Fitur Suzuki XL7 Hybrid Bekas Bikin Pelanggan Jatuh Hati
30 Desember 2025, 08:00 WIB
Penjualan kendaraan bekas di Adira Finance meningkat akibat produksi mobil dan motor baru terhambat krisis cip
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – Krisis cip semikonduktor di Indonesia semakin menjadi karena konsumen semakin sulit mendapatkan kendaraan baru. Beberapa pabrikan mobil maupun motor di Tanah Air telah mengakui bahwa mereka kesulitan untuk produksi kendaraan.
Langkanya komponen pada kendaraan tersebut juga berimbas pada perusahaan pembiayaan. Adira Finance salah satunya yang mengakui ikut terimbas masalah tersebut di atas.
Dengan keterbatasan unit baru, Adira Finance mengalihkan perhatiannya pada kendaraan bekas. Meskipun secara nominal terbilang berbeda dibandingkan dengan unit baru.
“Kendaraan baru kan kurang stok saat ini. Tapi bukan berarti kita tidak bisa membiayai, karena kita punya kendaraan bekas yang bisa kita biayai,” ucap Niko Kurniawan, Direktur Penjualan, Pelayanan dan Distribusi PT Adira Dinamika Multi Finance (Adira Finance) Tbk di Jakarta (08/06).
Lebih lanjut dikatakan bahwa secara nominal harga mobil dan motor baru lebih besar daripada bekas. Sehingga meskipun tren pembelian kendaraan bekas meningkat, namun jumlahnya tetap tidak bisa disamakan.
Sebagai contoh mobil baru yang dibanderol Rp200 jutaan, sementara mobil bekasnya dengan model sama dipasarkan Rp100 jutaan. Setali tiga uang kondisinya pada sepeda motor baru dan bekas.
Kelangkaan cip semikonduktor bagi sektor otomotif membuat pabrikan kesulitan untuk memproduksi mobil maupun motor baru. Walhasil penjualan mobil dan motor bekas kebanjiran rezeki.
Disebutkan bahwa penjualan kendaraan bekas saat ini sudah mulai mengimbangi model terbaru. Mobil maupun motor bekas dikenal memiliki keunggulan bisa langsung digunakan.
“Secara unit mobil dan motor bekas mulai sejajar, kendaraan bekas kini mulai catch up barunya. Namun kita juga memiliki dana tunai seperti BPKB, karena kita ini kan multi finance jadi tugasnya memberikan pembiayaan,” jelasnya kemudian.
Kondisi ini juga dialami diler mobil bekas di bawah naungan Astra yakni Mobil88. Seperti telah diwartakan sebelumnya bahwa mereka memanfaatkan momentum kelangkaan cip semikonduktor, dengan meningkatkan penjualan mobil bekas.
Disebutkan kenaikan penjualan mobil bekas mengalami kenaikan sebesar 13 sampai 15 persen, dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Bahkan targetnya kenaikan terjadi hingga 20 persen.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
30 Desember 2025, 08:00 WIB
29 Desember 2025, 12:14 WIB
28 Desember 2025, 21:00 WIB
23 Desember 2025, 18:00 WIB
22 Desember 2025, 13:00 WIB
Terkini
01 Januari 2026, 17:00 WIB
Sedan ramah lingkungan Xpeng P7+ mendapatkan pembaruan sebagai model global, akan dijual di 36 negara
01 Januari 2026, 15:00 WIB
Polda Metro Jaya ungkap setidaknya ada 227.6262 pelanggaran yang terjaring tilang ETLE Statis di Jakarta
01 Januari 2026, 13:00 WIB
MPV 7-seater Hyundai Stargazer Cartenz disulap jadi ambulans guna memudahkan proses evakuasi di Sumatera
01 Januari 2026, 11:12 WIB
Setelah tahun baru 2026 harga BBM di SPBU swasta, terkhusus RON 92 turun dengan besaran yang bervariasi
01 Januari 2026, 09:00 WIB
Kementerian Perindustrian ajukan insentif untuk otomotif pada Kementerian Keuangan dengan skema yang matang
01 Januari 2026, 07:00 WIB
Di awal tahun, Pertamina melakukan penyesuaian harga BBM terutama untuk Pertamax series di sejumlah wilayah
01 Januari 2026, 06:00 WIB
Agar memanjakan para pengendara di libur tahun baru, SIM keliling Bandung tetap dihadirkan pihak kepolisian
31 Desember 2025, 18:00 WIB
Mayoritasnya merupakan mobil baru asal Tiongkok, kemudian telah dibekali teknologi hybrid maupun EREV