Simak Lokasi Pembatasan Angkutan Barang saat Nataru 2025-2026
18 Desember 2025, 15:00 WIB
Arus mudik yang masih terjadi menyebabkan kemacetan, ada one way di jalur Bandung - Cianjur serta sistem buka tutup jalan
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Arus mudik masih terjadi hingga hari ini, Selasa (25/04). Banyak masyarakat yang masih ingin berkunjung ke rumah kerabat menyebabkan tingginya volume lalu lintas di jalur Bandung – Cianjur.
Kepadatan lalu lintas terjadi di jalur mudik Cianjur tepatnya yakni sepanjang Jalan Raya Bandung – Cianjur, mulai dari Jalan Raya Sukaluyu, Ciranjang dan Haurawangi. Macet total menyebabkan kendaraan harus berhenti dalam waktu cukup lama.
Untuk memecah arus kendaraan Polres Bandung kemudian melakukan rekayasa lalu lintas. Ada one way di jalur Bandung – Cianjur berlaku sistem buka tutup arah Bandung, dimulai dari Jalan Haurwangi atau bekas tol Citarum.
Antrean kendaraan sangat panjang dan sempat mencapai 12 kilometer. AKP Anaga Budiharso selaku Kasat Lantas Polres Cianjur memaparkan bahwa satu hari setelah Lebaran volume pemudik berbaur dengan warga Cianjur dan sekitarnya.
Dengan tujuan sama arus kendaraan terus meningkat. Ditambah lagi keberadaan pasasr tumpah sepanjang jalur Bandung – Cianjur juga membuat arus lalu lintas semakin terhambat.
“Untuk mengantisipasi macet total hingga berjam-jam, kami berkoordinasi dengan Polres Bandung Barat untuk memberlakukan sistem satu arah menjelang petang,” ujarnya.
Sebelumnya bahkan menjelang Senin malam antrean kendaraan semakin mengular. Sehingga petugas kepolisian mengarahkan masyarakat untuk menggunakan jalan alternatif.
Bagi pengguna jalan tujuan Cianjur dari arah Bandung diarahkan untuk melalui jalur Tunturunan, Jalan Raya Ciranjang atau Lingkar Timur di Jalan Raya Sukaluyu tembus Mande – Cianjur – Cipanas atau Cikalongkulon tembus Jonggol untuk pemudik dengan tujuan Bogor dan Jabodetabek.
Jalur alternatif Haurwangi – Sukaluyu tembus Jalan Raya Cibeber disarankan bagi pengguna jalan yang tujuannnya adalah Cianjur selatan ataupun Cianjur kota.
Tidak perlu khawatir lagi karena saat ini kelaikan jalan sudah dijamin serta dilengkapi lampu penerangan jalan.
Jalur alternatif lainnya yang tersedia adalah Cikalongkulon – Jonggol. Hanya saja tidak disarankan untuk dilewati saat malam hari, mengingat masih banyak area jalan yang tusak, minimnya lampu penerangan serta rawan terjadi longsor.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
18 Desember 2025, 15:00 WIB
01 Oktober 2025, 21:00 WIB
18 April 2025, 14:56 WIB
15 April 2025, 09:00 WIB
12 April 2025, 16:00 WIB
Terkini
01 Januari 2026, 17:00 WIB
Sedan ramah lingkungan Xpeng P7+ mendapatkan pembaruan sebagai model global, akan dijual di 36 negara
01 Januari 2026, 15:00 WIB
Polda Metro Jaya ungkap setidaknya ada 227.6262 pelanggaran yang terjaring tilang ETLE Statis di Jakarta
01 Januari 2026, 13:00 WIB
MPV 7-seater Hyundai Stargazer Cartenz disulap jadi ambulans guna memudahkan proses evakuasi di Sumatera
01 Januari 2026, 11:12 WIB
Setelah tahun baru 2026 harga BBM di SPBU swasta, terkhusus RON 92 turun dengan besaran yang bervariasi
01 Januari 2026, 09:00 WIB
Kementerian Perindustrian ajukan insentif untuk otomotif pada Kementerian Keuangan dengan skema yang matang
01 Januari 2026, 07:00 WIB
Di awal tahun, Pertamina melakukan penyesuaian harga BBM terutama untuk Pertamax series di sejumlah wilayah
01 Januari 2026, 06:00 WIB
Agar memanjakan para pengendara di libur tahun baru, SIM keliling Bandung tetap dihadirkan pihak kepolisian
31 Desember 2025, 18:00 WIB
Mayoritasnya merupakan mobil baru asal Tiongkok, kemudian telah dibekali teknologi hybrid maupun EREV