Aprilia Disebut Siap Kudeta Ducati pada MotoGP 2026
29 Desember 2025, 18:00 WIB
Jumlah penonton MotoGP Mandalika 2024 mengalami kenaikan bila dibandingkan dengan pencapaian tahun lalu
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Jumlah penonton MotoGP Mandalika 2024 pada 27 hingga 29 September 2024 diklaim telah mencapai 121.252 orang. Jumlah tersebut sudah memenuhi target yang sudah ditetapkan sebelumnya yaitu 120.000 orang.
Catatan itu juga telah melampaui pencapaian pada ajang serupa di tahun-tahun sebelumnya. Pada penyelenggaraan pertama di 2022 jumlah penonton hanya 102.801 orang.
Kemudian tahun lalu, jumlah pengunjungnya berhasil mencapai 102.929 orang.
“Kehadiran ribuan penonton telah memperlihatkan dampak besar yang dirasakan masyarakat terutama di sektor pariwisata,” ungkap Troy Warokka, Chairman Pertamina Grand Prix of Indonesia (MotoGPTM) 2024.
“Ada catatan dari Dorna dan pembalap MotoGP 2024 bahwa mereka kini lebih puas dengan kondisi lintasan, kebersihan lintasan hingga cat. Persiapan yang dilakukan sudah membaik dibanding sebelumnya,” ungkap Troy Warokka, Chairman MotoGP Mandalika.
Dari sisi lalu lintas pun dikabarkan lebih baik dibanding sebelumnya. Kepadatan hanya terjadi di sekitar gate keluar masuk kendaraan, itu masih pada tataran normal dan ditangani oleh petugas.
“Semua kekurangan akan menjadi evaluasi bersama untuk MotoGP 2025 yang jauh lebih bagus,” tegasnya.
Tak hanya itu, penyelenggaraan MotoGP Mandalika dipastikan akan terus berlanjut hingga 2027. Pemerintah melalui bersama BUMN Injourney telah menandatangi kesepakatan dengan Dorna Sport.
Sehingga penggemar MotoGP di Indonesia tidak perlu keluar negeri untuk menyaksikan pertandingan.
“Sudah berulang kali kami sampaikan MotoGP ini akan berlanjut. Jadi MotoGP 2025, 2026 serta 2027 tetap digelar,” ungkap Sandiaga Salahuddin Uno, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif beberapa waktu lalu.
Komitmen tersebut tentunya merupakan angin segar bagi masyarakat sekitar. Pasalnya selama penyelenggaraan event, lapangan kerja mengalami peningkatan cukup signifikan.
“Tahun pertama dampaknya sampai Rp 8 triliun dan tahun lalu total peningkatan ekonominya mencapai hampir 1 persen. Berarti ajang ini layak untuk diteruskan dari segi skala ekonomi," pungkasnya.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
29 Desember 2025, 18:00 WIB
23 Desember 2025, 17:00 WIB
19 Desember 2025, 18:00 WIB
18 Desember 2025, 19:00 WIB
15 Desember 2025, 14:06 WIB
Terkini
31 Desember 2025, 18:00 WIB
Mayoritasnya merupakan mobil baru asal Tiongkok, kemudian telah dibekali teknologi hybrid maupun EREV
31 Desember 2025, 17:19 WIB
Modifikasi motor matic yang bakal digandrungi pada tahun depan diperkirakan akan lebih terjangkau masyarakat
31 Desember 2025, 16:00 WIB
Massimo Rivola ingin Jorge Martin percaya dengan kemampuan diri sendiri agar kembali kompetitif di MotoGP 2026
31 Desember 2025, 15:00 WIB
Strategi membanting harga mobil listrik di Cina diprediksi masih akan berlangsung beberapa tahun mendatang
31 Desember 2025, 14:00 WIB
SUV baru BYD diyakini berkonfigurasi 7-seater, mengisi kelas di atas Atto 3 yang sudah dijual saat ini
31 Desember 2025, 13:00 WIB
BYD Atto 1 baru debut jelang akhir 2025 namun catatkan wholesales mobil baru tertinggi yakni 17 ribu unit
31 Desember 2025, 12:00 WIB
Pemprov DKI Jakarta akan menempatkan beberapa panggung dalam menyambut perayaan malam tahun baru 2026
31 Desember 2025, 12:00 WIB
Aismoli menuturkan kalau pasar motor listrik tetap menunjukan pertumbuhan secara bertahap dan moderat