Bos Ducati Puji Marc Marquez Meski Finis Keenam di Mandalika
15 Oktober 2026, 21:00 WIB
Aprilia minta penyesuaian regulasi agar Jorge Martin bisa tes motor sebelum kembali ke trek, bos Ducati kontra
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Pembalap Aprilia Racing, Jorge Martin diperkirakan absen di empat seri pertama MotoGP 2025, karena masih dalam tahap pemulihan pasca cedera di Sirkuit Sepang, Malaysia.
Berharap bisa kembali balapan dalam kondisi prima, Martin mengusulkan penyesuaian regulasi agar bisa melakukan pengetesan motor sebelum kembali ke trek.
“Saya ingin ada tes dulu sebelum kembali balapan, karena saya merasa kurang baik,” kata Jorge Martin saat konferensi pers MotoGP Argentina 2025, dikutip dari Crash, Minggu (16/03).
Ia mengungkapkan saat ini CEO Aprilia tengah berusaha mengajukan perubahan aturan tersebut.
Harapannya semua pembalap yang absen beberapa balapan akibat cedera bisa berlatih dulu dengan motornya di tes privat, tidak langsung turun ke trek balap.
Mengingat Martin juga masih menyesuaikan diri dengan motor barunya musim ini, yaitu Aprilia RS-GP25 setelah sebelumnya pakai Desmosedici GP24.
Menanggapi hal tersebut, bos Ducati Davide Tardozzi setuju namun mengatakan aturan sebaiknya tidak diterapkan langsung musim ini.
“Menurut saya ini ide bagus di masa mendatang. Kita juga menghadapi masalah serupa dengan Enea Bastianini (di 2023), tetapi tidak ada yang memberinya kesempatan untuk tes (motor),” kata Tardozzi.
Sehingga dia melihat akan lebih baik jika ada peraturan baru tetapi diterapkan mulai tahun depan dan tidak langsung di 2025.
Tardozzi mengungkapkan, Jorge Martin tidak membutuhkan tes sebelum kembali berlaga di MotoGP dan akan tetap menjadi salah satu rival terkuat Ducati.
“Saya pikir nanti ketika dia pulih dia akan jadi satu dari sekian rival kita. Kami mengenal Jorge sangat baik dan tahu dia bakal menjadi seseorang yang bertarung untuk menang,” tegas Tardozzi.
Sebagai informasi, mengacu pada aturan konsesi MotoGP hanya tim di peringkat D yakni Honda dan Yamaha yang pembalapnya bisa melakukan tes motor tanpa dibatasi. Sedangkan Aprilia berada di level C.
Di luar itu, pengujian secara privat yang dilakukan oleh pembalap harus menggunakan motor produksi. Jika mengikuti aturan tersebut maka Martin cuma boleh pakai RSV4.
Padahal CEO Aprilia menegaskan kesempatan buat mengetes motor dapat berdampak baik bagi keselamatan dan kestabilan Martin ketika balapan nantinya.
“Anggaplah Jorge mulai di Qatar satu lap di FP1 lalu dia bilang, ‘Saya tidak bisa pakai motor ini.’ Kita kehilangan satu motor di grid,” kata Rivola.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
15 Oktober 2026, 21:00 WIB
13 Oktober 2026, 15:40 WIB
12 Oktober 2026, 22:00 WIB
12 Oktober 2026, 09:00 WIB
11 Oktober 2026, 19:19 WIB
Terkini
17 Oktober 2026, 10:26 WIB
Pada Oktober 2026, sejumlah harga motor matic murah stabil meski ada beberapa yang mengalami kenaikan
17 Oktober 2026, 07:47 WIB
SIS menggelar kampanye Produk Quality Update Suzuki Satria Pro maupun F150 dengan periode produksi mulai 2025
16 Oktober 2026, 19:00 WIB
GAC Aion mengaku tengah bersiap untuk memenuhi mandatori TKDN 60 persen di 2027 yang ditetapkan pemerintah
16 Oktober 2026, 13:00 WIB
Yadea GT80 bersiap untuk melanjutkan kesuksesan misi terdahulu untuk menaklukkan tantangan jarak tempuh
16 Oktober 2026, 11:00 WIB
Mobil listrik menorehkan capaian positif di September 2026, EV berukuran kompak mendominasi daftar wholesales
16 Oktober 2026, 09:00 WIB
BYD sebut saat ini sudah memenuhi kewajiban TKDN lebih dari 40 persen, siap ikuti regulasi baru tahun depan
16 Oktober 2026, 07:00 WIB
BYD M6 EV menjadi salah satu mobil listrik yang bisa melakukan pengisian daya super cepat hanya lima menit
15 Oktober 2026, 21:00 WIB
Marc Marquez harus merelakan podium tertinggi MotoGP Mandalika 2026 kemarin direbut oleh Marco Bezzecchi