Jakarta E-Prix 2025 Siap Digelar, Satu-satunya di Asia Tenggara

Ajang balap Jakarta E-Prix 2025 akan kembali diselenggarakan di Sirkuit JIEC, Ancol pada 21 Juni mendatang

Jakarta E-Prix 2025 Siap Digelar, Satu-satunya di Asia Tenggara
Satrio Adhy

KatadataOTO – Salah satu ajang bergengsi Jakarta E-Prix 2025 siap digelar. Seperti seri sebelumnya, balapan ini bakal berlangsung di Jakarta International E-Prix Circuit (JIEC) di Ancol.

Ini kali ketiga Jakarta E-Prix diselenggarakan di Indonesia. Kemudian menjadi satu-satunya tuan rumah di Asia Tenggara.

"Kami merindukan balapan di Jakarta dan benar-benar sudah menantikan untuk berada di sini," ungkap Alberto Longo, Formula E Chief Championship Officer & CO-Founder di Jakarta, Kamis (24/05).

Longo menyebut kalau Jakarta menjadi salah satu seri terpenting di balapan mobil listrik tersebut.

Jakarta E-Prix 2025 Siap Digelar, Satu-satunya di Asia Tenggara
Photo : KatadataOTO

Sebab jumlah penggemar dunia balap Formula E cukup banyak di sini. Sehingga dia berharap acara kali ini mendapat sambutan baik seperti seri-seri sebelumnya.

"Dengan jumlah penonton yang banyak, membuat Jakarta sangat berarti bagi kami," lanjut Longo.

Lebih jauh Longo mengatakan, Indonesia masuk ke dalam tiga besar dengan jumlah penonton Formula E terbanyak.

Di sisi lain dukungan penuh diberikan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk penyelenggaran Jakarta E-Prix 2025.

Pramono Anung Wibowo, Gubernur DKI Jakarta mengaku kalau ia ingin menyukseskan ajang balapan Electric Vehicle (EV) di Ancol tersebut.

"Penyelenggaraan Formula E ini harus dilakukan dengan baik," ungkap orang nomor satu di Jakarta itu.

Pramono memastikan Jakarta siap menjadi tuan rumah untuk acara-acara internasional sepanjang 2025.

Apalagi ia mengungkapkan pihaknya bakal terus melakukan perbaikan maupun penyempurnaan di beberapa sektor, sehingga bisa menyelenggarakan Formula E dengan maksimal.

"Saya sudah sampaikan Jakarta akan menjadi destinasi atau tempat untuk wisata olahraga, apapun bentuknya silahkan diselenggarakan di sini," tegas Pramono Anung.

Dishub Lakukan Rekayasa Lalu Lintas saat Formula E
Photo : Reuters

Patut diketahui, Jakarta E-Prix 2025 akan menjadi panggunng peluncuran mobil balap Gen 3 Evo.

Kendaraan roda empat itu dirancang untuk memberikan performa luar biasa. Diklaim mampu berakselerasi dari 0-100 km per jam hanya dalam 1,82 detik.

Sehingga dapat menyuguhkan tontonan yang menarik bagi para penggemar balap mobil listrik maupun masyarakat Jakarta.

Terakhir, menurut kalender resmi ABB FIA Formula E, Jakarta E-Prix 2025 akan digelar pada 21 Juni 2025 mendatang.


Terkini

modifikasi
Mobil listrik

Permintaan Mobil Listrik Diprediksi Meningkat Dampak Perang Iran

Meningkatnya harga BBM karena perang Iran, mendorong masyarakat beralih menggunakan mobil listrik saat ini

mobil
Mitsubishi Xpander Hybrid

Mitsubishi Xpander Hybrid Facelift Meluncur, Fitur Makin Lengkap

Mitsubishi Xpander Hybrid facelift resmi meluncur di Thailand dengan beragam ubahan dari sisi teknologi dan fitur

news
Mudik Lebaran 2026

Kepolisian Ungkap Masih Banyak Pemudik Belum Kembali ke Jakarta

Kepolisian ungkap masih banyak pemudik belum kembali ke Jakarta yang berpotensi sebabkan kemacetan di akhir pekan

mobil
BYD Atto 3 Facelift

Desain BYD Atto 3 Facelift Terdaftar di Indonesia, Makin Sporti

Desain mobil identik dengan BYD Atto 3 Facelift terdaftar di laman DJKI, ada sejumlah ubahan eksterior

news
BBM

Pemerintah Bakal Terapkan Kebijakan WFH Demi Menghemat BBM

Kebijakan WFH yang akan dijalankan disebut bisa mengurangi konsumsi BBM hingga 20 persen di tengah perang Iran

news
Arus mudik

Kepolisian Resmi Hentikan Operasi Ketupat 2026

Kepolisian akhirnya resmi hentikan operasi Ketupat 2026 yang sudah dilaksanakan selama 13 tanpa henti

mobil
Hyundai Palisade Hybrid

Ribuan Hyundai Palisade Ditarik Ulang, Ini Penyebabnya

Sekitar 60 ribu unit SUV Hyundai Palisade ditarik kembali atau recall karena ada kendala pada power seat

news
Ganjil genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta 26 Maret 2026, Ketat Meski Ada Kebijakan WFA

Aturan ganjil genap Jakarta tetap diberlakukan meski pemerintah tengah menerapkan Work From Anywhere