Pertolongan Pertama Mobil Kena Banjir, Jangan Lakukan Hal Ini
08 Desember 2025, 17:00 WIB
Gagang pintu mobil rata bodi dioperasikan secara elektrik, berpeluang menyulitkan evakuasi saat kecelakaan
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Door handle atau gagang pintu mobil bergaya flush alias rata bodi semakin populer digunakan oleh banyak pabrikan.
Beragam mobil keluaran baru menggunakan door handle flush karena menambah nuansa elegan mobil dan membuat eksterior terlihat minimalis.
Gagang pintu tersebut dioperasikan secara elektrik dan bisa dibuat tersembunyi atau rata bodi mobil ketika kendaraan dalam kondisi aktif.
Namun ternyata hal tersebut juga menuai kontra dari beberapa pihak. Di Cina, pemerintah berencana melarang penggunaan gagang pintu flush pada Juli 2027.
“Berarti kendaraan baru yang dijual di Cina setelah waktu tersebut tidak akan lagi menggunakannya,” tulis laporan Carnewschina, dikutip beberapa waktu lalu.
Menanggapi hal tersebut, pengamat menyorot gagang pintu elektrik model flush berpeluang tidak dapat dioperasikan ketika mobil mengalami masalah.
Meskipun kasus serupa belum ditemukan di Indonesia, tetap ada bahaya laten yang patut jadi perhatian.
Mengingat sejumlah mobil keluaran terkini yang dipasarkan di dalam negeri sudah pakai gagang pintu bergaya flush.
“Dibutuhkan tenaga listrik untuk mengoperasikannya. Sehingga ketika pada kondisi kecelakaan, sistem kelistrikan dan mekanisme bisa terganggu dan tidak berfungsi,” kata Bebin Djuana, pengamat otomotif saat dihubungi KatadataOTO belum lama ini.
Memang tidak dapat dipungkiri, door handle flush atau tersembunyi dan rata dengan bodi mobil menjadi populer karena desain menarik.
Tetapi pengamat menilai hal ini berpeluang merepotkan apabila kendaraan terlibat dalam insiden seperti tabrakan atau kebakaran.
"Sangat berbahaya dalam hal evakuasi pengemudi dan penumpang kendaraan," kata Bebin.
Di sisi lain, tiap manufaktur yang menggunakan door handle flush diyakini telah melakukan riset dan studi terlebih dulu.
Sehingga harapannya tidak mempersulit faktor keselamatan dan keamanan para pengguna kendaraan ketika terlibat kecelakaan.
“Yang disebutkan tadi adalah kemungkinan, walaupun belum tentu terjadi,” tegas dia.
Data dari China Insurance Automotive Safety Index atau C-IASE mengungkapkan, uji tabrak dilakukan pada beberapa kendaraan dengan gagang pintu elektronik.
Tingkat keberhasilan pintu terbuka ketika mendapatkan benturan dari samping adalah 67 persen, sementara gagang pintu konvensional 98 persen.
Selisih tingkat keberhasilan itu tentu patut menjadi perhatian berbagai pihak di sektor otomotif.
Di samping itu, Asosiasi Konsumen di Cina mencatat adanya peningkatan keluhan sebanyak 132 persen soal kasus jari anak-anak terjepit gagang pintu flush di 2024.
Apabila kebijakan tersebut diterapkan, bisa dibilang akan ada perubahan bahasa desain dari berbagai manufaktur otomotif Cina.
Namun sejauh ini di Indonesia belum ada regulasi serupa yang mengatur soal pemakaian desain gagang pintu mobil.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
08 Desember 2025, 17:00 WIB
08 Desember 2025, 08:00 WIB
07 Desember 2025, 15:00 WIB
06 Desember 2025, 21:00 WIB
05 Desember 2025, 20:05 WIB
Terkini
12 Desember 2025, 14:00 WIB
Ada dua ruas jalan yang diberlakukan, simak informasi lengkap ganjil genap Puncak Bogor mulai siang ini
12 Desember 2025, 13:08 WIB
Dua orang matel tewas dikeroyok di Kalibata, Jakarta Selatan saat berusaha menagih utang kredit kendaraan
12 Desember 2025, 12:00 WIB
Changan Nevo Q07 merupakan model EREV yang berpeluang dikembangkan jadi 7-seater untuk pasar Indonesia
12 Desember 2025, 11:00 WIB
Kementerian ESDM membuka opsi menambah kuota impor BBM Shell, BP AKR dan Vivo sebesar 10 persen pada 2026
12 Desember 2025, 10:00 WIB
Distribusi LMPV dari pabrik ke diler menunjukkan penurunan tipis, namun beberapa model alami peningkatan
12 Desember 2025, 09:00 WIB
Mitsubishi Fuso percaya diri menghadapi kondisi pasar di tahun depan meski diprediksi masih akan menantang
12 Desember 2025, 08:00 WIB
Polytron mengakui bahwa pihaknya sudah menerima kasus dimana baterai motor rusak dan harus dilakukan perbaikan
12 Desember 2025, 07:00 WIB
Banyaknya pelanggan yang touring membuat Polytron mengembangkan portable fast charging untuk mudahkan pengisian daya