Changan Resmikan 3 Diler Sekaligus, Mudahkan Akses Buat Pelanggan
03 Februari 2026, 21:00 WIB
Gagang pintu mobil rata bodi dioperasikan secara elektrik, berpeluang menyulitkan evakuasi saat kecelakaan
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Door handle atau gagang pintu mobil bergaya flush alias rata bodi semakin populer digunakan oleh banyak pabrikan.
Beragam mobil keluaran baru menggunakan door handle flush karena menambah nuansa elegan mobil dan membuat eksterior terlihat minimalis.
Gagang pintu tersebut dioperasikan secara elektrik dan bisa dibuat tersembunyi atau rata bodi mobil ketika kendaraan dalam kondisi aktif.
Namun ternyata hal tersebut juga menuai kontra dari beberapa pihak. Di Cina, pemerintah berencana melarang penggunaan gagang pintu flush pada Juli 2027.
“Berarti kendaraan baru yang dijual di Cina setelah waktu tersebut tidak akan lagi menggunakannya,” tulis laporan Carnewschina, dikutip beberapa waktu lalu.
Menanggapi hal tersebut, pengamat menyorot gagang pintu elektrik model flush berpeluang tidak dapat dioperasikan ketika mobil mengalami masalah.
Meskipun kasus serupa belum ditemukan di Indonesia, tetap ada bahaya laten yang patut jadi perhatian.
Mengingat sejumlah mobil keluaran terkini yang dipasarkan di dalam negeri sudah pakai gagang pintu bergaya flush.
“Dibutuhkan tenaga listrik untuk mengoperasikannya. Sehingga ketika pada kondisi kecelakaan, sistem kelistrikan dan mekanisme bisa terganggu dan tidak berfungsi,” kata Bebin Djuana, pengamat otomotif saat dihubungi KatadataOTO belum lama ini.
Memang tidak dapat dipungkiri, door handle flush atau tersembunyi dan rata dengan bodi mobil menjadi populer karena desain menarik.
Tetapi pengamat menilai hal ini berpeluang merepotkan apabila kendaraan terlibat dalam insiden seperti tabrakan atau kebakaran.
"Sangat berbahaya dalam hal evakuasi pengemudi dan penumpang kendaraan," kata Bebin.
Di sisi lain, tiap manufaktur yang menggunakan door handle flush diyakini telah melakukan riset dan studi terlebih dulu.
Sehingga harapannya tidak mempersulit faktor keselamatan dan keamanan para pengguna kendaraan ketika terlibat kecelakaan.
“Yang disebutkan tadi adalah kemungkinan, walaupun belum tentu terjadi,” tegas dia.
Data dari China Insurance Automotive Safety Index atau C-IASE mengungkapkan, uji tabrak dilakukan pada beberapa kendaraan dengan gagang pintu elektronik.
Tingkat keberhasilan pintu terbuka ketika mendapatkan benturan dari samping adalah 67 persen, sementara gagang pintu konvensional 98 persen.
Selisih tingkat keberhasilan itu tentu patut menjadi perhatian berbagai pihak di sektor otomotif.
Di samping itu, Asosiasi Konsumen di Cina mencatat adanya peningkatan keluhan sebanyak 132 persen soal kasus jari anak-anak terjepit gagang pintu flush di 2024.
Apabila kebijakan tersebut diterapkan, bisa dibilang akan ada perubahan bahasa desain dari berbagai manufaktur otomotif Cina.
Namun sejauh ini di Indonesia belum ada regulasi serupa yang mengatur soal pemakaian desain gagang pintu mobil.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
03 Februari 2026, 21:00 WIB
02 Februari 2026, 12:00 WIB
29 Januari 2026, 11:00 WIB
27 Januari 2026, 16:00 WIB
26 Januari 2026, 10:00 WIB
Terkini
03 Februari 2026, 21:00 WIB
Changan resmikan tiga diler yang tersebar di Jakarta dan Tangerang untuk mudahkan pelanggan melakukan pembelian
03 Februari 2026, 20:41 WIB
Pelanggan mobil listrik Aletra bisa menikmati layanan after sales memadai di sejumlah outlet Geely di Indonesia
03 Februari 2026, 18:00 WIB
Belum dikirim ke pelanggan, mobil PHEV Lepas L8 jadi sorotan karena insiden CV Joint patah belum lama ini
03 Februari 2026, 17:00 WIB
Tingginya penggunaan mobil listrik di Indonesia, mendorong Massiv meluncurkan aki khusus EV di Indonesia
03 Februari 2026, 16:00 WIB
Meskipun belum ada kesepakatan, Fabio Quartararo tak menampik Honda jadi salah satu tim yang dia pertimbangkan
03 Februari 2026, 15:00 WIB
Merek mobil mewah seperti Mercedes-Benz menilai konsumen tunda pembelian karena ketidakstabilan ekonomi
03 Februari 2026, 14:00 WIB
Di awal Februari 2026, harga motor matic murah terpantau stabil tidak mengalami kenaikan seperti di Januari
03 Februari 2026, 13:00 WIB
Jetour T2 dilalap si jago merah akibat menghantam pembatas jalan di tol Jagorawi KM 31 pada Minggu (01/02)