Tiggo Cross CSH Terbakar di Bandung, Ternyata Begini Reaksi Chery
09 Juli 2026, 11:00 WIB
Polda Jabar terus berupaya untuk mengurangi kemacetan di area wisata, salah satunya dengan jalur alternatif di Puncak dan Bandung
Oleh Satrio Adhy
TRENOTO – Seluruh persiapan terus dilakukan oleh Ditlantas (Direktorat Lalu Lintas) Polda Jabar jelang malam pergantian tahun baru. Salah satunya di wilayah wisata Puncak, Bogor dan Kota Bandung.
Dirlantas Polda Jabar, Kombes Pol Romin Thoyib mengungkapkan telah menyiapkan rekayasa arus lalu lintas hingga personel di pos-pos pengamanan. Hal ini agar mengantisipasi kemacetan di dua wilayah tersebut.
Romin menuturkan arus lalu lintas seperti di Puncak, Pangandaran, Lembang, Ciwidey hingga pusat Kota Bandung diprediksi akan mengalami kepadatan saat malam pergantian tahun nanti. Karenanya dia menyusun segala skema agar tidak terjadi kepadatan.
“Puncak sudah punya pola dilaksanakan satu arah sepenggal ada ganjil genap di hari libur. Antisipasi seperti di arah Lembang juga Ciwidey, masyarakat nantinya diminta kerjasama agar jangan berpikir jalannya sendiri tapi harus pikirkan keselamatan bagi orang lain,” ujar Romin seperti dikutip dari laman NTMC, Rabu (28/12).
Untuk titik keramaian di Bandung, Romin menyebut sudah berkoordinasi dengan Satlantas Polrestabes Bandung agar menyiapkan anggotanya. Nantinya akan diminta mengurai kepadatan di kota kembang.
“Kepada pengendara tolong saat perjalanan perhatikan kesehatan dan keselamatan dirinya. Kedua perhatikan kendaraan siap jalan atau tidak, terus perhatikan peta digital sebelum macet siapkan biar lancar bagi dirinya serta bagi orang lain,” pungkasnya.
Di sisi lain Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Ibrahim Tompo mengatakan ada beberapa Jalur Alternatif di Puncak dan Bandung. Terutama di area wisata ada di sana.
“Arus-arus dilalui menuju area wisata juga sudah dipersiapkan alternatif untuk mengubah arus lalu lintas, tetapi pengalihannya disesuaikan dengan kondisi kepadatan yang terjadi saat nantinya,” ungkapnya.
Tak hanya itu, pihaknya meminta kepada para pengelola wisata agar menyiapkan kantong parkir. Dengan begitu pengendara bisa memarkirkan mobil serta motornya di tempat seharusnya.
“Kemudian kita berkoordinasi sama pihak pengelola daerah wisata untuk mempersiapkan juga memperbanyak kantong-kantong parkirnya sehingga bisa memuat lebih banyak dan bisa mengatur pengunjung yang datang agar meminimalkan kepadatan arus lalu lintas,” Ibrahim menutup perkataanya.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
09 Juli 2026, 11:00 WIB
30 Januari 2026, 14:00 WIB
23 Januari 2026, 14:00 WIB
16 Januari 2026, 14:00 WIB
09 Januari 2026, 14:00 WIB
Terkini
17 Juli 2026, 18:00 WIB
Diler perdana Leapmotor dibuka di kawasan PIK, gabung deretan grup brand Stellantis lain seperti Citroen
17 Juli 2026, 16:23 WIB
PUBG Mobile menjalin kerja sama dengan Ferrari dan Scuderia Ferrari HP, tawarkan pengalaman baru buat pemain
17 Juli 2026, 09:00 WIB
Selama PRJ 2026 Wahana mencatatkan penjualan positif, sebab ada 6.500 motor Honda yang terpesan di sana
17 Juli 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta merupakan salah satu sistem andalan pemerintah Ibu Kota dalam mengurangi kemacetan
17 Juli 2026, 06:00 WIB
Sebelum akhir pekan, SIM keliling Bandung menjadi opsi terbaik untuk mengurus masa berlaku dokumen berkendara
17 Juli 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta masih tersedia di lima tempat berbeda hari ini sebelum akhir pekan, simak informasinya
16 Juli 2026, 22:00 WIB
MG ZS Hybrid+ hadir kembali di Indonesia dengan mengusung berbagai teknologi baru terutama keselamatan
16 Juli 2026, 21:00 WIB
KLHN 2026 menjadi wadah para tenaga kerja Honda untuk pengembangan diri dalam melayani para pelanggan