Pindad Gandeng Ashok Leyland Kembangkan Bus Listrik
08 Februari 2026, 07:00 WIB
Kemenhub resmikan 17 bus listrik di Surabaya, ini diharapkan mendorong masyarakat menggunakan angkutan umum
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Kemenhub resmikan 17 bus listrik di Surabaya, Jawa Timur. Bersama dengan Damri layanan ini diluncurkan berbasis BTS (buy the service) yang beroperasi di Koridor 3 Terminal Purabaya – Kenjeran Park dan sebaliknya.
Penggunaan bus listrik tersebut diharapkan membantu mengurangi penggunaan kendaraan pribadi dan beralih ke angkutan massal serta mengurangi polusi udara.
Suharto, Direktur Angkutan Jalan memaparkan bahwa Program Pengembangan Angkutan Umum Massal Berbasis Jalan di Wilayah Perkotaan dengan Skema BTS atau “TEMAN BUS” telah dilaksanakan sejak tahun 2020 di 10 kota besar di Indonesia.
“Saat ini ada 17 bus listrik dan nantinya akan ditambahkan secara bertahap. Saat ini karoseri sudah memproduksi 53 unit bus dengan prioritas di dua kota besar yaitu Surabaya dan Bandung,” ucap Suharto dalam keterangan resmi hubdat.dephub.go.id, dikutip Kamis (22/12).
Menurutnya Surabaya menjadi kota pertama karena ada komitmen kuat disertai dukungan dari Walikota, DPRD serta masyarakat setempat yang juga ingin mengurangi penggunaan kendaraan pribadi.
Budi Setiyadi, Staf Utama Menteri Perhubungan Bidang Transportasi Darat dan Konektivitas mengatakan bahwa program tersebut didukung teknologi telematika dan aplikasi TEMAN BUS. Ini memberikan kemudahan bagi regulator, operator hingga pengguna.
Rute, jadwal hingga posisi bus dapat diakses secara real-time. Metode pembayarannya juga sudah berbasis chip seperti kartu elektronik atau menggunakan QRIS.
Sementara itu Akhmad Zulfikri selaku Corporate Secretary DAMRI memaparkan bahwa dari 17 unit bus listrik, 15 di antaranya beroperasi setiap hari dan 2 lainnya sebagai cadangan.
Jam keberangkatan bus adalah mulai pukul 05.00 WIB hingga 23.00 WIB dengan tarif Rp6.200 per tiket. Pembayarannya dilakukan dengan sistem TOB (tap on bus).
Namun ada beberapa pengecualian. Bagi veteran, lansia dan pelajar tarifnya digratiskan.
“Kapasitas bus tersedia untuk 24 orang dengan jumlah seat 19 orang penumpang dan 5 orang penumpang dapat berdiri. Kapasitas tersebut sudah ditentukan demi kenyamanan dan keamanan penumpang ketika menaiki bus listrik ini,” ucap Akhmad dikutip Antara, Rabu (21/12).
Bicara soal rute bus listrik ini diresmikan beroperasi di koridor 3 yakni Terminal Purabaya – Jalan Ahmad Yani – Dolog – Jemur Andayani – SIER-Rungkut Madya – Jalan Dr. Ir. H. Soekarno – Jalan Kenjeran – Kenjeran Park dan sebaliknya.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
08 Februari 2026, 07:00 WIB
07 Desember 2025, 11:00 WIB
04 Desember 2025, 19:00 WIB
30 September 2025, 22:00 WIB
16 Juli 2025, 17:00 WIB
Terkini
17 September 2026, 07:41 WIB
Changan Deepal S05 hadir di Indonesia sebagai kendaraaan dengan jenis penggera REEV pertama di Tanah Air
17 September 2026, 06:00 WIB
Jangan sampai salah, SIM keliling Jakarta hanya melayani perpanjangan untuk SIM yang belum kedaluwarsa
17 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung hari ini ada di dua lokasi, agar bisa lebih mudah ditemukan oleh para pengendara
17 September 2026, 06:00 WIB
Selain mengandalkan ETLE statis dan mobile, sistem Ganjil Genap Jakarta juga dibantu oleh para petugas
16 September 2026, 19:39 WIB
Marc Marquez berpeluang untuk melanjutkan raih kemenangan pada gelaran MotoGP Austria 2026 akhir pekan nanti
16 September 2026, 19:38 WIB
Belum lama seorang masyarakat bernama Jangkung Sido Sentosa mengaku keberatan jika SIM mati harus bikin baru
16 September 2026, 09:00 WIB
Shell harus menggelontorkan investasi cukup besar, hingga Rp 1,2 triliun untuk membuat pabrik gemuk di Marunda
16 September 2026, 06:00 WIB
Pengguna mobil pribadi dengan pelat ganjil hari ini wajib waspada karena ada aturan Ganjil Genap Jakarta