Ai Ogura Absen di MotoGP Aragon 2026, Alami Cedera Tangan
28 Agustus 2026, 13:00 WIB
Valentino Rossi dikatakan sebagai salah satu penyebab jumlah penonton MotoGP 2022 mengalami penurunan
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – Gelaran MotoGP 2022 disebutkan mengalami jumlah penonton langsung dibandingkan tahun sebelumnya. Valentino Rossi dianggap biang keladi dari menurunnya angka tersebut.
Adalah Giancomo Agostini yang merupakan salah satu legenda MotoGP dan membeberkan fakta di atas. Menurutnya MotoGP saat ini kurang menarik untuk disaksikan terutama secara langsung di pinggir sirkuit.
MotoGP Italia 2022 merupakan salah satu contoh menurunnya jumlah penonton. Tercatat hanya ada 74.078 orang yang menyaksikan secara langsung ajang balap motor paling terkenal di dunia tersebut.
Pada 2019 jumlah penonton MotoGP Italia mencapai 159.120 orang. Ratusan ribu orang rela menyaksikan idolanya dari pinggir lintasan balap.
Lalu pada MotoGP San Marino 2022 angka penonton langsung mencapai 101.440 orang. Catatannya menurun jika dibandingkan pada musim 2019 tercatat sebanyak 158.300 orang.
Rossi yang mengumumkan pensiun pada akhir musim lalu menjadi salah satu penyebab turunnya angka tersebut. Tidak adanya Rossi di dalam trek dianggap balapan tidak lagi menarik untuk disaksikan.
Terlebih dua sirkuit di atas kerap didominasi para penggemar rider bernomor 46 tersebut. Sehingga tidak adanya sosok Rossi membuat penonton enggan menyaksikan secara langsung.
Selain itu, Agostini menyebutkan bahwa belakangan motor MotoGP banyak didukung perangkat elektronik. Hal ini membuat kemenangan seorang pembalap ditentukan dari lihainya melakukan persiapan motor.
Padahal pada masa Rossi masih berjaya, kemenangan ditentukan dari mahirnya seorang pembalap mengendalikan motor. Baik dalam kondisi cuaca hujan maupun panas, para pembalap saling beradu teknik mengemudikan kendaraan dengan sempurna.
Tidak banyaknya perangkat elektronik membuat balapan lebih menarik untuk disaksikan secara langsung. Aksi saling salip di lintasan menjadi tontonan yang menegangkan sekaligus membanggakan.
Saat ini para pembalap MotoGP dimanjakan dengan berbagai fitur elektronik yang memudahkan dalam berbagai hal. Saat start motor bisa memanfaatkan fitur hide height untuk menyempurnakan laju motor dari keadaan diam.
Para pembalap bisa membuka grip gas secara penuh, namun laju motor tetap diatur oleh komputer. Walhasil tidak ada lagi ban depan wheelie atau terangkat ketika start.
Fitur ride height juga dimanfaatkan untuk motor saat keluar tikungan. Ketinggian motor diatur sehingga gerak motor lebih stabil selepas tikungan dan langsung menemukan kecepatan tinggi.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
28 Agustus 2026, 13:00 WIB
25 Agustus 2026, 15:52 WIB
18 Agustus 2026, 07:00 WIB
10 Agustus 2026, 20:44 WIB
09 Agustus 2026, 20:36 WIB
Terkini
28 Agustus 2026, 15:00 WIB
Geely menemukan ada permasalahan pada LiDAR beberapa model mobil Lynk & Co yang diproduksi mulai awal 2025
28 Agustus 2026, 13:00 WIB
Ai Ogura harus masuk ke ruang operasi karena mengalami patah tulang pada tangan kiri usai kecelakaan di Jepang
28 Agustus 2026, 06:00 WIB
Demi memudahkan masyarakat mengurus dokumen berkendara, kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung hari ini
28 Agustus 2026, 06:00 WIB
Aturan ganjil genap Jakarta masih menjadi andalan pihak aparat untuk membendung jumlah kendaraan di jam sibuk
28 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan di lima lokasi berbeda hari ini
27 Agustus 2026, 15:00 WIB
Changan memboyong sejumlah model andalan dari berbagai sub merek, tawarkan variasi produk buat konsumen
27 Agustus 2026, 11:00 WIB
Untuk pasar India, Honda ADV 160 kini pakai mesin bensin yang dapat menenggak bahan bakar campuran etanol
27 Agustus 2026, 09:00 WIB
Baru-baru ini beredar isu kenaikan tarif parkir untuk mobil di Jakarta menjadi Rp 60 ribu yang menuai kontra