Sailun Tawarkan Ban Maxam Untuk Sektor Pertanian
31 Juli 2026, 07:00 WIB
Dengan Investasi mencapai Rp 4 Triliun, Sailun Group siap meramaikan pasar ban kendaraan bermotor di Indonesia
Oleh Denny Basudewa
KatadataOTO – Sailun Group menyatakan bahwa mereka menggelontorkan dana sebesar Rp 4 Triliun untuk berinvestasi di Indonesia.
Pabrikan ban asal Cina tersebut membangun pabrik di Demak, Jawa Tengah. Hal ini dimaksudkan agar bisa memperkuat posisinya di Indonesia.
Langkah mereka juga dilakukan guna memperkuat pasar di Asia Tenggara. Adapun pabrik di Tanah Air merupakan fasilitas ke-7 dari 9 yang tersebar di beberapa negara.
“Dengan beroperasinya basis manufaktur Sailun di Indonesia, kami membangun ekosistem produk dan layanan yang lengkap. Mulai dari PCR, TBR, OTR hingga Tube dan Flap,” ucap Eko Supriyatin, Direktur Sales & Marketing PT Sailun Tire Indonesia di Demak (17/01).
Sailun Group sebagai pabrikan ban sendiri didirikan sejak 2002. Mereka mengklaim bahwa saat ini sudah menempati peringkat ke-10 selaku produsen ban terbesar di dunia.
Produk-produk Sailun juga sudah dipasarkan di lebih dari 180 negara. Lalu diperkuat dengan empat fasilitas riset dan pengembangan di Asia, Eropa dan Amerika Utara.
Fokusnya adalah teknologi, kualitas produk dan keberlanjutan dalam bisnis ban kendaraan bermotor.
Bisnis Sailun Group diklaim mengalami lonjakan penjualan pada 2022. Kala itu mereka meraup USD 3 miliar atau setara dengan Rp 50 Triliun lebih.
Disebutkan hingga sekarang mereka telah memiliki lebih dari 1.500 varian produk ban. Mulai dari kendaraan penumpang, niaga hingga aplikasi khusus seperti pertambangan, kehutanan dan pertanian.
Untuk pabrik Sailun Group di Indonesia, mereka menargetkan bisa memproduksi 3.6 juta ban PCR ( kendaraan penumpang).
Lalu adapula 600 ribu ban TBR (bus dan truk) hingga 37 ribu ban OTR (alat berat).
Lebih jauh disampaikan Sailun sudah didukung beberapa mitra lokal untuk pemasaran produk.
Kemudian mereka tengah membangun layanan purna jual. Sehingga memastikan ketersediaan ban di seluruh penjuru Indonesia dalam waktu dekat.
“Ini bukan hanya perluasan kapasitas produksi, tetapi juga peningkatan kemampuan kami dalam menyediakan produk dan layanan lebih lokal, responsif dan terintegrasi bagi para mitra,” tutur Eko.
Sailun Group optimis mampu bersaing dan memberikan produk yang memang dibutuhkan konsumen di Tanah Air.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
31 Juli 2026, 07:00 WIB
25 Juli 2026, 08:00 WIB
09 April 2026, 07:00 WIB
26 November 2025, 15:00 WIB
17 September 2025, 21:00 WIB
Terkini
31 Juli 2026, 13:29 WIB
Toyota memiliki teknologi hybrid yang bisa diandalkan di seluruh produk mereka, termasuk Veloz terkini
31 Juli 2026, 13:29 WIB
Toyota Veloz Hybrid menjadi salah satu mobil ramah lingkungan yang paling menarik pameran ajang GIIAS 2026
31 Juli 2026, 12:48 WIB
Chery Q menawarkan fitur-fitur unggulan yang biasanya hanya disematkan pada mobil-mobil mewah dan mahal
31 Juli 2026, 07:00 WIB
Sailun Indonesia memperkenalkan ban Maxam yang dikembangkan untuk pekerjaan berat seperti pertanian dan industri
31 Juli 2026, 06:00 WIB
Pekan terakhir untuk mematuhi aturan ganjil genap Jakarta, dikarenakan pada Sabtu dan Minggu tidak berlaku
31 Juli 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta masih beroperasi normal sebelum akhir pekan hari ini, simak jadwal dan lokasinya
31 Juli 2026, 06:00 WIB
Memasuki akhir Juli 2026, SIM keliling Bandung masih menjadi pilihan tepat untuk mengurus dokumen berkendara
30 Juli 2026, 19:00 WIB
Harley-Davidson menggoda para pencinta moge di GIIAS 2026, salah satunya Heritage Classic Liberty Edition