Insentif Motor Listrik Tak Kunjung Cair, Masih Tunggu Regulasi
25 September 2026, 19:00 WIB
Telah melakukan konversi motor bensin ke listrik di 2021, Kementerian ESDM siap mengaplikasi kegiatan serupa pada 2022
Oleh Dian Tami Kosasih
TRENOTO – Berupaya mewujudkan komitmen net zero emission (NZE) pada 2060, pemerintah tengah menyusun peta jalan (roadmap) untuk menghadapi tantangan serta risiko perubahan iklim di masa mendatang. Dan salah satunya melakukan konversi motor bensin ke listrik.
Hal ini sejalan dengan kebijakan diakselerasi, seperti peningkatan pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT), pengurangan energi fosil dan penggunaan kendaraan listrik di sektor transportasi.
Setelah konversi 100 unit motor bensin ke listrik pada 2021, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menargetkan kebijakan serupa pada 2022. Hanya saja jumlahnya kini meningkat menjadi 1.000 unit kendaraan.
"Selain lebih ramah lingkungan juga memberikan penghematan baik bagi negara maupun bagi pengguna," kata Arifin Tasrif selaku Menteri ESDM dalam keterangan resminya.
Arifin menjelaskan, sektor transportasi memberi peran yang sangat penting pada resiko perubahan iklim. Karenanya konversi ke kendaraan listrik dinilai tepat, sebab demandnya sangat tinggi.
"Kalau kita buat kalkulasi ada 115-120 juta unit sepeda motor dan kemudian demandnya tiap tahun itu ada 6 juta unit. Kita berpikir kalau ditahun 2030 kita bisa melakukan program konversi ini secara massif dan bisa mengkonversi 120 juta unit sepeda motor maka akan terjadi penghematan yang luar biasa," ujar Arifin.
Kegiatan ini juga memiliki nilai tambah yang sangat besar, salah satunya hemat devisa serta memberikan energi lebih bersih. Melihat peluang ini, Arifin juga menggandeng UMKM.
"Kita punya bahan mineral untuk mendukungnya, kita akan mendukung industri-industri battery dan komponen-komponennya. Dan juga kita harapkan kerjasama dengan UMKM karena 120 juta unit motor ini tersebar di seluruh Indonesia. iIu tidak bisa dilakukan oleh bengkel-bengkel Pusat Penelitian dan Pengembangan Ketenagalistrikan dan EBTKE (P3TKEBTKE) sendiri," tuturnya.
Sementara itu, Ego Syahrail selaku Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM menyebut, program konversi motor bensin ke listrik dilaksanakan oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan Ketenagalistrikan dan EBTKE (P3TKEBTKE).
"Pada tahun 2021 telah dilakukan konversi 100 unit motor yang terdiri dari 96 unit kendaraan dinas di lingkungan KESDM dan 4 unit kendaraan dinas di Pemerintah Provinsi Jabar," ungkap Ego.
Pelaksana program konversi motor bensin ke listrik adalah P3TKEBTKE karena telah memperoleh sertifikat resmi dari Kementerian Perhubungan.
"P3TKEBTKE bekerja sama dengan SMK (pelatihan konversi motor di 8 SMK di Bogor dan Tangerang Selatan) dan bengkel UMKM (3 bengkel UMKM). Serta telah ditindaklanjuti perluasan kerja sama dengan UMKM melalui kerja sama dengan Kementerian UKM untuk meningkatkan kapasitas dan memberdayakan UMKM," ungkap Ego.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
25 September 2026, 19:00 WIB
20 September 2026, 21:41 WIB
03 September 2026, 07:00 WIB
19 Agustus 2026, 11:00 WIB
16 Agustus 2026, 09:00 WIB
Terkini
29 September 2026, 07:00 WIB
Marc Marquez memiliki bekal penting untuk keluar sebagai pemenang di MotoGP Jepang 2026 di Sirkuit Motegi
29 September 2026, 06:00 WIB
Guna meminimalisir kesalahan pengendara di kawasan maupun jalan protokol di jalan Ibu Kota, diterapkan ganjil genap Jakarta
29 September 2026, 06:00 WIB
Agar mengurus dokumen berkendara lebih mudah, masyarakat disarankan untuk mendatangi SIM keliling Bandung
28 September 2026, 21:01 WIB
Bintang Chemical Indonesia melakukan peletakan batu pertama, siap punya pabrik cat belkote baru di Indonesia
28 September 2026, 17:49 WIB
BYD Atto 1 generasi terbaru siap hadir dengan berbagai ubahan mayor, baik pada eksterior maupun jantung pacu
28 September 2026, 12:39 WIB
Di tengah ramainya model baru yang ditawarkan di Indonesia, Mitsubishi Pajero Sport masih menjadi andalan
28 September 2026, 06:00 WIB
Perpanjangan masa berlaku bisa dilakukan dengan mudah di SIM keliling Jakarta, berikut biaya dan lokasinya
28 September 2026, 06:00 WIB
Para pengguna mobil pribadi yang hendak melintas jalan protokol Ibu Kota, simak titik Ganjil Genap Jakarta