Makin Padat, Ketahui Jam Macet Jakarta untuk Dihindari

Agar tidak mengalami kemacetan di jalan hingga berjam-jam, mengetahui jam macet Jakarta merupakan hal penting

Makin Padat, Ketahui Jam Macet Jakarta untuk Dihindari
Dian Tami Kosasih

TRENOTO – Sebagai kota Metropolitan terdapat pola yang sudah terbentuk khususnya untuk kondisi jalanan. Mengenali jam macet Jakarta merupakan siasat terhindar dari padatnya lalu lintas hingga menyita banyak waktu.

mengetahui titik kemacetan dan waktu paling padat di jalan menjadi penting bagi masyarakat yang kerap beraktivitas di Ibu Kota. 

"Pada pukul 07.00-09.00 WIB dan pulang kerja itu jam 14.00-16.00 WIB itu di angka 48 persen,” kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Latif Usman di Jakarta.

Dalam penjelasannya, Latif menyebut situasi lalu lintas tersebut sangatlah padat dan membuat penguna jalan menjadi tidak nyaman. Terlebih bila kondisi fisik dalam keadaan lelah setelah beraktifitas seharian.

"Kalau sudah di angka itu, sudah padat sekali," ujarnya.

Photo : NTMC Polri



Terdapat beberapa akses masuk ke Jakarta yang kerap menjadi pusat kemacetan lalu lintas di beberapa jam sibuk, antara lain tol Cikampek, Merak dan Jagorawi. Karena itu, pengendara bisa memilih menggunakan jalan pada pukul 10.00-15.00 WIB di mana kondisi jalan cukup lengang.

Sedangkan akses masuk Jakarta via jalur arteri yang kerap terjadi kepadatan di jam sibuk antara lain Cakung, Kalimalang, Lenteng Agung, Fatmawati, Lebak Bulus dan Daan Mogot.

Latif juga mengatakan personel polisi lalu lintas telah berbuat maksimal untuk mengurai kepadatan lalu lintas di jam-jam sibuk. Namun, pihaknya memiliki beberapa kesulitan hingga akhirnya muncul gagasan untuk melakukan pengaturan terhadap jam masuk kantor baik di instansi pemerintah, swasta dan instansi pendidikan.

"Kalau mereka aktivitas secara bersama-sama, harus melakukan apel jam 7 pagi, Jakarta ini seperti kena banjir bandang setiap hari dan kami di hilir harus mengatur dalam waktu bersamaan," ujarnya.

Ia mengatakan bahwa saat ini Jakarta sudah dipadati belasan juta jiwa setiap harinya. Ditambah para pekerja dari kota-kota satelit sekitarnya, maka kondisi jalanan akan semakin ruwet.

Photo : 123RF



"Perlu disampaikan bahwa penduduk Jakarta itu sudah 10 juta sendiri. Aktivitas masyarakat yang masuk kota Jakarta pada siang hari ada 3 juta 300 ribu sekian. Sehingga ada sekitar 13 juta orang," kata Latif.

Adapun teknis pengaturan jam masuk kantor tersebut akan diserahkan kepada masing-masing lembaga yang nantinya akan dikoordinasikan lebih lanjut untuk mengurai kepadatan di jam sibuk.

"Ini perlu masukan dan saran seluruh stakeholder yang ada, sehingga tidak terjadi kepadatan di jam kerja, khususnya pukul 06.00-09.00 pagi," katanya.

Terkini

otosport
GT World Challenge Asia

GT World Challenge Asia 2026 Bawa Mandalika ke Panggung Global

Pertamina berkomitmen untuk terus mendorong motorsport Tanah Air melalui gelaran GT World Challenge Asia 2026

mobil
Chery

Chery Siap Bangun Pusat R&D di Indonesia Demi Tunjukan Keseriusan

Chery berusaha untuk menghadirkan berbagai produk unggulan agar sesuai dengan kebutuhan konsumen di Tanah Air

news
Harga BBM

Harga BBM Diesel Pertamina Melambung, Ikuti BP AKR dan ViVo

Pertamina menaikkan sejumlah harga BBM non-subsidi BBM hari ini, mulai dari Pertamax Turbo, Dexlite hingga Dex

news
Ganjil Genap Jakarta

Ganjil genap Jakarta Hari Ini 4 Mei 2026 Simak Jadwal dan Lokasi

ganjil genap Jakarta hari ini kembali berlaku untuk bisa mengurangi kemacetan di beberapa jalan protokol

mobil
Otospector

1 Dekade Otospector, Luncurkan Bursa Mobil Online

Otospector meluncurkan layanan bursa mobil bekas untuk memperkuat ekosistem otomotif dan bisnis berbisnis daring

mobil
Lepas

Keunggulan LEX Platform di EV dan PHEV Lepas, Bikin Tambah Nyaman

Lepas mengusung LEX Platform untuk seluruh produk mereka, seperti pada mobil listrik E4 yang akan dijual

review
Jetour G700

First Drive Jetour G700, Siap Jadi Rival Toyota Land Cruiser

KatadataOTO mendapatkan kesempatan untuk mencoba langsung SUV offroad premium Jetour G700 di trek terbatas

otosport
Klasemen Sementara MotoGP 2025: Marco Bezzecchi Gusur Bagnaia

Kandidat Juara Dunia MotoGP 2026, Ada Bezzecchi dan Marquez

Dani Pedrosa memprediksi Marco Bezzecchi dan Marc Marquez, bakal bersaing ketat hingga akhir musim MotoGP 2026