Arus Balik Melandai, Sistem One Way Nasional Dihentikan
25 Maret 2026, 17:40 WIB
Presiden Jokowi meminta perusahaan untuk menambah jatah cuti karyawannya agar mengurai arus balik Lebaran 2023.
Oleh Satrio Adhy
TRENOTO – Presiden Joko Widodo (Jokowi) minta perusahaan memberi cuti tambahan kepada pegawainya. Hal ini agar masyarakat bisa menghindari puncak arus balik Lebaran 2023.
Sebab diprediksi gelombang pemudik dari kampung halaman akan melonjak pesat. Sehingga dapat menimbulkan kepadatan lalu lintas di sejumlah jalan.
“Ketentuan ini berlaku untuk ASN, TNI, Polri dan BUMN maupun pegawai swasta yang teknisnya dapat diatur instansi masing-masing seperti bentuk cuti tambahan atau lainnya,” ujar Jokowi di Youtube Sekretariat Presiden, Senin (24/4).
Orang nomor satu Indonesia itu juga mengingatkan bahwa arus balik Lebaran 2023 bakal berlangsung mulai 24-25 April. Hal tersebut berdasarkan data milik Kemenhub (Kementerian Perhubungan).
Setidaknya akan ada 230 ribu kendaraan per hari mulai dari timur, Jalan Tol Trans Jawa hingga arah Bandung yang diperkirakan melalui Tol Japek (Jakarta-Cikampek).
“Tentu ini jumlahnya sangat besar dibandingkan dengan jumlah normalnya yaitu 53 ribu kendaraan,” tegasnya.
Berangkat dari hal itu Jokowi mengimbau agar masyarakat yang tidak ada keperluan untuk menghindari arus balik Lebaran 2023. Langkah tersebut guna memecah penumpukan kendaraan.
Sehingga para pemudik bisa melanjutkan perjalanan dari kampung halaman pada Rabu (26/4).
Di sisi lain Firdaus Azis selaku Presiden Direktur ASTRA Tol Cipali mencatat prediksi jumlah kendaraan selama arus balik Lebaran 2023 mencapai 1.5 juta unit menuju Jabodetabek. Setidaknya ada 139 ribu mobil melintasi jalan bebas hambatan itu.
Senada dengan Jokowi, Firdaus Firdaus mengajak pemudik untuk tidak kembali ke kawasan Ibu Kota pada 25-26 April 2023. Menurutnya, hal tersebut dapat meringankan lalu lintas di Gerbang Tol Cikatama yang mempertemukan kendaraan dari arah Bandung, Pantura serta Cipali.
Sebelumnya Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo selaku Kapolri mengaku pihaknya akan memberlakukan sejumlah rekayasa lalu lintas, baik di jalur tol maupun jalur arteri. Langkah ini agar mengantisipasi puncak arus balik Lebaran 2023.
Ia menjelaskan, sejumlah rekayasa lalu lintas yang dipersiapkan antara lain one way dan contraflow. Selain itu sistem ganjil genap juga kemungkinan bakal diberlakukan.
Khusus one way sudah dilakukan pada Senin (24/4) pukul 14.00 WIB. Rekayasa tersebut diterapkan dari KM 414 Tol Cikopo-Palimanan atau Gerbang Tol Kalikangkung hingga KM 70 Tol Japek.
Artinya kendaraan yang bisa memasuki jalan bebas hambatan hanya mengarah ke bagian barat Pulau Jawa.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
25 Maret 2026, 17:40 WIB
22 Maret 2026, 11:00 WIB
01 Mei 2025, 11:00 WIB
10 April 2025, 12:00 WIB
09 April 2025, 21:00 WIB
Terkini
30 September 2026, 22:20 WIB
Shell Lubricants berhasil mempertahankan prestasinya dalam penjualan yan berada di puncak selama dua dekade
30 September 2026, 20:53 WIB
Astra Daihatsu Motor mengklaim berhasil mencatatkan penjualan 4.156 baru di Solo, Semarang dan sekitarnya
30 September 2026, 17:00 WIB
Belum ada kepastian perubahan aturan, namun penerapan ganjil genap Jakarta akan dievaluasi setelah satu dekade
30 September 2026, 15:34 WIB
Mobil listrik Jaecoo J5 EV tuai respons positif, waktu tunggunya sempat mengular dan tembus satu bulan
30 September 2026, 07:00 WIB
IMX 2026 kembali akan berlangsung pada 9-11 Oktober dan diramaikan dengan mobil-mobil modifikasi ikonik
30 September 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta diputuskan masih lanjut sampai akhir tahun, setelah sempat ditinjau beberapa pihak
30 September 2026, 06:00 WIB
Di akhir bulan September, SIM keliling Bandung tetap beroperasi untuk melayani masyarakat di Kota Kembang
30 September 2026, 06:00 WIB
Ada lima lokasi fasilitas SIM keliling Jakarta yang tersedia hari ini, simak tempat dan jam operasionalnya