Rekayasa Lalu Lintas One Way Diperpanjang, Netizen Ngamuk

Netizen protes karena rekayasa lalu lintas One Way diperpanjang kembali oleh pemerintah dan kepolisian

Rekayasa Lalu Lintas One Way Diperpanjang, Netizen Ngamuk
Adi Hidayat

TRENOTO – Perpanjangan rekayasa lalu lintas One Way di jalan tol dinilai banyak merugikan banyak orang. Hal ini terlihat dari banyaknya netizen yang protes di kolom komentar akun Instagram @NMTC_Polri.

Protes tersebut tidak hanya dilayangkan pada salah satu feed saja melainkan beberapa postingan sekaligus. Mereka menilai bahwa perpanjangan rekayasa lalu lintas One Way hanya menguntungkan masyarakat Jakarta yang hendak balik tanpa memilikirkan pemudik dari arah barat ke timur.

Padahal menurut mereka kondisi lalu lintas di jalan tol sudah terbilang lengang seharusnya rekayasa lalu lintas cukup menggunakan strategi contraflow. Dengan demikian mobilitas masyarakat khususnya dari barat ke timur bisa lebih mudah dibanding sekarang.

Photo : Trenoto

“Katanya situasional tapi one way diperpanjang. Lihat itu tolnya lengang begitu, situasional gundulmu. Kami yang mudik anomali sudah ikuti jadwal rekayasa lalin eh tiba-tiba diperpanjang, tidak adil banget,” ungkap @Rizkariri.

Hal senada juga disampaikan oleh akun @Ipusptaa yang mengaku telah menyesuaikan keberangkatannya ke arah timur. Sayang kebijakan tiba-tiba berubah pukul 22.00 WIB dan menyebabkan dirinya harus menggunakan jalur pantura.

Baca juga : One Way di Jalan Tol Hambat Perjalanan Bus Hingga Batal Berangkat

“Saya korban prank bapak bapak ini ya, mantau Instagram dari kemarin dan sengaja berangkat jam 9 malem berharap pukul 24.00 oneway dihentikan, ternyata zonk. Baru di update jam 10an, thanks pak, waktu saya kebuang banyak karena harus lewat pantura,” ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan bahwa sistem One Way dari km 414 gerbang tol Kalikangkung hingga km 72 tol Jakarta Cikampek diperpanjang hingga Kamis (27/04) pukul 24.00 WIB. Kepolisian mengklaim bahwa pelaksanaannya bersifat situasional sesuai dengan diskresi kepolisian.

Photo : NTMC Polri

Namun bila pada periode perpanjangan kondisi lalu lintas di bawah ketentuan didukung oleh pantauan CCTV dan laporan petugas lapangan selama tiga jam berturut-turut maka rekayasa lalu lintas akan dihentikan.

Sementara bila arus lalu lintas dinilai masih padat pada tiga jam sebelum pengakhiran maka rekayasa bisa diperpanjang. Oleh karena itu para pengguna jalan diharapkan memantau informasi yang diberikan petugas di lapangan.


Terkini

komunitas
JMC Tuntaskan Touring 500 KM, Jelajahi Keindahan Lampung Selatan

JMC Tuntaskan Touring 500 KM, Jelajahi Keindahan Lampung Selatan

Komunitas JMC bersama Yamaha Indonesia baru saja menggelar touring jarak jauh dari Jakarta ke Lampung

mobil
BYD Atto 1

Spesifikasi BYD Atto 1 Terbaru, Harga Rp 199 Jutaan

BYD Atto 1 mendapatkan penyegaran dan tambahan fitur, lalu turut hadir varian anyar dengan harga Rp 199 juta

mobil
BYD Atto 1

Penjualan Meroket, BYD Sebut Minat Masyarakat ke EV Meningkat

BYD menilai kesadaran masyarakat terhadap kendaraan elektrifikasi atau EV mulai menunjukkan tren positif

otosport
MotoGP Catalunya 2026

Link Live Streaming MotoGP Catalunya 2026: Martin Siap Dominasi

Jorge Martin berpeluang melanjutkan tren positifnya dalam balapan MotoGP Catalunya 2026 akhir pekan ini

mobil
Hyundai

Hyundai Ajak Empat Orang Nonton Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat

Hyundai baru saja menggelar pengundian program FIFA World Cup 2026 Test Drive Campaign untuk periode April

mobil
Sung Kang, Maxdecal

Maxdecal Gandeng Sung Kang Bawa Indonesia ke Panggung Global

Apresiasi Sung Kang di RI, Maxdecal dukung kolaborasinya dengan Kemenekraf dan hadirkan art print spesial

motor
Omoway

Omoway Beri Subsidi Motor Pertamanya, Omo-X Dijual Rp 35 Jutaan

Omoway semakin siap meluncurkan produk pertamanya dengan subsidi mandiri untuk menggoda konsumen Indonesia

mobil
BYD Atto 1

BYD Atto 1 Versi Baru Meluncur, Ada Tambahan LiDAR

Di negara asalnya, BYD Atto 1 mendapatkan tambahan sensor LiDAR, jarak tempuh lebih jauh dan dua warna baru