Penjualan Mobil Juli 2026 Kembali Membaik, Tumbuh 3,6 Persen
12 Agustus 2026, 14:50 WIB
Bus hidrogen hasil dari pengembangan Isuzu bareng Toyota akan dijadikan sebagai alat transportasi umum
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Pabrikan otomotif asal Jepang, Isuzu dan Toyota kembali melakukan kerja sama untuk menghadirkan lini kendaraan ramah lingkungan.
Dalam sebuah perjanjian kolaborasi yang diumumkan pada Senin (29/09), Isuzu Motors Limited dan Toyota Motor Corporation akan mengembangkan bus hidrogen buat kebutuhan komersial.
Bus tersebut nantinya digunakan untuk transportasi umum dengan rute tertentu, mirip Transjakarta di Indonesia.
Produksinya dijadwalkan mulai pada tahun fiskal 2026 yakni di periode April 2026 sampai Maret 2027.
Fasilitas produksi yang digunakan adalah Utsunomiya Plant, fasilitas joint venture Isuzu bersama Hino Motors Ltd.
Bicara soal bus hidrogen, produk teranyar Isuzu dan Toyota akan menggunakan basis bus flat-floor bertenaga listrik hasil pengembangan bersama Hino.
Sedangkan sistem Fuel Cell-nya akan dikembangkan lebih lanjut oleh Toyota.
“Memperluas jangkauan opsi karbon netral lebih luas dari bus listrik, Isuzu bekerja untuk mengkomersialisasikan bus rute generasi teranyar sebagai teknologi terkini,” tulis keterangan resmi Toyota, dikutip Selasa (30/09).
Toyota sendiri merupakan perusahaan yang memposisikan tenaga hidrogen sebagai sumber energi penting untuk mendukung netralitas karbon.
Teknologi itu kemudian dikembangkan secara terus menerus untuk mengambil peran di berbagai sektor termasuk otomotif.
“Kedua perusahaan akan bekerja dengan pemerintah dan bisnis di berbagai wilayah termasuk Area Prioritas Pengembangan Kendaraan Komersial Fuel-Cell rancangan Kementerian Ekonomi, Perdagangan dan Industri pada Mei 2025,” lanjut keterangan resmi tersebut.
Di Indonesia, kerja sama serupa belum diterapkan. Namun Isuzu sudah mulai merambah ke sektor kendaraan niaga ramah lingkungan bertenaga listrik.
Sementara Toyota baru menawarkan satu model mobil penumpang bertenaga listrik dan belasan mobil hybrid. Toyota Indonesia sendiri belum terlalu dalam masuk ke pasar kendaraan niaga berat.
Mobil Fuel-Cell Electric Vehicle (FCEV) mereka, Toyota Mirai beberapa kali diboyong ke Indonesia untuk bahan studi dan operasional di fasilitas perakitan Toyota Karawang.
Adapun bus listrik yang sekarang dipakai Transjakarta bukan produksi Jepang, melainkan milik merek Cina seperti BYD.
Sementara bus hidrogen maupun truk belum mulai dikembangkan di dalam negeri. Infrastruktur masih jadi salah satu pertimbangan utama penerapan FCEV di Indonesia.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
12 Agustus 2026, 14:50 WIB
09 Agustus 2026, 11:26 WIB
07 Agustus 2026, 08:00 WIB
07 Agustus 2026, 07:00 WIB
06 Agustus 2026, 20:28 WIB
Terkini
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
Motor listrik nasional baru saja diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan menggandeng Indika
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta hari ini masih ada 26 titik yang membatasi mobil pribadi dengan pelat nomor sesuai tanggal
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan dan tersedia di lima lokasi berbeda
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Sebelum akhir pekan SIM keliling Bandung hadir di dua lokasi berbeda agar lebih mudah ditemukan masyarakat