10 Mobil Listrik Terlaris Juli 2026, Wuling Aira ev Moncer
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
Meski mengalami kenaikan dibandingkan tahun lalu, target penjualan mobil 2022 hanya berada di angka 900 ribu unit
Oleh Dian Tami Kosasih
TRENOTO –Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menyebut, target penjualan mobil 2022 mengalami kenaikan tipis dibandingkan tahun sebelumnya. Bila 2021 penjualan mobil wholesales (pabrik ke diler) berhasil menyentuh angka 887.202 unit, tahun ini target yang ditetapkan hanya naik sekitar 23 ribuan unit.
Enggan mengambil resiko, Yohannes Nangoi selaku ketua Gaikindo mangaku bila pihaknya masih memiliki kekhawatiran dengan penyebaran virus Covid-19 yang sempat meningkat di awal tahun ini.
"Kita target penjualan tahun ini 900 ribu unit, tumbuh sedikit dibandingkan tahun lalu. Karena terus terang saat menentukan target, kita masih khawatir tentang omicron. Tapi kalau mungkin bisa sampai 1 juta, Alhamdulillah" jelasnya di pameran Jakarta Auto Week (JAW) yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan.
Untuk mencapai target yang telah ditetapkan, pria yang akrab disapa Pak Yo ini menyebut, insentif Pajak Penjualan Barang Mewah Ditanggung Pemerintah atau PPnBM DTP bisa menjadi faktor pendorong.
"Pemerintah masih memberikan PPnBM. Oleh karena itu kita helat pameran ini (JAW 2022) dengan tujuan APM (Agen Pemegang Merek) juga ikut berpartisipasi memberikan spesial diskon sehingga market bisa naik. Dengan itu, produksi lokal naik, otomatis ekspor juga tertolong," tambahnya.
Penjualan mobil secara wholesales Februari 2022 disebut mengalami penurunan 3.4 persen dibandingkan Januari 2022. Jumlah total pada bulan ini mencapai 81.228 unit.
Lebih buruk dibandingkan wholesales, penjualan secara retail (diler ke konsumen) pada Februari 2022 mengalami penurunan hingga 10 persen atau setara dengan 69.989 unit. Padahal bulan sebelumnya, penjualan berhasil menyentuh 78.567 unit.
Ditarik ke belakang, penurunan penjualan wholesales telah terjadi pada pada Januari 2022 jika dibandingkan Desember 2021. Besarannya mencapai 13 persen, pada Desember 2021 angkanya mencapai 96.671 unit.
Di kesempatan ini Pak Yo juga menyebutkan bahwa terjadi kenaikan ekspor kendaraan di 2021. Jika pada 2020 totalnya mencapai 232.175 unit, di 2021 mengalami kenaikan hingga 294,639 unit.
"Untuk tahun lalu (2021), ekspor naik hingga 30 persen lebih," tutupnya.
Terakhir, penjualan otomotif di Indonesia seperti kita ketahui sangat terdampak oleh pandemi Covid-19 sejak Maret 2020. Saat itu penjualan mobil per tahun langsung drop 50 persen, jika 2019 berhasil mencapai 1.030.126 unit sementara 2020 hanya 532.027 unit.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
13 Agustus 2026, 18:54 WIB
12 Agustus 2026, 14:50 WIB
05 Agustus 2026, 19:00 WIB
Terkini
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
Mobil listrik masih menunjukkan tren positif, model anyar seperti Wuling Aira ev catatkan wholesales tinggi
15 Agustus 2026, 18:57 WIB
Suzuki XL7 Facelift yang baru diluncurkan beberapa pekan lalu, sudah mendapat ribuan pemesanan dari konsumen
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
Motor listrik nasional baru saja diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan menggandeng Indika