Waktu yang Tepat Spooring dan Balancing

Spooring dan balancing adalah proses untuk membuat ban mobil berputar secara dinamis dan tanpa getaran berlebih pada setir

Waktu yang Tepat Spooring dan Balancing
Denny Basudewa

TRENOTO – Spooring dan balancing merupakan upaya yang harus dilakukan untuk mendapatkan performa roda tetap optimal. Cara berkendara setiap pengemudi menentukan umur roda berikut sistem kaki-kaki.

Spooring atau yang memiliki nama lain alignment adalah cara lain untuk mengetahui kondisi ban. Setelah pemakaian kendaraan dalam beberapa waktu ditambah karakter pengemudi, roda dan sistem lain harus mendapat perawatan berkala.

Pada umumnya ban yang sudah harus di spooring mengalami gejala getaran berlebih pada setir. Hal ini akan dirasakan pada saat kendaraan menempuh kecepatan tinggi.

Gejala pada roda yang sudah masuk waktu untuk spooring juga bisa dirasakan pada kecepatan rendah. Adapun gejalanya sendiri bisa dirasakan pada kecepatan 40 hingga 50 km/jam.

Biasanya alat kemudi akan berbelok sendiri baik ke kanan maupun ke kiri. Gejala tersebut merupakan salah satu tanda ban mobil sudah harus mendapat perawatan.

Spooring sendiri prosesnya antara lain melakukan penyelarasan setelan posisi roda, agar menyeimbangkan antara setelan toe, camber atau caster.

Photo : istimewa

Selain alignment, roda pada mobil juga perlu mendapat perawatan yang dinamakan balancing. Proses balancing sebenarnya masih sama dengan spooring, namun lebih kepada penyeimbangan titik atas – bawah serta kiri dan kanan ban mobil.

Metodenya dengan memberikan timah pada bagian yang terasa kurang bobotnya, untuk membuat lebih seimbang. Hal ini dilakukan agar ban tetap berputar sempurna tanpa getaran berlebih.

Ban yang tidak seimbang akan membuat mesin kendaraan bekerja lebih keras. Pada akhirnya berimbas pada pemakaian bahan bakar lebih boros dari sebelumnya.

Dilansir dari Hankook Tire Sales Indonesia, spooring dan balancing ban mobil sebaiknya dilakukan ketika mobil sudah menempuh lebih dari 10.000 km. Aktivitas ini juga harus dilakukan secara berkala agar performa kendaraan tetap optimal.

“Khusus untuk balancing ban, juga dapat dilakukan ketika pemilik dan pengendara mobil baru saja mengganti ban. Hal ini untuk menyesuaikan antara ban baru dan pelek mobil, balancing juga dapat dilakukan jika kendaraan terdapat getaran berlebih,” ucap Yoonsoo Shin, President Diretor PT Hankook Tire Sales Indonesia.

Dikatakan lebih lanjut bahwa konsumen bisa melakukan inspeksi mandiri di rumah. Caranya adalah dengan memeriksa tapak ban apakah mengalami keausan yang tidak normal seperti aus sebelah bagian saja.

Lalu cara mendeteksi lainnya adalah dengan melihat apakah terjadi benjolan pada salah satu ban. Jika hal tersebut terjadi maka ada indikasi timbulnya masalah pada sistem suspensi kendaraan.


Terkini

komunitas
Motul

Motul Dukung Mozia MotoFest 2026 dan Rangkul Komunitas

Motul kembali terlibat dalam acara yang melibatkan banyak anggota komunitas kendaraan roda dua di Tanah Air

news
Farizon V8E

Farizon Siap Terima Orderan Untuk MBG, Andalkan Van Listrik V8E

Farizon V8E dinilai cocok untuk memenuhi kebutuhan dapur SPPG guna menyalurkan MBG ke sekolah-sekolah

mobil
Smart #2

Smart #2 Siap Debut, Rival Air ev Racikan Geely dan Mercedes-Benz

Smart menghadirkan reinkarnasi dari ForTwo, kini bertenaga listrik dan memiliki tampilan yang lebih modern

motor
Presiden Prabowo Subianto

Kritik Pedas Prabowo Soal Motor Listrik Lokal yang Hanya Rebadged

Prabowo mendorong para produsen mengembangkan dan memproduksi motor listrik secara mandiri di Indonesia

mobil
Wuling Aira ev

10 Mobil Listrik Terlaris Juli 2026, Wuling Aira ev Moncer

Mobil listrik masih menunjukkan tren positif, model anyar seperti Wuling Aira ev catatkan wholesales tinggi

mobil
Suzuki XL7

Puluhan Suzuki XL7 Facelift Temui Konsumen Pertamanya

Suzuki XL7 Facelift yang baru diluncurkan beberapa pekan lalu, sudah mendapat ribuan pemesanan dari konsumen

mobil
Mobil listrik nasional

Prabowo Pastikan Mobil Listrik Nasional Mengaspal pada 2028

Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif

otosport
Fabio Quartararo

Terungkap Quartararo Ambil Keputusan Pergi dari Yamaha Sejak 2025

Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia