Menu Sahur yang Sehat dan Aman untuk Pengemudi

Menjaga menu sahur yang sehat dan aman untuk pengemudi sangat penting untuk menjaga keselamatan berkendara

Menu Sahur yang Sehat dan Aman untuk Pengemudi
Adi Hidayat

KatadataOTO – Bagi sebagian orang terutama mereka yang memiliki aktivitas padat seperti mengemudi tentu tidak mudah menjalankan puasa. Pasalnya ia harus tetap menjaga kondisi tubuh agar tetap optimal meski tidak ada asupan makanan masuk ke dalam tubuh.

Padahal dalam kondisi lapar dan haus konsentrasi seseorang berpotensi menurun. Situasi tersebut tentunya sangat berbahaya bagi mereka yang sedang mengemudikan kendaraan karena berpotensi menyebabkan kecelakaan.

Okta Setya Asmaji, SGz, RD, Ahli Gizi RSUD Pasar Rebo mengungkap bahwa situasi tersebut bisa dihindari. Salah satu cara paling mudah adalah dengan memperhatikan menu sahur yang sehat setiap harinya.

“Cara paling ampuh adalah mengkonsumsi makanan yang lambat dicerna oleh tubuh. Dengan demikian tubuh akan merasa kenyang lebih lama sehingga risiko terjadinya penurunan konsentrasi karena lapar bisa ditekan,” ungkapnya pada KatadataOTO.

Menu sahur yang sehat untuk pengemudi
Photo : 123rf

Tak hanya itu, ia juga menekankan pentingnya menjaga keseimbangan gizi dari makanan para pengemudi. Disarankan mengkonsumsi panganan tinggi serat seperti nasi merah, roti gandum atau sereal gandum.

“Mengkonsumsi protein hewani atau nabati seperti daging, telur, tempe atau tahu juga penting bagi tubuh. Hanya saja cara mengolahnya jangan digoreng karena menjadi sulit dicerna dan membuat lambung bekerja terlalu keras,” tambahnya.

Okta pun menyarankan mengkonsumsi sayur berkuah seperti sop. Menu tersebut bermanfaat untuk memastikan tubuh tidak kekurangan cairan di siang hari dan kebutuhan serat terjaga.

Dianjurkan pula untuk mengkonsumsi buah berserat tinggi serta mengandung sukrosa alami sehingga bisa menjadi cadangan energi dalam tubuh.

“Kurma adalah salah satu pilihannya tetapi bila ingin buah yang lebih mudah didapat maka pisang bisa jadi pengganti sebagai energi untuk tubuh,” tambahnya.

Menu sahur yang sehat untuk pengemudi
Photo : KatadataOTO

Ia juga mengingatkan pada para pengemudi yang beraktivitas saat berpuasa untuk menghindari makanan dengan kandungan gas tinggi serta pedas.

“Buah dengan kandungan gas tinggi seperti durian, nangka serta minuman bersoda dapat membuat perut kembung dan meningkatkan asam lambung. Sedangkan makanan pedas akan menyebabkan iritasi pada saluran pencernaan,” tandas Okta.


Terkini

mobil
Diler Ingin Ada Insentif untuk Dongkrak Penjualan Mobil di 2026

Menteri Perdagangan Nilai Pasar Kendaraan Indonesia Masih Baik

Menteri perdagangan menilai pasar kendaraan Indonesia masih menunjukkan tren positif setelah pasar tumbuh di Februari 2026

mobil
Penjualan Toyota

Penjualan Toyota Global Februari 2026 Turun Tipis

Penjualan Toyota global Februari 2026 mengalami penurunan dibandingkan pencapaian di bulan sebelumnya

mobil
Changan Bangun Pabrik Canggih di Brasil, Rakit Mobil Flex Fuel

Changan Bangun Pabrik Canggih di Brasil, Rakit Mobil Flex Fuel

Pabrik di Anapolis bekerja sama dengan CAOA, jadi bentuk komitmen jangka panjang Changan di pasar Brasil

news
GIICOMVEC 2026

GIICOMVEC 2026 Bakal Hadirkan Ragam Inspirasi Bisnis

Pameran GIICOMVEC 2026 bakal kehadiran tiga merek baru yang siap meramaikan pasar kendaraan komersial RI

news
Pemerintah Tetapkan WFH dan Pembatasan Kendaraan Dinas

Hemat BBM, Pemerintah Tetapkan WFH dan Pembatasan Kendaraan Dinas

WFH satu hari dalam satu minggu dan pembatasan kendaraan dinas jadi langkah pemerintah menghemat BBM

mobil
Pertalite, Pertamina

Pembatasan Pembelian Pertalite Dimulai Hari Ini

Aturan pembelian BBM bersubsidi termasuk Pertalite merupakan langkah preventif pemerintah hadapi krisis energi

motor
Yamaha AEROX

Yamaha AEROX ALPHA Hadirkan Warna dan Grafis Terbaru

Yamaha AEROX ALPHA ditawarkan dengan enam pilihan varian yang memiliki keunggulan dan nilai masing-masing

news
Harga BBM

Harga BBM Pertamina di April 2026, Pertalite dan Pertamax Tetap

Pemerintah telah menetapkan bahwa harga BBM subsidi dan nonsubsidi tidak mengalami kenaikan pada April 2026