Jangan Mendahului Lewat Bahu Jalan Tol, Dendanya Besar
26 Desember 2025, 07:00 WIB
Meningkatkan pelayanan, pelebaran jalan tol Jakarta-Cikampek kembali dilanjutkan oleh PT Jasa Marga (Persero) Tbk
Oleh Dian Tami Kosasih
TRENOTO – PT Jasa Marga (Persero) Tbk kembali melanjutkan pekerjaan konstruksi pelebaran jalan tol Jakarta-Cikampek dari tiga lajur menjadi empat lajur. Melalui PT Jasamarga Transjawa Toll (JTT), pekerjaan berlangsung di dua arah baik dari Jakarta maupun Cikampek.
Melalui keterangan resminya, perusahaan menyebut bila pekerjaan terjadi di kilometer 62 Dawuan sampai dengan kilometer 50 Karawang Timur arah Jakarta dan kilometer 50 Karawang Timur sampai dengan kilometer 67 Simpang Susun (SS) Dawuan arah Cikampek.
Lisye Octaviana selaku Corporate Communication and Community Development Group Head Jasa Marga, menyampaikan permohonan maaf kepada pengguna jalan atas potensi kepadatan lalu lintas yang terjadi selama proyek pekerjaan pelebaran jalan tol.
“Kami menyiapkan sejumlah mitigasi risiko, di antaranya dengan melakukan pengalihan arus lalu lintas sebelum area kerja, mempersempit area kerja pada lajur 1, pemasangan rambu peringatan, penempatan petugas flagman, serta berkoordinasi dengan Kepolisian dalam hal ini Patroli Jalan Raya (PJR),” ujar Lisye.
Untuk memastikan informasi ini diterima dengan baik oleh pengguna jalan, Lisye menyebut bila Jasa Marga terus melakukan sosialisasi pekerjaan dengan memasang media luar ruang berupa spanduk imbauan pekerjaan pelebaran lajur dan Dynamic Message Signs (DMS) di Jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Jakarta dan Cikampek.
Pekerjaan konstruksi pelebaran Jalan Tol Jakarta-Cikampek dari tiga lajur menjadi empat lajur merupakan pekerjaan lanjutan yang sebelumnya telah mencapai target untuk operasi fungsional guna menunjang kelancaran arus mudik dan balik Hari Raya Idul Fitri 1443 H, khususnya ke arah Jakarta.
“Sejak akhir Mei lalu, Jasa Marga juga sudah memulai pekerjaan pelebaran Jalan Tol Jakarta-Cikampek yang ke arah Cikampek secara bertahap, kurang lebih sepanjang 17 Km, yaitu dari kilometer 50 sampai dengan kilometer 67,” ujarnya.
Lisye juga menyebut, pelebaran jalan tol merupakan bentuk peningkatan pelayanan kepada pengguna jalan sehingga kapasitas lajur Jalan Tol Jakarta-Cikampek dapat mengalami peningkatan. Hal ini diharapkan mampu mengurangi potensi kepadatan di pertemuan arus lalu lintas Jalan Layang MBZ, kilometer 48 kilometer 66.
Khusus pekerjaan ke arah Jakarta, saat ini tengah dilakukan penyelesaian di area bahu luar, simpang susun dan main road Karawang Timur hingga rest area kilometer 52.
Seluruh kontruksi pelebaran jalur diharapkan dapat mendukung pelayanan Jasa Marga kepada pengguna jalan pada periode arus mudik dan balik Hari Raya Natal 2022 serta Tahun Baru 2023.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
26 Desember 2025, 07:00 WIB
21 Desember 2025, 07:00 WIB
19 Desember 2025, 07:00 WIB
12 Desember 2025, 19:00 WIB
09 Desember 2025, 12:03 WIB
Terkini
24 Februari 2026, 12:00 WIB
Mengurus SIM hilang menjadi sesuatu yang harus dilakukan untuk memastikan perjalanan mudik bisa lebih tenang
24 Februari 2026, 11:01 WIB
Jumlah ekspor mobil di Januari 2026 mengalami penurunan yang cukup besar karena jumlahnya mencapai ribuan unit
24 Februari 2026, 10:18 WIB
Merek otomotif di RI punya kapabilitas penuhi kebutuhan pikap Agrinas, Gaikindo berdoa bisa ikut ambil bagian
24 Februari 2026, 09:00 WIB
Di Ramadan 2026 ada sederet diskon motor matic Honda yang dapat dimanfaatkan dengan besaran sampai Rp 2 juta
24 Februari 2026, 08:00 WIB
Pameran kendaraan komersial GIICOMVEC 2026 jadi wadah untuk pelaku usaha dalam mencari armada yang sesuai
24 Februari 2026, 07:00 WIB
Kehadiran Tata Yodha untuk operasional Koperasi Merah Putih bakal menantang Toyota Rangga sampai Isuzu Traga
24 Februari 2026, 06:00 WIB
Pembatasan ganjil genap Jakarta kembali diterapkan pemerintah untuk pastikan kelancaran lalu lintas di Ibu Kota
24 Februari 2026, 06:00 WIB
Tidak ada dispensasi, SIM keliling Jakarta beroperasi melayani perpanjangan masa berlaku SIM hari ini