Marc Marquez Trauma Balapan di Mandalika, Punya Kenangan Buruk
03 September 2026, 09:00 WIB
Marc Marquez ungkap motornya rusak lebih parah dari seharusnya karena alat pemadam di MotoGP Mandalika
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Marc Marquez dari Gresini Ducati kembali gagal finis di MotoGP Mandalika. Meski sempat bersaing dengan sangat ketat, ia harus berhenti saat duduk di posisi tujuh pada lap 12.
Mesin motor terlihat mengeluarkan api sehingga dirinya langsung memarkirkan motornya di pinggir sirkuit. Melihat hal tersebut para petugas pun berupaya memadamkannya dengan alat pemadam.
Namun Marquez menilai bahwa alat yang digunakan tidak tepat sehingga motornya rusak lebih parah dari seharusnya.
“Ada suara keras dan mesinnya mati sehingga saya langsung memeriksanya. Situasai tersebut sangat disayangkan karena alat pemadam kebakaran yang mereka miliki di sini tidak tepat sehingga motor rusak total,” ungkapnya.
Hal tersebut tentunya sangat mengecewakannya karena biaya perbaikannya akan menjadi sangat mahal.”
“Ini sangat disayangkan buat tim karena biayanya sangat besar. Seharusnya alat pemadamnya menggunakan teknologi terkini karena bila tidak maka motor akan hancur,” tegasnya.
Kondisi ini membuat Marquez tertinggal 78 poin di bekalang Jorge Martin dari Prima Pramac Racing. Ia pun seakan sudah kehilangan kesempatan untuk meraih gelar juara dunia.
Padahal dirinya yakin mampu mendapatkan posisi lebih baik di MotoGP Mandalika 2024. Pasalnya ia sedang berada di belakang Pecco dan optimis bisa finish di lima besar.
“Namun kami mulai bertarung dengan DiGia lalu ia terjatuh karena menggunakan ban lunak serta terlalu banyak menekan di awal. Tapi ini adalah balapan dan merupakan hal biasa,” ungkapnya.
Setelah DiGia keluar ia pun mengaku telah kembali ke ritme awal yang dinilai cukup optimal.
“Bakan saat lap dimana saya membuat keselahan, hasilnya masih bagus. Jadi sangat disayangkan,” pungkasnya.
Perlu diketahui bahwa balap MotoGP Mandalika 2024 telah berakhir dengan kemenangan Jorge Martin dari Prima Pramac Racing. Sementara peringkat kedua diisi Pedro Acosta pembalap dari Red Bull Gasgas Tech3 dan Francesco Bagnaia asal Ducati Lenovo Team.
Dalam seri ini setidaknya ada sembilan pembalap gagal finish dengan beragam penyebab.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
03 September 2026, 09:00 WIB
31 Agustus 2026, 17:18 WIB
30 Agustus 2026, 20:14 WIB
29 Agustus 2026, 21:08 WIB
28 Agustus 2026, 21:10 WIB
Terkini
07 September 2026, 12:34 WIB
Gelaran Daihatsu Kumpul Sahabat Batam menjadi wadah untuk anak bersama keluarga menikmati akhir pekan
07 September 2026, 10:16 WIB
Robot AiMOGA Mornine kembali mendapatkan sertifikasi dari benua Uni Eropa di aspek hardware dan software
07 September 2026, 06:00 WIB
Hari ini kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung untuk membantu masyarakat di wilayah Kota Kembang
07 September 2026, 06:00 WIB
Untuk bisa melakukan perjalanan di jalan Ibu Kota dengan nyaman, simak puluhan titik ganjil genap Jakarta
06 September 2026, 12:15 WIB
Daihatsu Kumpul Sahabat Batam jadi tempat mengekspresikan bakat, wadah berkumpul masyarakat dan komunitas
06 September 2026, 01:22 WIB
BYD terus memperkuat komitmen mereka untuk memajukan industri otomotif di Indonesia usai mendirikan pabrik
05 September 2026, 19:21 WIB
Daihatsu Kumpul Sahabat Batam jadi wadah silaturahmi dan unjuk kreativitas masyarakat dan anak-anak muda
05 September 2026, 17:00 WIB
Harga Mitsubishi Pajero terbaru terungkap, jadi gambaran banderol untuk pasar Indonesia di masa mendatang