Merek Mobil Terlaris Juli 2026: Mitsubishi Kembali ke Tiga Besar
13 Agustus 2026, 18:54 WIB
Gagang pintu mobil rata bodi dioperasikan secara elektrik, berpeluang menyulitkan evakuasi saat kecelakaan
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Door handle atau gagang pintu mobil bergaya flush alias rata bodi semakin populer digunakan oleh banyak pabrikan.
Beragam mobil keluaran baru menggunakan door handle flush karena menambah nuansa elegan mobil dan membuat eksterior terlihat minimalis.
Gagang pintu tersebut dioperasikan secara elektrik dan bisa dibuat tersembunyi atau rata bodi mobil ketika kendaraan dalam kondisi aktif.
Namun ternyata hal tersebut juga menuai kontra dari beberapa pihak. Di Cina, pemerintah berencana melarang penggunaan gagang pintu flush pada Juli 2027.
“Berarti kendaraan baru yang dijual di Cina setelah waktu tersebut tidak akan lagi menggunakannya,” tulis laporan Carnewschina, dikutip beberapa waktu lalu.
Menanggapi hal tersebut, pengamat menyorot gagang pintu elektrik model flush berpeluang tidak dapat dioperasikan ketika mobil mengalami masalah.
Meskipun kasus serupa belum ditemukan di Indonesia, tetap ada bahaya laten yang patut jadi perhatian.
Mengingat sejumlah mobil keluaran terkini yang dipasarkan di dalam negeri sudah pakai gagang pintu bergaya flush.
“Dibutuhkan tenaga listrik untuk mengoperasikannya. Sehingga ketika pada kondisi kecelakaan, sistem kelistrikan dan mekanisme bisa terganggu dan tidak berfungsi,” kata Bebin Djuana, pengamat otomotif saat dihubungi KatadataOTO belum lama ini.
Memang tidak dapat dipungkiri, door handle flush atau tersembunyi dan rata dengan bodi mobil menjadi populer karena desain menarik.
Tetapi pengamat menilai hal ini berpeluang merepotkan apabila kendaraan terlibat dalam insiden seperti tabrakan atau kebakaran.
"Sangat berbahaya dalam hal evakuasi pengemudi dan penumpang kendaraan," kata Bebin.
Di sisi lain, tiap manufaktur yang menggunakan door handle flush diyakini telah melakukan riset dan studi terlebih dulu.
Sehingga harapannya tidak mempersulit faktor keselamatan dan keamanan para pengguna kendaraan ketika terlibat kecelakaan.
“Yang disebutkan tadi adalah kemungkinan, walaupun belum tentu terjadi,” tegas dia.
Data dari China Insurance Automotive Safety Index atau C-IASE mengungkapkan, uji tabrak dilakukan pada beberapa kendaraan dengan gagang pintu elektronik.
Tingkat keberhasilan pintu terbuka ketika mendapatkan benturan dari samping adalah 67 persen, sementara gagang pintu konvensional 98 persen.
Selisih tingkat keberhasilan itu tentu patut menjadi perhatian berbagai pihak di sektor otomotif.
Di samping itu, Asosiasi Konsumen di Cina mencatat adanya peningkatan keluhan sebanyak 132 persen soal kasus jari anak-anak terjepit gagang pintu flush di 2024.
Apabila kebijakan tersebut diterapkan, bisa dibilang akan ada perubahan bahasa desain dari berbagai manufaktur otomotif Cina.
Namun sejauh ini di Indonesia belum ada regulasi serupa yang mengatur soal pemakaian desain gagang pintu mobil.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
13 Agustus 2026, 18:54 WIB
12 Agustus 2026, 14:50 WIB
05 Agustus 2026, 18:00 WIB
28 Juli 2026, 22:44 WIB
25 Juli 2026, 22:43 WIB
Terkini
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
Motor listrik nasional baru saja diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan menggandeng Indika
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta hari ini masih ada 26 titik yang membatasi mobil pribadi dengan pelat nomor sesuai tanggal
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan dan tersedia di lima lokasi berbeda
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Sebelum akhir pekan SIM keliling Bandung hadir di dua lokasi berbeda agar lebih mudah ditemukan masyarakat