Ganjil Genap Jakarta 17 April 2026, Tetap Berjalan Meski ASN WFH
17 April 2026, 06:00 WIB
Polda Metro Jaya utamakan mobil dari arah Cikampek untuk hindari kepadatan di sejumlah ruas jalan tol
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Menyambut puncak arus balik Lebaran 2025, Polda Metro Jaya akan melakukan beberapa rekayasa lalu lintas. Salah satunya adalah dengan memprioritaskan arus kendaraan yang datang dari arah Cikampek menuju Jakarta.
Dengan ini diharapkan arus lalu lintas di Ibu Kota bisa tetap lancar dan pemudik bisa kembali ke rumah lebih cepat.
“Kami melakukan rekayasa lalu lintas dengan memberikan prioritas kepada kendaraan dari arah Cikampek. Mereka sudah menempuh perjalanan panjang dan waktu yang cukup lama,” kata Irjen Pol. Karyoto, Kapolda Metro Jaya dilansir Antara (06/04).
Rekayasa lalu lintas tersebut membuat kendaraan dari arah Jagorawi dialihkan menuju Tanjung Priok.
“Jika kondisi lalu lintas di Jagorawi kembali normal, maka arus masuk ke kota akan dibuka kembali. Namun jika padat, pengendara bakal dialihkan ke Ring Road Tanjung Priok," katanya.
Dia mengaku sudah menginstruksikan kepada seluruh jajaran Ditlantas dan anggota Operasi Ketupat Jaya 2025 untuk memantau ketat semua pintu keluar tol.
"Jangan sampai terjadi penumpukan di dalam tol. Kami juga mohon kerja sama masyarakat untuk tetap tertib dan mengikuti instruksi petugas agar semua bisa kembali ke rumah dengan selamat serta nyaman,” jelas Karyoto.
Perlu diketahui bahwa memasuki puncak arus mudik, jumlah kendaraan yang sudah kembali ke Jabotabek (Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi, Depok) hingga sampai H+3 libur lebaran mencapai 918.450 unit.
Jumlah tersebut merupakan total kendaraan pada 31 Maret-4 April 2025 dari empat GT (Gerbang Tol) yaitu GT Cikampek Utama dari arah Trans Jawa, GT Kaliurip Utama dan GT Fungsional Japek II Selatan dari arah Bandung, GT Cikupa dari arah Merak serta GT Ciawi dari arah puncak.
PT Jasa Marga mengungkap bahwa jumlah kendaraan kembali ke Jabotabek di empat GT utama telah meningkat 71,5 persen dari lalu lintas normal (138.917 unit) yakni 238.283 kendaraan. Dengan demikian maka rekayasa lalu lintas harus dilakukan untuk hindari kepadatan panjang khususnya di jalan tol.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
17 April 2026, 06:00 WIB
16 April 2026, 06:00 WIB
15 April 2026, 06:00 WIB
14 April 2026, 06:00 WIB
13 April 2026, 06:00 WIB
Terkini
30 April 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta masih menjadi andalan dalam mengurai kemacetan jalanan Ibu Kota, simak 62 titiknya
30 April 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung melayani para pemilik motor dan mobil yang ingin mengurus dokumen berkendara hari ini
30 April 2026, 06:00 WIB
Menjelang Hari Buruh, SIM keliling Jakarta masih bisa melayani perpanjangan masa berlaku SIM di lima lokasi
29 April 2026, 22:43 WIB
Fitur-fitur yang disematkan pada Mitsubishi Xforce bisa menambah kenyamanan para penggunanya sehari-hari
29 April 2026, 17:00 WIB
Jetour T2 PHEV dikonfirmasi masuk Indonesia tahun ini, sementara T1 sudah terdaftar di data Permendagri
29 April 2026, 15:49 WIB
Booth JETOUR di Cina suguhkan berbagai opsi SUV tangguh dan kendaraan ramah lingkungan buat mobilitas keluarga
29 April 2026, 13:00 WIB
Isu Chery Group ingin mengakuisisi pabrik milik Handal di Pondok Ungu, Bekasi sempat tersiar pada akhir 2025
29 April 2026, 12:12 WIB
Ajang Kia Collezione 2026 jadi momentum penguatan lini produk manufaktur asal Korea Selatan itu di Tanah Air