Motul Perkenalkan Pelumas 2T Formula dan Tampilan Terbaru
07 Juni 2026, 20:47 WIB
Motor yang terendam banjir Sumatera dan Malang berisiko terjadi kerusakan jika tidak ditangani secara benar
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Tanah Sumatera sebagian tengah dilanda banjir bandang. Air menyapu hampir ratusan desa yang ada.
Membuat masyarakat cukup menderita, apalagi barang-barang hingga nyawa hilang terseret air.
Kemudian banjir Sumatera Barat dan Utara turut merendam ratusan motor maupun mobil milik masyarakat.
Hal yang hampir serupa turut terjadi di Malang, Jawa Timur. Air meluap di beberapa wilayah permukiman penduduk.
Terutama di Kelurahan Purwantoro yang berbatasan dengan Kelurahan Lowokwaru. Kemudian juga Kelurahan Purwodadi serta Blimbing.
Menurut BPBD Kota Malang, banjir kali ini dipicu hujan berintensitas lebat sejak Kamis (04/12) siang.
Hal itu memicu meningkatnya debit air pada drainase serta sungai, di beberapa wilayah Kota Malang.
Bencana alam yang melanda di beberapa kota di atas tentu merugikan banyak masyarakat.
Apalagi banyak kendaraan roda dua serta empat yang terdampak, terendam air dalam waktu lama.
Nah untuk itu, tidak boleh asal dalam menangani kendaraan yang terendam banjir di Sumatera maupun Malang.
Disarankan agar tidak langsung menyalakan motor setelah terendam banjir. Sebab dapat merusak beberapa bagian kendaraan.
"Air yang masuk ke mesin dapat mengubah karakteristik pelumas secara signifikan," ungkap Tri Purwanto, Technical Specialist Pertamina Lubricants melalui keterangan resmi, Jumat (05/12).
Tri menjelaskan, air di ruang bakar bakal membuat pelumas tidak bisa lagi melindungi komponen jantung mekanis dari gesekan.
Jika situasi itu dibiarkan, maka berisiko menimbulkan keausan komponen dan menurunkan performa mesin.
Selanjutnya dapat meningkatkan risiko kerusakan serius, termasuk korosi pada bagian mesin motor.
"Oli yang tercampur air harus segera dikuras atau dilakukan flushing, untuk memastikan tidak ada sisa air di dalam mesin sebelum diisi oli baru," lanjut Tri.
Lebih jauh disebutkan bahwa pelumas yang tercampur air biasanya berwarna cokelat. Kemudian juga berbusa, mirip seperti susu.
Oleh sebab itu tidak boleh sembarangan menangani motor terendam banjir. Jangan sampai malah menimbulkan kerusakan serius.
"Harus benar-benar kering sebelum motor dinyalakan," pungkas Tri.
Terakhir, pemilik kendaraan juga wajib memeriksa sistem kelistrikan. Terutama kabel maupun soket-soket.
Bila air dibiarkan di sistem kelistrikan, maka sangat berisiko terjadi kebakaran.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
07 Juni 2026, 20:47 WIB
26 Mei 2026, 15:38 WIB
26 Mei 2026, 15:37 WIB
12 Mei 2026, 19:21 WIB
15 April 2026, 18:00 WIB
Terkini
10 Juni 2026, 15:00 WIB
Honda menghadapi tantangan, terdepak dari lima besar merek mobil terlaris Mei 2026 secara wholesales
10 Juni 2026, 14:57 WIB
Sejumlah SPBU swasta melakukan penyesuaian harga BBM RON 92 serta 95, kebijakan ini berlaku mulai Rabu (10/06)
10 Juni 2026, 13:00 WIB
Konsumen disebut melakukan penundaan pembelian imbas ketidakpastian ekonomi, penjualan mobil terdampak
10 Juni 2026, 11:00 WIB
BYD kembali memantik pembicaraan soal keterlibatannya di ajang balap bergengsi Formula 1 pasca GP Monako
10 Juni 2026, 09:00 WIB
Massimo Rivola menilai kalau Jorge Martin tidak seharusnya melakukan kesalahan yang membuat kecelakaan
10 Juni 2026, 07:00 WIB
Pertamina Patra Niaga melakukan penyesuaian harga bbm non-subsidi, mulai dari Pertamax hingga Green 95
10 Juni 2026, 06:00 WIB
Kepolisian hari ini menghadirkan SIM keliling Bandung di dua tempat, hal ini agar memaksimalkan pelayanan
10 Juni 2026, 06:00 WIB
Perpanjangan masa berlaku SIM bisa dilakukan dengan mudah di fasilitas SIM keliling Jakarta, simak lokasinya