Cara Komunitas Motor Habiskan Waktu Malam Tahun Baru 2026
09 Januari 2026, 19:00 WIB
Motor yang terendam banjir Sumatera dan Malang berisiko terjadi kerusakan jika tidak ditangani secara benar
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Tanah Sumatera sebagian tengah dilanda banjir bandang. Air menyapu hampir ratusan desa yang ada.
Membuat masyarakat cukup menderita, apalagi barang-barang hingga nyawa hilang terseret air.
Kemudian banjir Sumatera Barat dan Utara turut merendam ratusan motor maupun mobil milik masyarakat.
Hal yang hampir serupa turut terjadi di Malang, Jawa Timur. Air meluap di beberapa wilayah permukiman penduduk.
Terutama di Kelurahan Purwantoro yang berbatasan dengan Kelurahan Lowokwaru. Kemudian juga Kelurahan Purwodadi serta Blimbing.
Menurut BPBD Kota Malang, banjir kali ini dipicu hujan berintensitas lebat sejak Kamis (04/12) siang.
Hal itu memicu meningkatnya debit air pada drainase serta sungai, di beberapa wilayah Kota Malang.
Bencana alam yang melanda di beberapa kota di atas tentu merugikan banyak masyarakat.
Apalagi banyak kendaraan roda dua serta empat yang terdampak, terendam air dalam waktu lama.
Nah untuk itu, tidak boleh asal dalam menangani kendaraan yang terendam banjir di Sumatera maupun Malang.
Disarankan agar tidak langsung menyalakan motor setelah terendam banjir. Sebab dapat merusak beberapa bagian kendaraan.
"Air yang masuk ke mesin dapat mengubah karakteristik pelumas secara signifikan," ungkap Tri Purwanto, Technical Specialist Pertamina Lubricants melalui keterangan resmi, Jumat (05/12).
Tri menjelaskan, air di ruang bakar bakal membuat pelumas tidak bisa lagi melindungi komponen jantung mekanis dari gesekan.
Jika situasi itu dibiarkan, maka berisiko menimbulkan keausan komponen dan menurunkan performa mesin.
Selanjutnya dapat meningkatkan risiko kerusakan serius, termasuk korosi pada bagian mesin motor.
"Oli yang tercampur air harus segera dikuras atau dilakukan flushing, untuk memastikan tidak ada sisa air di dalam mesin sebelum diisi oli baru," lanjut Tri.
Lebih jauh disebutkan bahwa pelumas yang tercampur air biasanya berwarna cokelat. Kemudian juga berbusa, mirip seperti susu.
Oleh sebab itu tidak boleh sembarangan menangani motor terendam banjir. Jangan sampai malah menimbulkan kerusakan serius.
"Harus benar-benar kering sebelum motor dinyalakan," pungkas Tri.
Terakhir, pemilik kendaraan juga wajib memeriksa sistem kelistrikan. Terutama kabel maupun soket-soket.
Bila air dibiarkan di sistem kelistrikan, maka sangat berisiko terjadi kebakaran.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
09 Januari 2026, 19:00 WIB
07 Januari 2026, 10:00 WIB
06 Januari 2026, 09:00 WIB
05 Januari 2026, 19:40 WIB
04 Januari 2026, 13:00 WIB
Terkini
25 Januari 2026, 11:00 WIB
Untuk pertama kalinya di Indonesia Chery akan meluncurkan mobil diesel yang rencananya hadir di segmen niaga
25 Januari 2026, 09:00 WIB
Meski akan ada banyak rintangan, AISI menargetkan 6,7 juta unit motor baru bisa terjual sepanjang 2026
25 Januari 2026, 07:00 WIB
Menjelang akhir Januari hampir semua harga LCGC mengalami kenaikan, Honda Brio Satya tipe tertinggi Rp 4 juta
24 Januari 2026, 17:00 WIB
Jaecoo Indonesia meminta maaf atas lamanya pengiriman unit J5 EV yang pesanannya lebih tinggi dari perhitungan awal
24 Januari 2026, 15:00 WIB
Farizon SV hadir di Indonesia dan siap menantang Toyota Hiace di bidang transportasi perkotaan Tanah Air
24 Januari 2026, 13:00 WIB
Jaecoo ingin para konsumen di Indonesia tidak merasa berat ketika ingin membeli mobil listrik mereka di 2026
24 Januari 2026, 11:17 WIB
Yamaha Fazzio Hybrid tampil lebih segar di awal 2026 dengan diberikan warna maupun grafis baru di seluruh tipe
24 Januari 2026, 09:00 WIB
Guna meningkatkan TKDN, Aletra akan memperbanyak aktivitas pabrik terkhusus prosedur perakitan baterai