Catatan Ekspor Toyota Semester Satu 2026
28 Juli 2026, 06:38 WIB
Kementerian Perindustrian menyebut, pasar ekspor otomotif Tanah Air akan semakin luas serta menyasar negara baru
Oleh Dian Tami Kosasih
TRENOTO – Sejalan dengan target perbaikan ekonomi tahun depan, Kementerian Perindustrian optimis, pasar ekspor otomotif Tanah Air akan semakin luas dan menjangkau beberapa negara baru.
Dalam Jumpa Pers Akhir Tahun 2021 dan Outlook 2022 di Jakarta, Agus Gumiwang Kartasasmita selaku Meteri Perindustrian (Menperin) menjelaskan, pihaknya ingin sektor otomotif semakin agresif melakukan investasi dan produksi di Indonesia.
“Kalau dalam sektor otomotif, tentu investasi baru untuk pembangunan pabrik merupakan suatu hal yang penting. Kita ingin sekecil apapun itu, proses produksi harus ada di sini. Yang tak kalah pentingnya mendorong TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri),” katanya di Jakarta.
Menperin juga menegaskan, penting bagi sektor otomotif untuk memperhatikan bagaimana perusahaan menjadi basis produksi dan melakukan eskpor ke negara lain.
“Selain itu, penting juga bahwa bagaimana Indonesia menjadi hub ekspor bagi produk-produk otomotif. Salah satunya agar pabrikan bisa memperluas akses pasar untuk produk-produk mobil buatan Indonesia,” tuturnya.
Dalam penjelasannya, pabrikan otomotif asal Jepang diharapkan mampu mendahulukan pengiriman semi konduktor untuk pabrik yang ada di Indonesia. Hal ini nantinya disinyalir mampu mendorong TKDN pada kendaraan yang diproduksi.
“Sebagai contoh, dua kali kunjungan saya ke Jepang. Yang saya sering sarankan tidak hanya soal sisi manufaktur untuk bagaimana dia bisa memperluas produksi, tapi juga mendorong TKDN. Saya sudah sampaikan pabrikan di sana untuk mendahulukan pengiriman semi konduktor ke Indonesia,” ujarnya
Terkait pasar ekspor, Agus menegaskan, beberapa pabrikan otomotif di Indonesia telah memperluas negara yang menjadi tujuan pengiriman, salah satunya Toyota, Honda dan Suzuki.
“Saya ketuk pintu dari para pabrikan ialah memperluas pasar ekspor. Dan alhamdulillah, saya dapat laporan bahwa Toyota sudah akan melakukan perluasan ke beberapa negara baru. Honda juga, sudah mulai tahun ini. Suzuki juga mulai tahun ini,” katanya.
Selain itu, Agus juga mengimbau pabrikan untuk melakukan pengiriman kendaraan ke Australia. Dalam kesempatan ini, Kemenperin telah menunjuk salah satu pabrikan otomotif asal Eropa, Mercedes Benz.
“Mercedes waktu saya ke Jerman beberapa waktu lalu, sudah saya ketuk juga. Kalau mereka tidak ada investasi yang besar untuk Indonesia, saya minta you ekspor ke Australia. Karena kan kita sudah punya perjanjian dagang oleh mereka, kalau tidak digunakan sayang sekali,” tegasnya.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
28 Juli 2026, 06:38 WIB
08 April 2026, 15:23 WIB
09 Maret 2026, 07:14 WIB
08 Maret 2026, 13:00 WIB
27 Februari 2026, 07:00 WIB
Terkini
30 Oktober 2026, 11:00 WIB
Berbeda pada mobil listrik penumpang, DFSK memberikan logo baru berbentuk huruf S untuk kendaraan niaga mereka
30 Oktober 2026, 09:00 WIB
Suzuki ikut gencarkan adopsi lini elektrifikasi, bawa lini mobil hybrid di pameran GIIAS Makassar 2026
30 Oktober 2026, 07:59 WIB
Asuransi Astra berikan manfaat lebih bagi para pelanggan setia untuk memperkuat hubungan dengan perusahaan
29 Oktober 2026, 21:16 WIB
AiMOGA RObotics terus kembangkan teknologi AI untuk bisa memudahkan kehidupan sehari-hari masyarakat
29 Oktober 2026, 15:00 WIB
Mazda untuk pertama kalinya hadir meramaikan GIIAS Makassar 2026, bawa produk andalannya yakni SUV CX-5
29 Oktober 2026, 13:00 WIB
PEVS 2026 menawarkan banyak berbagai program menarik untuk menstimulus masyarakat beralih ke mobil listrik
29 Oktober 2026, 11:00 WIB
Pertamina Lubricants mengkalim memiliki fasilitas produksi terbesar di Asia Tenggara yang memasok 17 negara
29 Oktober 2026, 09:00 WIB
Buat pencinta skutik, new Honda Genio mendapatkan beberapa opsi kelir anyar yang bikin tampilannya beda