Mengenal Struktur Ban Mobil di Booth Bridgestone GJAW 2025
26 November 2025, 15:00 WIB
Dengan Investasi mencapai Rp 4 Triliun, Sailun Group siap meramaikan pasar ban kendaraan bermotor di Indonesia
Oleh Denny Basudewa
KatadataOTO – Sailun Group menyatakan bahwa mereka menggelontorkan dana sebesar Rp 4 Triliun untuk berinvestasi di Indonesia.
Pabrikan ban asal Cina tersebut membangun pabrik di Demak, Jawa Tengah. Hal ini dimaksudkan agar bisa memperkuat posisinya di Indonesia.
Langkah mereka juga dilakukan guna memperkuat pasar di Asia Tenggara. Adapun pabrik di Tanah Air merupakan fasilitas ke-7 dari 9 yang tersebar di beberapa negara.
“Dengan beroperasinya basis manufaktur Sailun di Indonesia, kami membangun ekosistem produk dan layanan yang lengkap. Mulai dari PCR, TBR, OTR hingga Tube dan Flap,” ucap Eko Supriyatin, Direktur Sales & Marketing PT Sailun Tire Indonesia di Demak (17/01).
Sailun Group sebagai pabrikan ban sendiri didirikan sejak 2002. Mereka mengklaim bahwa saat ini sudah menempati peringkat ke-10 selaku produsen ban terbesar di dunia.
Produk-produk Sailun juga sudah dipasarkan di lebih dari 180 negara. Lalu diperkuat dengan empat fasilitas riset dan pengembangan di Asia, Eropa dan Amerika Utara.
Fokusnya adalah teknologi, kualitas produk dan keberlanjutan dalam bisnis ban kendaraan bermotor.
Bisnis Sailun Group diklaim mengalami lonjakan penjualan pada 2022. Kala itu mereka meraup USD 3 miliar atau setara dengan Rp 50 Triliun lebih.
Disebutkan hingga sekarang mereka telah memiliki lebih dari 1.500 varian produk ban. Mulai dari kendaraan penumpang, niaga hingga aplikasi khusus seperti pertambangan, kehutanan dan pertanian.
Untuk pabrik Sailun Group di Indonesia, mereka menargetkan bisa memproduksi 3.6 juta ban PCR ( kendaraan penumpang).
Lalu adapula 600 ribu ban TBR (bus dan truk) hingga 37 ribu ban OTR (alat berat).
Lebih jauh disampaikan Sailun sudah didukung beberapa mitra lokal untuk pemasaran produk.
Kemudian mereka tengah membangun layanan purna jual. Sehingga memastikan ketersediaan ban di seluruh penjuru Indonesia dalam waktu dekat.
“Ini bukan hanya perluasan kapasitas produksi, tetapi juga peningkatan kemampuan kami dalam menyediakan produk dan layanan lebih lokal, responsif dan terintegrasi bagi para mitra,” tutur Eko.
Sailun Group optimis mampu bersaing dan memberikan produk yang memang dibutuhkan konsumen di Tanah Air.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
26 November 2025, 15:00 WIB
17 September 2025, 21:00 WIB
26 Agustus 2025, 21:00 WIB
26 Juli 2025, 12:00 WIB
15 April 2025, 09:00 WIB
Terkini
19 Januari 2026, 12:33 WIB
Otomatisasi produksi mobil di super factory BYD di Zhengzhou, China hampir 100 persen dikerjakan oleh robot-robot produksi
19 Januari 2026, 12:00 WIB
Julian Johan, pereli asal Indonesia berhasil mencatatkan sejarah baru setelah finish di Rally Dakar 2026
19 Januari 2026, 11:00 WIB
Toyota berhasil jadi produsen mobil terbesar 2025 di Indonesia setelah membuat lebih dari 500 ribu kendaraan
19 Januari 2026, 10:11 WIB
SUV baru Mitsubishi diyakini kuat merupakan Pajero generasi terbaru, SUV offroad berkapasitas tujuh penumpang
19 Januari 2026, 09:00 WIB
Yamaha meminta kepada para pemerintah provinsi agar membuat opsen PKB dan BBNKB tidak membebani masyarakat
19 Januari 2026, 08:00 WIB
Ada banyak hal yang mempengaruhi harga BBM di Indonesia, seperti contoh potensi perang antara Iran dan AS
19 Januari 2026, 07:00 WIB
Mobil hybrid menunjukkan pertumbuhan stabil di Indonesia, PHEV populer berkat kehadiran merek Tiongkok
19 Januari 2026, 06:00 WIB
Menyambut awal pekan, kepolisian di Kota Kembang kembali menghadirkan SIM keliling Bandung di dua tempat