Tips Berkendara Saat Cuaca Buruk Pada Libur Natal dan Tahun Baru
24 Desember 2025, 08:00 WIB
langkah-langkah menghindari serangan jantung pada pengendara mobil khususnya di kota-kota besar
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – Serangan jantung dapat menimpa seseorang dimana saja tidak terkecuali pengemudi kendaraan bermotor khususnya mobil.
Serangan jantung pada pengendara mobil tentunya sangat berbahaya, apalagi dalam kecepatan tinggi. Tidak hanya serangannya yang berbahaya dan mengancam jiwa, ketika dalam kendaraan juga memiliki risiko serupa.
Selain menerapkan gaya hidup sehat, terdapat beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mencegah pengendara mobil terkena serangan jantung.
Meskipun terdengar sederhana, menjaga emosi saat berkendara merupakan langkah yang konkrit. Kondisi jalan yang kerap tidak terduga baik macet atau menghadapi pengemudi ugal-ugalan, bisa meningkatkan emosi.
Berkendara secara defensif akan membuat emosi lebih terkontrol. Menjaga emosi merupakan salah satu tips untuk mencegah serang jantung saat berkendara.
Mengemudi sejatinya merupakan pekerjaan utama, maka dari itu tidak bisa dilakukan berbarengan dengan kegiatan lain seperti membaca pesan lewat handphone. Berkendara memerlukan konsentrasi penuh dan ini cukup meletihkan jika dilakukan dalam waktu lama.
Oleh karena itu, sangat penting jika Anda berkendara dalam kondisi badan yang fit. Hal ini guna mengurangi beban yang harus diemban tubuh.
Serangan jantung juga bisa terjadi tatkala tubuh terlalu banyak mendapat asupan yang tidak sehat dan bergizi. Pola makan yang tidak baik akan menyumbat aliran darah ke otak dan berujung pada serangan jantung.
Meskipun dianggap bisa menyegarkan, minuman bersoda dan kafein ternyata harus dihindari saat berkendara. Durasi berkendara juga perlu diperhatikan agar tidak terlalu lama.
Menurut berbagai institusi keselamatan berkendara, seorang pengemudi baiknya melakukan istirahat setiap dua jam sekali. Lakukan olahraga kecil saat beristirahat untuk kembali mendapatkan tubuh yang fit.
Poin pentingnya adalah tidak memaksakan kondisi tubuh yang kurang fit. Karena jika mengalami insiden, sangat mungkin Anda melibatkan orang lain yang tidak bersalah di jalanan.
Serangan jantung sendiri bisa disebabkan oleh banyak hal mulai dari usia, genetik hingga manajemen stres. Dengan mengatur beberapa pola hidup sehat dan mengatur cara berkendara yang defensif, setidaknya Anda bisa terhindar dari serangan jantung.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
24 Desember 2025, 08:00 WIB
25 Juli 2024, 12:02 WIB
19 September 2023, 08:52 WIB
13 Februari 2023, 13:19 WIB
28 April 2022, 15:02 WIB
Terkini
28 September 2026, 06:00 WIB
Para pengguna mobil pribadi yang hendak melintas jalan protokol Ibu Kota, simak titik Ganjil Genap Jakarta
28 September 2026, 06:00 WIB
Perpanjangan masa berlaku bisa dilakukan dengan mudah di SIM keliling Jakarta, berikut biaya dan lokasinya
28 September 2026, 06:00 WIB
Kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung lagi untuk memudahkan masyarakat mengurus dokumen berkendara
27 September 2026, 23:38 WIB
Dengan pengalaman selama tiga dekade, Suzuki memberikan tampilan baru salah satu diler mereka di Pulo Gadung
27 September 2026, 22:55 WIB
Meskipun terlahir dengan DNA yang sama yakni SUV tangguh, namun kedua kendaraan memiliki karakter berbeda
27 September 2026, 21:23 WIB
SUV legendaris Mitsubishi yakni All-new Pajero kembali hadir, mobil ini mendapat respon baik di Indonesia
27 September 2026, 20:20 WIB
Pada bulan ini harga motor matic 150 cc tidak mengalami kenaikan, jadi kesempatan buat Anda membeli kendaraan
27 September 2026, 19:45 WIB
Kontes modifikasi Customaxi 2026 Yamaha digelar di Bandung, Jawa Barat karena memiliki daya tarik tersendiri