Ini Fungsi Sensor LiDAR yang Banyak Dipakai di Mobil Listrik Cina
06 Januari 2026, 16:00 WIB
Pengguna smartphone alami kerusakan kamera HP setelah merekam sensor Lidar Volvo EX90, ini penyebabnya
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Belum lama ini, beredar sebuah video yang menunjukkan kerusakan kamera telepon genggam setelah dipakai buat merekam satu unit mobil.
Diketahui mobil yang direkam adalah mobil listrik Volvo EX90. Model tersebut ternyata telah dilengkapi sensor Lidar, bertempat di bagian atas mobil.
Sistem Lidar membantu pengemudi mengumpulkan informasi keadaan di sekeliling mobil, membantu mengoptimalkan fitur-fitur keselamatan pada kendaraan.
Sensor Lidar tidak terpengaruh kondisi cahaya di sekitar, sehingga berfungsi dengan baik pada siang maupun malam hari. Namun cuaca seperti hujan deras dan kabut tebal dapat membatasi kemampuan deteksi Lidar.
Pada hasil rekaman, visual gambar memperlihatkan adanya imbas dari pancaran sensor, meninggalkan jejak kerusakan berupa titik-titik berwarna merah muda.
Pengunggah video merupakan pengguna akun Reddit bernama Jeguetelli. Ia bermaksud mendemonstrasikan bahaya sensor Lidar buat kamera telepon genggam
Mengingat di berbagai negara, mobil yang dibekali sensor Lidar pada bagian atas kendaraan sudah semakin banyak beredar di jalanan.
“Jangan pernah mengambil video (Volvo) EX90 terbaru karena dapat menghancurkan kamera Anda. Laser Lidar membakarnya,” tulis Jeguetelli dalam unggahannya.
Lebih lanjut terlihat kerusakan kamera itu hilang ketika Jeguetelli menggunakan kamera wide.
Nampaknya laser tersebut hanya merusak kamera telephoto yang dapat menangkap gambar jauh lebih dekat.
Menanggapi hal tersebut, pihak Volvo menjelaskan bahwa memang pemilik HP disarankan untuk tidak mengarahkan kamera telepon genggam ke arah lidar.
“Laser dari dihasilkan Lidar berpotensi merusak sensor kamera atau mempengaruhi performanya,” tulis Volvo kepada The Drive, dikutip Senin (19/05).
Sehingga sebaiknya mengambil gambar mobil dengan sensor Lidar dari jarak agak jauh, bukan close-up atau terlalu dekat ke komponen tersebut.
Volvo dalam keterangannya menekankan pengambilan gambar secara close-up sebagai biang kerok kerusakan kamera HP tersebut.
“Anda bisa menggunakan filter atau cover pada lensa kamera untuk membantu mengurangi dampak sensor Lidar. Beberapa kamera juga didesain dengan perlindungan cahaya tingkat tinggi,” kata perwakilan Volvo.
Sekadar informasi, peringatan tersebut sudah dipublikasikan oleh Volvo melalui laman resmi global mereka.
“Lidar merupakan sistem berbasis laser, menggunakan gelombang cahaya infra-merah yang dapat merusak kamera. Ini mencakup kamera smartphone maupun telepon lain yang dilengkapi kamera,” bunyi keterangan tersebut.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
06 Januari 2026, 16:00 WIB
27 Desember 2025, 19:00 WIB
10 November 2025, 14:28 WIB
16 Oktober 2025, 21:00 WIB
24 Juli 2025, 20:00 WIB
Terkini
19 Januari 2026, 09:00 WIB
Yamaha meminta kepada para pemerintah provinsi agar membuat opsen PKB dan BBNKB tidak membebani masyarakat
19 Januari 2026, 08:00 WIB
Ada banyak hal yang mempengaruhi harga BBM di Indonesia, seperti contoh potensi perang antara Iran dan AS
19 Januari 2026, 07:00 WIB
Mobil hybrid menunjukkan pertumbuhan stabil di Indonesia, PHEV populer berkat kehadiran merek Tiongkok
19 Januari 2026, 06:00 WIB
Menyambut awal pekan, kepolisian di Kota Kembang kembali menghadirkan SIM keliling Bandung di dua tempat
19 Januari 2026, 06:00 WIB
Pembatasan ganjil genap Jakarta kembali diterapkan setelah libur panjang yang terjadi akhir pekan lalu
19 Januari 2026, 06:00 WIB
Seperti biasa, SIM keliling Jakarta hari ini kembali dibuka di lima lokasi berbeda di sekitar Ibu Kota
18 Januari 2026, 22:25 WIB
Penjualan Polytron adalah 353 unit di periode Juli-Desember 2025, tutup akhir tahun dengan capaian positif
18 Januari 2026, 17:00 WIB
Andhika Pratama dikenal menggemari dunia otomotif, ia kerap menggunakan BMW R Nine T saat bersama grup Predain