Kenaikan Penjualan Mobil Bukan Indikator Pulihnya Ekonomi RI
28 Maret 2026, 11:00 WIB
Gagang pintu mobil rata bodi dioperasikan secara elektrik, berpeluang menyulitkan evakuasi saat kecelakaan
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Door handle atau gagang pintu mobil bergaya flush alias rata bodi semakin populer digunakan oleh banyak pabrikan.
Beragam mobil keluaran baru menggunakan door handle flush karena menambah nuansa elegan mobil dan membuat eksterior terlihat minimalis.
Gagang pintu tersebut dioperasikan secara elektrik dan bisa dibuat tersembunyi atau rata bodi mobil ketika kendaraan dalam kondisi aktif.
Namun ternyata hal tersebut juga menuai kontra dari beberapa pihak. Di Cina, pemerintah berencana melarang penggunaan gagang pintu flush pada Juli 2027.
“Berarti kendaraan baru yang dijual di Cina setelah waktu tersebut tidak akan lagi menggunakannya,” tulis laporan Carnewschina, dikutip beberapa waktu lalu.
Menanggapi hal tersebut, pengamat menyorot gagang pintu elektrik model flush berpeluang tidak dapat dioperasikan ketika mobil mengalami masalah.
Meskipun kasus serupa belum ditemukan di Indonesia, tetap ada bahaya laten yang patut jadi perhatian.
Mengingat sejumlah mobil keluaran terkini yang dipasarkan di dalam negeri sudah pakai gagang pintu bergaya flush.
“Dibutuhkan tenaga listrik untuk mengoperasikannya. Sehingga ketika pada kondisi kecelakaan, sistem kelistrikan dan mekanisme bisa terganggu dan tidak berfungsi,” kata Bebin Djuana, pengamat otomotif saat dihubungi KatadataOTO belum lama ini.
Memang tidak dapat dipungkiri, door handle flush atau tersembunyi dan rata dengan bodi mobil menjadi populer karena desain menarik.
Tetapi pengamat menilai hal ini berpeluang merepotkan apabila kendaraan terlibat dalam insiden seperti tabrakan atau kebakaran.
"Sangat berbahaya dalam hal evakuasi pengemudi dan penumpang kendaraan," kata Bebin.
Di sisi lain, tiap manufaktur yang menggunakan door handle flush diyakini telah melakukan riset dan studi terlebih dulu.
Sehingga harapannya tidak mempersulit faktor keselamatan dan keamanan para pengguna kendaraan ketika terlibat kecelakaan.
“Yang disebutkan tadi adalah kemungkinan, walaupun belum tentu terjadi,” tegas dia.
Data dari China Insurance Automotive Safety Index atau C-IASE mengungkapkan, uji tabrak dilakukan pada beberapa kendaraan dengan gagang pintu elektronik.
Tingkat keberhasilan pintu terbuka ketika mendapatkan benturan dari samping adalah 67 persen, sementara gagang pintu konvensional 98 persen.
Selisih tingkat keberhasilan itu tentu patut menjadi perhatian berbagai pihak di sektor otomotif.
Di samping itu, Asosiasi Konsumen di Cina mencatat adanya peningkatan keluhan sebanyak 132 persen soal kasus jari anak-anak terjepit gagang pintu flush di 2024.
Apabila kebijakan tersebut diterapkan, bisa dibilang akan ada perubahan bahasa desain dari berbagai manufaktur otomotif Cina.
Namun sejauh ini di Indonesia belum ada regulasi serupa yang mengatur soal pemakaian desain gagang pintu mobil.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
28 Maret 2026, 11:00 WIB
27 Maret 2026, 09:00 WIB
19 Maret 2026, 09:00 WIB
17 Maret 2026, 09:00 WIB
17 Maret 2026, 07:00 WIB
Terkini
29 Maret 2026, 04:07 WIB
Jorge Martin sukses menundukkan Francesco Bagnaia pada lap terakhir sprint race MotoGP Amerika 2026 di COTA
28 Maret 2026, 13:00 WIB
Geely berhasil mencatat angka penjualan yang tinggi di awal 2026 berkat kedua modelnya yaitu EX5 dan EX2
28 Maret 2026, 11:00 WIB
Penjualan mobil di RI menorehkan capaian positif, tetapi masih banyak tantangan perlu dihadapi tahun ini
28 Maret 2026, 07:33 WIB
Pada akhir Maret 2026 beberapa harga motor bebek cukup stabil, hanya TVS yang melakukan penyesuaian banderol
27 Maret 2026, 20:00 WIB
Nio Firefly akan mengisi kelas yang sama dengan salah satu calon mobil listrik baru di RI, Honda Super One
27 Maret 2026, 17:53 WIB
Marc Marquez memiliki peluang besar dan modal penting dalam menjalani MotoGP Amerika 2026 di akhir pekan
27 Maret 2026, 15:00 WIB
2,3 juta kendaraan diklaim sudah kembali ke Ibu Kota dan jumlahnya akan terus meningkat jelang akhir pekan
27 Maret 2026, 11:00 WIB
One way lokal di tol Trans Jawa mulai dilaksanakan guna kurangi kemacetan lalu lintas yang terjadi sejak pagi