300 orang.
Rossi yang mengumumkan pensiun pada akhir musim lalu menjadi salah satu penyebab turunnya angka tersebut. Tidak adanya Rossi di dalam trek dianggap balapan tidak lagi menarik untuk disaksikan.
Terlebih dua sirkuit di atas kerap didominasi para penggemar rider bernomor 46 tersebut. Sehingga tidak adanya sosok Rossi membuat penonton enggan menyaksikan secara langsung.
Selain itu, Agostini menyebutkan bahwa belakangan motor MotoGP banyak didukung perangkat elektronik. Hal ini membuat kemenangan seorang pembalap ditentukan dari lihainya melakukan persiapan motor.
Padahal pada masa Rossi masih berjaya, kemenangan ditentukan dari mahirnya seorang pembalap mengendalikan motor. Baik dalam kondisi cuaca hujan maupun panas, para pembalap saling beradu teknik mengemudikan kendaraan dengan sempurna.
Tidak banyaknya perangkat elektronik membuat balapan lebih menarik untuk disaksikan secara langsung. Aksi saling salip di lintasan menjadi tontonan yang menegangkan sekaligus membanggakan.
Saat ini para pembalap MotoGP dimanjakan dengan berbagai fitur elektronik yang memudahkan dalam berbagai hal. Saat start motor bisa memanfaatkan fitur hide height untuk menyempurnakan laju motor dari keadaan diam.
Para pembalap bisa membuka grip gas secara penuh, namun laju motor tetap diatur oleh komputer. Walhasil tidak ada lagi ban depan wheelie atau terangkat ketika start.
Fitur ride height juga dimanfaatkan untuk motor saat keluar tikungan. Ketinggian motor diatur sehingga gerak motor lebih stabil selepas tikungan dan langsung menemukan kecepatan tinggi.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
15 Mei 2026, 21:20 WIB
10 Mei 2026, 20:18 WIB
09 Mei 2026, 20:35 WIB
09 Mei 2026, 20:31 WIB
07 Mei 2026, 20:02 WIB
Terkini
15 Mei 2026, 21:21 WIB
BYD menilai kesadaran masyarakat terhadap kendaraan elektrifikasi atau EV mulai menunjukkan tren positif
15 Mei 2026, 21:20 WIB
Jorge Martin berpeluang melanjutkan tren positifnya dalam balapan MotoGP Catalunya 2026 akhir pekan ini
14 Mei 2026, 20:18 WIB
Hyundai baru saja menggelar pengundian program FIFA World Cup 2026 Test Drive Campaign untuk periode April
14 Mei 2026, 14:52 WIB
Apresiasi Sung Kang di RI, Maxdecal dukung kolaborasinya dengan Kemenekraf dan hadirkan art print spesial
14 Mei 2026, 11:31 WIB
Omoway semakin siap meluncurkan produk pertamanya dengan subsidi mandiri untuk menggoda konsumen Indonesia
13 Mei 2026, 21:00 WIB
Di negara asalnya, BYD Atto 1 mendapatkan tambahan sensor LiDAR, jarak tempuh lebih jauh dan dua warna baru
13 Mei 2026, 20:00 WIB
Mobil listrik Chery QQ 3 EV makin dekat ke Indonesia, konsumen cukup menyiapkan booking fee Rp 5 juta
13 Mei 2026, 19:15 WIB
Changan yakin mobil hybrid REEV atau Range Extender Electric Vehicle banyak peminatnya di luar Jakarta