Michelin Buka Suara Usai Pelek Marc Marquez Pecah di Thailand
03 Maret 2026, 09:00 WIB
Marc Marquez ungkap motornya rusak lebih parah dari seharusnya karena alat pemadam di MotoGP Mandalika
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Marc Marquez dari Gresini Ducati kembali gagal finis di MotoGP Mandalika. Meski sempat bersaing dengan sangat ketat, ia harus berhenti saat duduk di posisi tujuh pada lap 12.
Mesin motor terlihat mengeluarkan api sehingga dirinya langsung memarkirkan motornya di pinggir sirkuit. Melihat hal tersebut para petugas pun berupaya memadamkannya dengan alat pemadam.
Namun Marquez menilai bahwa alat yang digunakan tidak tepat sehingga motornya rusak lebih parah dari seharusnya.
“Ada suara keras dan mesinnya mati sehingga saya langsung memeriksanya. Situasai tersebut sangat disayangkan karena alat pemadam kebakaran yang mereka miliki di sini tidak tepat sehingga motor rusak total,” ungkapnya.
Hal tersebut tentunya sangat mengecewakannya karena biaya perbaikannya akan menjadi sangat mahal.”
“Ini sangat disayangkan buat tim karena biayanya sangat besar. Seharusnya alat pemadamnya menggunakan teknologi terkini karena bila tidak maka motor akan hancur,” tegasnya.
Kondisi ini membuat Marquez tertinggal 78 poin di bekalang Jorge Martin dari Prima Pramac Racing. Ia pun seakan sudah kehilangan kesempatan untuk meraih gelar juara dunia.
Padahal dirinya yakin mampu mendapatkan posisi lebih baik di MotoGP Mandalika 2024. Pasalnya ia sedang berada di belakang Pecco dan optimis bisa finish di lima besar.
“Namun kami mulai bertarung dengan DiGia lalu ia terjatuh karena menggunakan ban lunak serta terlalu banyak menekan di awal. Tapi ini adalah balapan dan merupakan hal biasa,” ungkapnya.
Setelah DiGia keluar ia pun mengaku telah kembali ke ritme awal yang dinilai cukup optimal.
“Bakan saat lap dimana saya membuat keselahan, hasilnya masih bagus. Jadi sangat disayangkan,” pungkasnya.
Perlu diketahui bahwa balap MotoGP Mandalika 2024 telah berakhir dengan kemenangan Jorge Martin dari Prima Pramac Racing. Sementara peringkat kedua diisi Pedro Acosta pembalap dari Red Bull Gasgas Tech3 dan Francesco Bagnaia asal Ducati Lenovo Team.
Dalam seri ini setidaknya ada sembilan pembalap gagal finish dengan beragam penyebab.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
03 Maret 2026, 09:00 WIB
02 Maret 2026, 08:03 WIB
01 Maret 2026, 15:59 WIB
28 Februari 2026, 15:54 WIB
26 Februari 2026, 10:39 WIB
Terkini
05 Maret 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta masih menjadi andalan pemerintah dalam atasi kemacetan di Ibu Kota khususnya di jam sibuk
05 Maret 2026, 06:00 WIB
Kehadiran SIM keliling Bandung dinilai dapat memudahkan para pengendara di Kota Kembang mengurus dokumen
05 Maret 2026, 06:00 WIB
Ada di lima tempat, namun patut diingat SIM keliling Jakarta tidak melayani perpanjangan SIM kedaluwarsa
04 Maret 2026, 15:00 WIB
Pertamina memastikan pasokan BBM di Tanah Air saat libur mudik Lebaran 2026 tetap aman untuk masyarakat
04 Maret 2026, 14:00 WIB
Kehadiran Yamaha Fazzio Special Edition membuat opsi motor matic murah di Tanah Air kian beragam di bulan ini
04 Maret 2026, 11:00 WIB
Haka Auto menilai bahwa insentif sudah bukan sesuatu yang dibutuhkan untuk mengembangkan pasar Ev di Tanah Air
04 Maret 2026, 10:00 WIB
Honda City Hatchback sudah tak disuplai ke diler-diler, PT HPM sebut mulai ada perubahan minat konsumen
04 Maret 2026, 08:06 WIB
Kemudahaan ini diharapkan bisa mendorong ketaatan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor mereka