Bridgestone Bawa Dayton Masuk Indonesia, Harga Lebih Terjangkau
24 September 2026, 09:12 WIB
Dengan Investasi mencapai Rp 4 Triliun, Sailun Group siap meramaikan pasar ban kendaraan bermotor di Indonesia
Oleh Denny Basudewa
KatadataOTO – Sailun Group menyatakan bahwa mereka menggelontorkan dana sebesar Rp 4 Triliun untuk berinvestasi di Indonesia.
Pabrikan ban asal Cina tersebut membangun pabrik di Demak, Jawa Tengah. Hal ini dimaksudkan agar bisa memperkuat posisinya di Indonesia.
Langkah mereka juga dilakukan guna memperkuat pasar di Asia Tenggara. Adapun pabrik di Tanah Air merupakan fasilitas ke-7 dari 9 yang tersebar di beberapa negara.
“Dengan beroperasinya basis manufaktur Sailun di Indonesia, kami membangun ekosistem produk dan layanan yang lengkap. Mulai dari PCR, TBR, OTR hingga Tube dan Flap,” ucap Eko Supriyatin, Direktur Sales & Marketing PT Sailun Tire Indonesia di Demak (17/01).
Sailun Group sebagai pabrikan ban sendiri didirikan sejak 2002. Mereka mengklaim bahwa saat ini sudah menempati peringkat ke-10 selaku produsen ban terbesar di dunia.
Produk-produk Sailun juga sudah dipasarkan di lebih dari 180 negara. Lalu diperkuat dengan empat fasilitas riset dan pengembangan di Asia, Eropa dan Amerika Utara.
Fokusnya adalah teknologi, kualitas produk dan keberlanjutan dalam bisnis ban kendaraan bermotor.
Bisnis Sailun Group diklaim mengalami lonjakan penjualan pada 2022. Kala itu mereka meraup USD 3 miliar atau setara dengan Rp 50 Triliun lebih.
Disebutkan hingga sekarang mereka telah memiliki lebih dari 1.500 varian produk ban. Mulai dari kendaraan penumpang, niaga hingga aplikasi khusus seperti pertambangan, kehutanan dan pertanian.
Untuk pabrik Sailun Group di Indonesia, mereka menargetkan bisa memproduksi 3.6 juta ban PCR ( kendaraan penumpang).
Lalu adapula 600 ribu ban TBR (bus dan truk) hingga 37 ribu ban OTR (alat berat).
Lebih jauh disampaikan Sailun sudah didukung beberapa mitra lokal untuk pemasaran produk.
Kemudian mereka tengah membangun layanan purna jual. Sehingga memastikan ketersediaan ban di seluruh penjuru Indonesia dalam waktu dekat.
“Ini bukan hanya perluasan kapasitas produksi, tetapi juga peningkatan kemampuan kami dalam menyediakan produk dan layanan lebih lokal, responsif dan terintegrasi bagi para mitra,” tutur Eko.
Sailun Group optimis mampu bersaing dan memberikan produk yang memang dibutuhkan konsumen di Tanah Air.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
24 September 2026, 09:12 WIB
31 Juli 2026, 07:00 WIB
25 Juli 2026, 08:00 WIB
09 April 2026, 07:00 WIB
26 November 2025, 15:00 WIB
Terkini
14 Oktober 2026, 22:28 WIB
Itamotor baru saja meluncurkan handrip untuk skutik premium yang diklaim dapat memberikan kenyamanan lebih
14 Oktober 2026, 19:00 WIB
BYD Flash Charging bisa digunakan untuk lini mobil listrik Danza yang dipasarkan di Indonesia, seperti D9
14 Oktober 2026, 17:00 WIB
Mobil listrik MG S6 EV jadi opsi baru SUV keluarga di Indonesia, segera meluncur di pameran otomotif GAW 2026
14 Oktober 2026, 16:22 WIB
Shooting brake perdana dari BYD, Danza Z9GT resmi diluncurkan ke konsumen dengan harga Rp 2,25 miliar
14 Oktober 2026, 16:12 WIB
Pasar mobil listrik kembali kedatangan produk baru, kali ini new Danza D9 dan Z9 GT diluncurkan di Tanah Air
14 Oktober 2026, 11:00 WIB
Leapmotor B03 incar konsumen urban, mobil listrik berukuran kompak yang incar konsumen area perkotaan
14 Oktober 2026, 09:00 WIB
Federal Oil terus melakukan berbagai pendekatan untuk mengembangkan pasar dengan konsistensi inovasi
14 Oktober 2026, 07:00 WIB
Aion UT Urban mengisi celah kosong tipe Standard dan Premium, jadi sesusai kebutuhan konsumen di Indonesia