Klasemen Sementara MotoGP 2026: Bezzecchi Berhasil Salip Ogura
10 Agustus 2026, 20:44 WIB
Valentino Rossi dikatakan sebagai salah satu penyebab jumlah penonton MotoGP 2022 mengalami penurunan
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – Gelaran MotoGP 2022 disebutkan mengalami jumlah penonton langsung dibandingkan tahun sebelumnya. Valentino Rossi dianggap biang keladi dari menurunnya angka tersebut.
Adalah Giancomo Agostini yang merupakan salah satu legenda MotoGP dan membeberkan fakta di atas. Menurutnya MotoGP saat ini kurang menarik untuk disaksikan terutama secara langsung di pinggir sirkuit.
MotoGP Italia 2022 merupakan salah satu contoh menurunnya jumlah penonton. Tercatat hanya ada 74.078 orang yang menyaksikan secara langsung ajang balap motor paling terkenal di dunia tersebut.
Pada 2019 jumlah penonton MotoGP Italia mencapai 159.120 orang. Ratusan ribu orang rela menyaksikan idolanya dari pinggir lintasan balap.
Lalu pada MotoGP San Marino 2022 angka penonton langsung mencapai 101.440 orang. Catatannya menurun jika dibandingkan pada musim 2019 tercatat sebanyak 158.300 orang.
Rossi yang mengumumkan pensiun pada akhir musim lalu menjadi salah satu penyebab turunnya angka tersebut. Tidak adanya Rossi di dalam trek dianggap balapan tidak lagi menarik untuk disaksikan.
Terlebih dua sirkuit di atas kerap didominasi para penggemar rider bernomor 46 tersebut. Sehingga tidak adanya sosok Rossi membuat penonton enggan menyaksikan secara langsung.
Selain itu, Agostini menyebutkan bahwa belakangan motor MotoGP banyak didukung perangkat elektronik. Hal ini membuat kemenangan seorang pembalap ditentukan dari lihainya melakukan persiapan motor.
Padahal pada masa Rossi masih berjaya, kemenangan ditentukan dari mahirnya seorang pembalap mengendalikan motor. Baik dalam kondisi cuaca hujan maupun panas, para pembalap saling beradu teknik mengemudikan kendaraan dengan sempurna.
Tidak banyaknya perangkat elektronik membuat balapan lebih menarik untuk disaksikan secara langsung. Aksi saling salip di lintasan menjadi tontonan yang menegangkan sekaligus membanggakan.
Saat ini para pembalap MotoGP dimanjakan dengan berbagai fitur elektronik yang memudahkan dalam berbagai hal. Saat start motor bisa memanfaatkan fitur hide height untuk menyempurnakan laju motor dari keadaan diam.
Para pembalap bisa membuka grip gas secara penuh, namun laju motor tetap diatur oleh komputer. Walhasil tidak ada lagi ban depan wheelie atau terangkat ketika start.
Fitur ride height juga dimanfaatkan untuk motor saat keluar tikungan. Ketinggian motor diatur sehingga gerak motor lebih stabil selepas tikungan dan langsung menemukan kecepatan tinggi.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
10 Agustus 2026, 20:44 WIB
09 Agustus 2026, 20:36 WIB
08 Agustus 2026, 22:48 WIB
12 Juli 2026, 20:01 WIB
11 Juli 2026, 20:48 WIB
Terkini
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
Motor listrik nasional baru saja diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan menggandeng Indika
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta hari ini masih ada 26 titik yang membatasi mobil pribadi dengan pelat nomor sesuai tanggal
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan dan tersedia di lima lokasi berbeda