Penjualan Mobil Bekas Tumbuh 12 Persen di GIIAS 2026
19 Agustus 2026, 17:30 WIB
Penjualan kendaraan bekas di Adira Finance meningkat akibat produksi mobil dan motor baru terhambat krisis cip
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – Krisis cip semikonduktor di Indonesia semakin menjadi karena konsumen semakin sulit mendapatkan kendaraan baru. Beberapa pabrikan mobil maupun motor di Tanah Air telah mengakui bahwa mereka kesulitan untuk produksi kendaraan.
Langkanya komponen pada kendaraan tersebut juga berimbas pada perusahaan pembiayaan. Adira Finance salah satunya yang mengakui ikut terimbas masalah tersebut di atas.
Dengan keterbatasan unit baru, Adira Finance mengalihkan perhatiannya pada kendaraan bekas. Meskipun secara nominal terbilang berbeda dibandingkan dengan unit baru.
“Kendaraan baru kan kurang stok saat ini. Tapi bukan berarti kita tidak bisa membiayai, karena kita punya kendaraan bekas yang bisa kita biayai,” ucap Niko Kurniawan, Direktur Penjualan, Pelayanan dan Distribusi PT Adira Dinamika Multi Finance (Adira Finance) Tbk di Jakarta (08/06).
Lebih lanjut dikatakan bahwa secara nominal harga mobil dan motor baru lebih besar daripada bekas. Sehingga meskipun tren pembelian kendaraan bekas meningkat, namun jumlahnya tetap tidak bisa disamakan.
Sebagai contoh mobil baru yang dibanderol Rp200 jutaan, sementara mobil bekasnya dengan model sama dipasarkan Rp100 jutaan. Setali tiga uang kondisinya pada sepeda motor baru dan bekas.
Kelangkaan cip semikonduktor bagi sektor otomotif membuat pabrikan kesulitan untuk memproduksi mobil maupun motor baru. Walhasil penjualan mobil dan motor bekas kebanjiran rezeki.
Disebutkan bahwa penjualan kendaraan bekas saat ini sudah mulai mengimbangi model terbaru. Mobil maupun motor bekas dikenal memiliki keunggulan bisa langsung digunakan.
“Secara unit mobil dan motor bekas mulai sejajar, kendaraan bekas kini mulai catch up barunya. Namun kita juga memiliki dana tunai seperti BPKB, karena kita ini kan multi finance jadi tugasnya memberikan pembiayaan,” jelasnya kemudian.
Kondisi ini juga dialami diler mobil bekas di bawah naungan Astra yakni Mobil88. Seperti telah diwartakan sebelumnya bahwa mereka memanfaatkan momentum kelangkaan cip semikonduktor, dengan meningkatkan penjualan mobil bekas.
Disebutkan kenaikan penjualan mobil bekas mengalami kenaikan sebesar 13 sampai 15 persen, dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Bahkan targetnya kenaikan terjadi hingga 20 persen.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
19 Agustus 2026, 17:30 WIB
02 Agustus 2026, 19:00 WIB
28 Juli 2026, 22:44 WIB
27 Juni 2026, 18:15 WIB
24 Juni 2026, 21:00 WIB
Terkini
05 Oktober 2026, 07:00 WIB
Cargloss terleihat menempel di helm dua pembalap Indonesia yang go International yakni Mario Aji dan Veda Ega
05 Oktober 2026, 06:00 WIB
Agar lebih mudah mengurus dokumen berkendara, Anda bisa mengunjungi SIM keliling Bandung yang beroperasi
05 Oktober 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta terbukti mampu mengatur arus lalu lintas lebih teratur khususnya pada jam-jam sibuk
04 Oktober 2026, 22:30 WIB
Mitsubishi New Xforce ditawarkan sebagai opsi kendaraan praktis, khususnya untuk pembeli SUV pertama
04 Oktober 2026, 13:12 WIB
Marc Marquez berhasil keluar sebagai pemenang di balapan utama MotoGP Jepang 2026 usai mengalahkan Martinator
03 Oktober 2026, 21:00 WIB
BAW merupakan produsen mobil yang berada di bawah Shandong Weiqiao Pioneering Group yang memiliki lini bisnis
03 Oktober 2026, 20:34 WIB
Jeep Wrangler Goldilocks dijual terbatas di Indonesia, sebab hanya tersedia dua unit saja pada tahun ini
03 Oktober 2026, 15:50 WIB
Lepas Asco Fatmawati siap melayani kebutuhan masyarakat di Ibu Kota akan kendaraan yang ramah lingkungan