Klasemen Sementara MotoGP 2026: Bezzecchi dan Martin Nyaman
30 Maret 2026, 09:53 WIB
Aprilia minta penyesuaian regulasi agar Jorge Martin bisa tes motor sebelum kembali ke trek, bos Ducati kontra
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Pembalap Aprilia Racing, Jorge Martin diperkirakan absen di empat seri pertama MotoGP 2025, karena masih dalam tahap pemulihan pasca cedera di Sirkuit Sepang, Malaysia.
Berharap bisa kembali balapan dalam kondisi prima, Martin mengusulkan penyesuaian regulasi agar bisa melakukan pengetesan motor sebelum kembali ke trek.
“Saya ingin ada tes dulu sebelum kembali balapan, karena saya merasa kurang baik,” kata Jorge Martin saat konferensi pers MotoGP Argentina 2025, dikutip dari Crash, Minggu (16/03).
Ia mengungkapkan saat ini CEO Aprilia tengah berusaha mengajukan perubahan aturan tersebut.
Harapannya semua pembalap yang absen beberapa balapan akibat cedera bisa berlatih dulu dengan motornya di tes privat, tidak langsung turun ke trek balap.
Mengingat Martin juga masih menyesuaikan diri dengan motor barunya musim ini, yaitu Aprilia RS-GP25 setelah sebelumnya pakai Desmosedici GP24.
Menanggapi hal tersebut, bos Ducati Davide Tardozzi setuju namun mengatakan aturan sebaiknya tidak diterapkan langsung musim ini.
“Menurut saya ini ide bagus di masa mendatang. Kita juga menghadapi masalah serupa dengan Enea Bastianini (di 2023), tetapi tidak ada yang memberinya kesempatan untuk tes (motor),” kata Tardozzi.
Sehingga dia melihat akan lebih baik jika ada peraturan baru tetapi diterapkan mulai tahun depan dan tidak langsung di 2025.
Tardozzi mengungkapkan, Jorge Martin tidak membutuhkan tes sebelum kembali berlaga di MotoGP dan akan tetap menjadi salah satu rival terkuat Ducati.
“Saya pikir nanti ketika dia pulih dia akan jadi satu dari sekian rival kita. Kami mengenal Jorge sangat baik dan tahu dia bakal menjadi seseorang yang bertarung untuk menang,” tegas Tardozzi.
Sebagai informasi, mengacu pada aturan konsesi MotoGP hanya tim di peringkat D yakni Honda dan Yamaha yang pembalapnya bisa melakukan tes motor tanpa dibatasi. Sedangkan Aprilia berada di level C.
Di luar itu, pengujian secara privat yang dilakukan oleh pembalap harus menggunakan motor produksi. Jika mengikuti aturan tersebut maka Martin cuma boleh pakai RSV4.
Padahal CEO Aprilia menegaskan kesempatan buat mengetes motor dapat berdampak baik bagi keselamatan dan kestabilan Martin ketika balapan nantinya.
“Anggaplah Jorge mulai di Qatar satu lap di FP1 lalu dia bilang, ‘Saya tidak bisa pakai motor ini.’ Kita kehilangan satu motor di grid,” kata Rivola.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
30 Maret 2026, 09:53 WIB
30 Maret 2026, 03:55 WIB
29 Maret 2026, 04:07 WIB
27 Maret 2026, 17:53 WIB
24 Maret 2026, 17:00 WIB
Terkini
20 April 2026, 09:00 WIB
MPM Green Action 2026, fokus pada pelestarian lingkungan sekaligus pemberdayaan masyarakat di sejumlah wilayah
20 April 2026, 07:00 WIB
Mobil Cina segmen premium yang masuk pasar Indonesia menjadi perhatian BMW di tengah era elektrifikasi
20 April 2026, 06:00 WIB
Masyarakat Ibu Kota terkhusus para pengguna kendaraan roda empat harus memilih rute karena ada ganjil genap Jakarta
20 April 2026, 06:00 WIB
Mengawali pekan ini SIM keliling Jakarta kembali melayani masyarakat, berikut adalah jadwal dan lokasinya
20 April 2026, 06:00 WIB
Di awal pekan kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung untuk memudahkan para pengendara di Kota Kembang
19 April 2026, 21:01 WIB
Sebanyak sembilan unit iCar V23 Pro Plus Collector Series sudah diserahkan kepada konsumen di Indonesia
19 April 2026, 13:00 WIB
BYD kalah gugatan dari PT Worcas Nusantara Abadi, berpotensi ganti nama Denza khusus pasar Indonesia
19 April 2026, 11:05 WIB
Pertamina dan BP AKR menaikan harga BBM mereka pada Sabtu (18/04) hingga menyentuh Rp 25 ribu per liter