Adira Finance Raup Laba Bersih Rp 1,5 Triliun pada 2025
05 Maret 2026, 12:00 WIB
Terdapat diskon PPnBM di 2021, Adira Finance berhasil mencatatkan pembiayaan baru Rp25,9 triliun atau naik 39 persen
Oleh Dian Tami Kosasih
TRENOTO – Sejalan dengan pertumbuhan penjualan kendaraan bermotor di 2021 karena diskon PPnBM, Adira Finance berhasil mencatatkan pembiayaan baru sebesar Rp25,9 triliun atau naik 39 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
"Ini didukung subsidi PPnBM dari pemerintah yang critical buat sektor otomotif," kata Hafid Hadeli, Presiden Direktur Adira Finance.
Sementara itu, piutang pembiayaan yang dikelola perusahaan masih mengalami penurunan 8 persen menjadi Rp 40,4 triliun di 2021. Penurunan ini terjadi karena rundown portfolio yang lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan pembiayaan baru seperti pra Covid-19.
“Pada November 2021, Adira Finance telah meluncurkan Adiraku 2.0, yaitu versi terbaru dari aplikasi mobile adiraku. Telah dilengkapi berbagai pengembangan fitur menarik, aplikasi ini diharapkan mampu mempermudah akses layanan,” ujar Hafid.
Sepanjang 2021, perusahaan juga memberikan restrukturisasi kepada nasabah yang terdampak oleh pandemi Covid-19. Hingga Desember 2021, jumlah kumulatif nasabah yang pinjamannya telah direstrukturisasi mencapai Rp19 triliun, sementara akun dalam periode penundaan pembayaran angsuran hanya sebesar Rp34 miliar.
Sampai Desember 2021, Rasio gross NPL konsolidasi berada di angka 2,3 persen atau mengalami penurunan dibandingkan September 2021 sebesar 3,2 persen. Hal ini terjadi karena aktivitas ekonomi mengalami perbaikan.
Dari sisi keuangan, perusahaan membukukan pendapatan bunga sebesar Rp8,8 triliun atau turun 15 persen secara year on year. Sementara itu, beban bunga juga mengalami penurunan 26 persen untuk periode yang sama, menjadi Rp3,2 triliun.
Hasilnya, pendapatan bunga bersih berada di angka Rp5,6 triliun atau turun 7 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara margin bunga bersih meningkat menjadi 13,5 persen dari 12 persen pada 2020.
Beban operasional perusahaan naik 7 persen menjadi Rp3,7 triliun, sementara cost of credit menurun 29 persen menjadi Rp1,4 triliun pada periode yang sama. Secara keseluruhan, laba bersih (NPAT) perusahaan setelah pajak yang dibukukan naik 18,2 persen menjadi Rp 1,2 triliun sepanjang 2021.
Return on Asset (ROA) dan Return on Equity (ROE) perusahaan mengalami peningkatan 4,7 persen dan 14,7 persen dari sebelumnya 3,1 persen serta 13,3 persen di 2020.
Sepanjang 2021, Adira Finance memiliki ketersediaan likuiditas cukup untuk melunasi seluruh kewajiban keuangannya dan mendanai kebutuhan bisnis melalui penerimaan angsuran dari nasabah dan fasilitas sumber pendanaan yang tersedia.
Perusahaan juga melakukan diversifikasi sumber pendanaannya melalui dukungan pembiayaan bersama dengan perusahaan induknya, Bank Danamon dan pinjaman eksternal. Pada Desember 2021, pembiayaan bersama mewakili 47 persen dari piutang yang dikelola.
Sementara itu, total pinjaman eksternal perusahaan turun 34,8 persen menjadi Rp10,9 triliun, terdiri dari pinjaman bank (luar negeri dan dalam negeri) serta obligasi.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
05 Maret 2026, 12:00 WIB
04 November 2025, 19:00 WIB
02 September 2025, 09:00 WIB
26 Juli 2025, 07:00 WIB
25 Juni 2025, 22:00 WIB
Terkini
02 April 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta kembali diterapkan di Ibu Kota untuk pastikan kelancaran arus lalu lintas di jam sibuk
02 April 2026, 06:00 WIB
Mengurus dokumen berkendara bisa dengan mudah, salah satunya dengan mendatangi SIM keliling Bandung hari ini
02 April 2026, 06:00 WIB
Perpanjangan masa berlaku kartu bisa dilakukan lebih praktis di SIM keliling Jakarta, berikut lokasinya
01 April 2026, 20:00 WIB
Menteri perdagangan menilai pasar kendaraan Indonesia masih menunjukkan tren positif setelah pasar tumbuh di Februari 2026
01 April 2026, 15:00 WIB
Penjualan Toyota global Februari 2026 mengalami penurunan dibandingkan pencapaian di bulan sebelumnya
01 April 2026, 15:00 WIB
Pabrik di Anapolis bekerja sama dengan CAOA, jadi bentuk komitmen jangka panjang Changan di pasar Brasil
01 April 2026, 13:00 WIB
Pameran GIICOMVEC 2026 bakal kehadiran tiga merek baru yang siap meramaikan pasar kendaraan komersial RI
01 April 2026, 11:00 WIB
WFH satu hari dalam satu minggu dan pembatasan kendaraan dinas jadi langkah pemerintah menghemat BBM