Geely Recal 74 Ribu Mobil Lynk & Co di Cina, Ada Cacat di LiDAR
28 Agustus 2026, 15:00 WIB
Pengguna smartphone alami kerusakan kamera HP setelah merekam sensor Lidar Volvo EX90, ini penyebabnya
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Belum lama ini, beredar sebuah video yang menunjukkan kerusakan kamera telepon genggam setelah dipakai buat merekam satu unit mobil.
Diketahui mobil yang direkam adalah mobil listrik Volvo EX90. Model tersebut ternyata telah dilengkapi sensor Lidar, bertempat di bagian atas mobil.
Sistem Lidar membantu pengemudi mengumpulkan informasi keadaan di sekeliling mobil, membantu mengoptimalkan fitur-fitur keselamatan pada kendaraan.
Sensor Lidar tidak terpengaruh kondisi cahaya di sekitar, sehingga berfungsi dengan baik pada siang maupun malam hari. Namun cuaca seperti hujan deras dan kabut tebal dapat membatasi kemampuan deteksi Lidar.
Pada hasil rekaman, visual gambar memperlihatkan adanya imbas dari pancaran sensor, meninggalkan jejak kerusakan berupa titik-titik berwarna merah muda.
Pengunggah video merupakan pengguna akun Reddit bernama Jeguetelli. Ia bermaksud mendemonstrasikan bahaya sensor Lidar buat kamera telepon genggam
Mengingat di berbagai negara, mobil yang dibekali sensor Lidar pada bagian atas kendaraan sudah semakin banyak beredar di jalanan.
“Jangan pernah mengambil video (Volvo) EX90 terbaru karena dapat menghancurkan kamera Anda. Laser Lidar membakarnya,” tulis Jeguetelli dalam unggahannya.
Lebih lanjut terlihat kerusakan kamera itu hilang ketika Jeguetelli menggunakan kamera wide.
Nampaknya laser tersebut hanya merusak kamera telephoto yang dapat menangkap gambar jauh lebih dekat.
Menanggapi hal tersebut, pihak Volvo menjelaskan bahwa memang pemilik HP disarankan untuk tidak mengarahkan kamera telepon genggam ke arah lidar.
“Laser dari dihasilkan Lidar berpotensi merusak sensor kamera atau mempengaruhi performanya,” tulis Volvo kepada The Drive, dikutip Senin (19/05).
Sehingga sebaiknya mengambil gambar mobil dengan sensor Lidar dari jarak agak jauh, bukan close-up atau terlalu dekat ke komponen tersebut.
Volvo dalam keterangannya menekankan pengambilan gambar secara close-up sebagai biang kerok kerusakan kamera HP tersebut.
“Anda bisa menggunakan filter atau cover pada lensa kamera untuk membantu mengurangi dampak sensor Lidar. Beberapa kamera juga didesain dengan perlindungan cahaya tingkat tinggi,” kata perwakilan Volvo.
Sekadar informasi, peringatan tersebut sudah dipublikasikan oleh Volvo melalui laman resmi global mereka.
“Lidar merupakan sistem berbasis laser, menggunakan gelombang cahaya infra-merah yang dapat merusak kamera. Ini mencakup kamera smartphone maupun telepon lain yang dilengkapi kamera,” bunyi keterangan tersebut.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
28 Agustus 2026, 15:00 WIB
02 Agustus 2026, 14:00 WIB
01 Agustus 2026, 08:00 WIB
07 Juli 2026, 21:15 WIB
06 Juli 2026, 21:00 WIB
Terkini
15 Oktober 2026, 15:00 WIB
Stasiun pengisian daya BYD Flash Charging bisa dimanfaatkan untuk mobil BYD dengan baterai generasi pertama
15 Oktober 2026, 13:00 WIB
Asuransi Astra masuk usia 70 tahun, memperkuat layanan digital melalui myGarda, gardaoto.com, dan Garda Siaga
15 Oktober 2026, 11:00 WIB
Seri GIIAS kembali dilanjutkan, GIIAS Makassar 2026 bakal hadirkan 14 merek kendaraan penumpang ke konsumen
15 Oktober 2026, 09:06 WIB
Setelah menjadi perbincangan, BYD Atto 2 akhirnya dipajang dan dipamerkan kepada konsumen di Indonesia
15 Oktober 2026, 07:00 WIB
Sebelum menentukan pilihan, Mitsubishi Destinator bisa jadi bahan pertimbangan konsumen yang membutuhkan
14 Oktober 2026, 22:28 WIB
Itamotor baru saja meluncurkan handrip untuk skutik premium yang diklaim dapat memberikan kenyamanan lebih
14 Oktober 2026, 19:00 WIB
BYD Flash Charging bisa digunakan untuk lini mobil listrik Danza yang dipasarkan di Indonesia, seperti D9
14 Oktober 2026, 17:00 WIB
Mobil listrik MG S6 EV jadi opsi baru SUV keluarga di Indonesia, segera meluncur di pameran otomotif GAW 2026