Menteri PU Ungkap Trans Jawa Jadi Kunci Lancarnya Mudik Lebaran
03 April 2026, 15:39 WIB
Arus mudik yang masih terjadi menyebabkan kemacetan, ada one way di jalur Bandung - Cianjur serta sistem buka tutup jalan
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Arus mudik masih terjadi hingga hari ini, Selasa (25/04). Banyak masyarakat yang masih ingin berkunjung ke rumah kerabat menyebabkan tingginya volume lalu lintas di jalur Bandung – Cianjur.
Kepadatan lalu lintas terjadi di jalur mudik Cianjur tepatnya yakni sepanjang Jalan Raya Bandung – Cianjur, mulai dari Jalan Raya Sukaluyu, Ciranjang dan Haurawangi. Macet total menyebabkan kendaraan harus berhenti dalam waktu cukup lama.
Untuk memecah arus kendaraan Polres Bandung kemudian melakukan rekayasa lalu lintas. Ada one way di jalur Bandung – Cianjur berlaku sistem buka tutup arah Bandung, dimulai dari Jalan Haurwangi atau bekas tol Citarum.
Antrean kendaraan sangat panjang dan sempat mencapai 12 kilometer. AKP Anaga Budiharso selaku Kasat Lantas Polres Cianjur memaparkan bahwa satu hari setelah Lebaran volume pemudik berbaur dengan warga Cianjur dan sekitarnya.
Dengan tujuan sama arus kendaraan terus meningkat. Ditambah lagi keberadaan pasasr tumpah sepanjang jalur Bandung – Cianjur juga membuat arus lalu lintas semakin terhambat.
“Untuk mengantisipasi macet total hingga berjam-jam, kami berkoordinasi dengan Polres Bandung Barat untuk memberlakukan sistem satu arah menjelang petang,” ujarnya.
Sebelumnya bahkan menjelang Senin malam antrean kendaraan semakin mengular. Sehingga petugas kepolisian mengarahkan masyarakat untuk menggunakan jalan alternatif.
Bagi pengguna jalan tujuan Cianjur dari arah Bandung diarahkan untuk melalui jalur Tunturunan, Jalan Raya Ciranjang atau Lingkar Timur di Jalan Raya Sukaluyu tembus Mande – Cianjur – Cipanas atau Cikalongkulon tembus Jonggol untuk pemudik dengan tujuan Bogor dan Jabodetabek.
Jalur alternatif Haurwangi – Sukaluyu tembus Jalan Raya Cibeber disarankan bagi pengguna jalan yang tujuannnya adalah Cianjur selatan ataupun Cianjur kota.
Tidak perlu khawatir lagi karena saat ini kelaikan jalan sudah dijamin serta dilengkapi lampu penerangan jalan.
Jalur alternatif lainnya yang tersedia adalah Cikalongkulon – Jonggol. Hanya saja tidak disarankan untuk dilewati saat malam hari, mengingat masih banyak area jalan yang tusak, minimnya lampu penerangan serta rawan terjadi longsor.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
03 April 2026, 15:39 WIB
27 Maret 2026, 11:00 WIB
26 Maret 2026, 15:00 WIB
26 Maret 2026, 09:00 WIB
25 Maret 2026, 17:40 WIB
Terkini
15 Mei 2026, 21:21 WIB
BYD menilai kesadaran masyarakat terhadap kendaraan elektrifikasi atau EV mulai menunjukkan tren positif
15 Mei 2026, 21:20 WIB
Jorge Martin berpeluang melanjutkan tren positifnya dalam balapan MotoGP Catalunya 2026 akhir pekan ini
14 Mei 2026, 20:18 WIB
Hyundai baru saja menggelar pengundian program FIFA World Cup 2026 Test Drive Campaign untuk periode April
14 Mei 2026, 14:52 WIB
Apresiasi Sung Kang di RI, Maxdecal dukung kolaborasinya dengan Kemenekraf dan hadirkan art print spesial
14 Mei 2026, 11:31 WIB
Omoway semakin siap meluncurkan produk pertamanya dengan subsidi mandiri untuk menggoda konsumen Indonesia
13 Mei 2026, 21:00 WIB
Di negara asalnya, BYD Atto 1 mendapatkan tambahan sensor LiDAR, jarak tempuh lebih jauh dan dua warna baru
13 Mei 2026, 20:00 WIB
Mobil listrik Chery QQ 3 EV makin dekat ke Indonesia, konsumen cukup menyiapkan booking fee Rp 5 juta
13 Mei 2026, 19:15 WIB
Changan yakin mobil hybrid REEV atau Range Extender Electric Vehicle banyak peminatnya di luar Jakarta