Rekayasa Lalu Lintas One Way di Tol Trans Jawa Diperpanjang

Rekayasa lalu lintas One Way di tol Trans Jawa kembali diperpanjang kepolisian hingga tengah malam hari nanti

Rekayasa Lalu Lintas One Way di Tol Trans Jawa Diperpanjang
Adi Hidayat

TRENOTO – Penerapan rekayasa lalu lintas One Way dari KM 414 gerbang tol (GT) Kalikangkung hingga KM 72 tol Jakarta Cikampek diperpanjang hingga Rabu (26/04) pukul 24.00 WIB. Padahal skenario tersebut seharusnya sudah dihentikan pada Selasa (25/04) pukul 24.00 WIB.

Perpanjangan rekayasa lalu lintas diambil karena terpantau masih tingginya volume kendaraan yang melintas di tol Trans Jawa. Meski demikian bukan tidak mungkin aturan tersebut akan dihentikan lebih cepat dari jadwal bila ternyata kepadatan sudah mulai mencair.

“Namun bila pada periode perpanjangan tersebut kondisi lalu lintas dilihat dari Traffic Counting di bawah kententuan, pantauan CCTV dan laporan petugas di lapangan selama tiga jam berturut-turut maka rekayasa One Way dapat dihentikan sebelum jadwal yang ditentukan,” tulis Instagram @NTMC_Polri beberapa waktu lalu.

Photo : TrenOto

Demikian pula sebaliknya, bila kemacetan masih panjang maka perpanjangan bisa dilakukan kembali. Sehingga arus dari arah timur ke barat bisa terus berjalan tanpa gangguan.

“Sedangkan bila pada periode tiga jam sebelum jadwal pengakhiran masih terdapat peningkatan volume lalu lintas yang signifikan maka dimungkinkan terjadi penyeseuaian kembali pengakhiran rekayasa One Way,” tulis akun itu.

Mereka juga menyarankan pada para pemudik untuk memeriksa Google Maps sebelum melakukan perjalanan. Pasalnya aplikasi tersebut sudah mengikuti diskresi kepolisian sehingga dapat membantu masyarakat mendapatkan informasi secara akurat.

Baca juga : Ada One Way di Jalur Bandung - Cianjur, Cek Jalur Alternatifnya

Apa yang dilakukan oleh kepolisian ini pun mendapat beragam respon dari netizen. Mereka pun memberi beragam komentar di kolom komentar guna menyampaikan keberatan atas perpanjangan kebijakan.

Hal ini karena di jalan arteri juga mengalami kepadatan sehingga membuat perjalanan menjadi lebih panjang dari seharusnya. Mereka menyerukan agar rekayasa lalu lintas lebih mengutamakan contraflow ketimbang One Way.

Photo : NTMC Polri

Selain memperpanjang kebijakan satu arah di tol Trans Jawa, kepolisian juga melakukan beragam skenario lain guna melancarkan arus kendaraan. Salah satunya adalah dengan membuka beberapa tol baru secara fungsional.

Dengan demikian diharapkan konsentrasi kepadatan bisa terpecah sehingga arus lalu lintas bisa lebih cepat.


Terkini

news
Farizon V8E

Farizon Siap Terima Orderan Untuk MBG, Andalkan Van Listrik V8E

Farizon V8E dinilai cocok untuk memenuhi kebutuhan dapur SPPG guna menyalurkan MBG ke sekolah-sekolah

mobil
Smart #2

Smart #2 Siap Debut, Rival Air ev Racikan Geely dan Mercedes-Benz

Smart menghadirkan reinkarnasi dari ForTwo, kini bertenaga listrik dan memiliki tampilan yang lebih modern

motor
Presiden Prabowo Subianto

Kritik Pedas Prabowo Soal Motor Listrik Lokal yang Hanya Rebadged

Prabowo mendorong para produsen mengembangkan dan memproduksi motor listrik secara mandiri di Indonesia

mobil
Wuling Aira ev

10 Mobil Listrik Terlaris Juli 2026, Wuling Aira ev Moncer

Mobil listrik masih menunjukkan tren positif, model anyar seperti Wuling Aira ev catatkan wholesales tinggi

mobil
Suzuki XL7

Puluhan Suzuki XL7 Facelift Temui Konsumen Pertamanya

Suzuki XL7 Facelift yang baru diluncurkan beberapa pekan lalu, sudah mendapat ribuan pemesanan dari konsumen

mobil
Mobil listrik nasional

Prabowo Pastikan Mobil Listrik Nasional Mengaspal pada 2028

Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif

otosport
Fabio Quartararo

Terungkap Quartararo Ambil Keputusan Pergi dari Yamaha Sejak 2025

Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia

mobil
Farizon V8E

Farizon Investasi 50 Miliar Untuk Produksi V8E di Purwakarta

Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E