Isuzu dan Toyota Kembangkan Bus Hidrogen, Mulai Produksi 2026

Bus hidrogen hasil dari pengembangan Isuzu bareng Toyota akan dijadikan sebagai alat transportasi umum

Isuzu dan Toyota Kembangkan Bus Hidrogen, Mulai Produksi 2026
Serafina Ophelia

KatadataOTO – Pabrikan otomotif asal Jepang, Isuzu dan Toyota kembali melakukan kerja sama untuk menghadirkan lini kendaraan ramah lingkungan.

Dalam sebuah perjanjian kolaborasi yang diumumkan pada Senin (29/09), Isuzu Motors Limited dan Toyota Motor Corporation akan mengembangkan bus hidrogen buat kebutuhan komersial.

Bus tersebut nantinya digunakan untuk transportasi umum dengan rute tertentu, mirip Transjakarta di Indonesia.
 
Produksinya dijadwalkan mulai pada tahun fiskal 2026 yakni di periode April 2026 sampai Maret 2027.

Isuzu dan Toyota Jalin Kerja Sama, Produksi Bus Hidrogen di 2026
Photo : Toyota

Fasilitas produksi yang digunakan adalah Utsunomiya Plant, fasilitas joint venture Isuzu bersama Hino Motors Ltd.

Bicara soal bus hidrogen, produk teranyar Isuzu dan Toyota akan menggunakan basis bus flat-floor bertenaga listrik hasil pengembangan bersama Hino.

Sedangkan sistem Fuel Cell-nya akan dikembangkan lebih lanjut oleh Toyota.

“Memperluas jangkauan opsi karbon netral lebih luas dari bus listrik, Isuzu bekerja untuk mengkomersialisasikan bus rute generasi teranyar sebagai teknologi terkini,” tulis keterangan resmi Toyota, dikutip Selasa (30/09).

Toyota sendiri merupakan perusahaan yang memposisikan tenaga hidrogen sebagai sumber energi penting untuk mendukung netralitas karbon.

Teknologi itu kemudian dikembangkan secara terus menerus untuk mengambil peran di berbagai sektor termasuk otomotif.

“Kedua perusahaan akan bekerja dengan pemerintah dan bisnis di berbagai wilayah termasuk Area Prioritas Pengembangan Kendaraan Komersial Fuel-Cell rancangan Kementerian Ekonomi, Perdagangan dan Industri pada Mei 2025,” lanjut keterangan resmi tersebut.

Di Indonesia, kerja sama serupa belum diterapkan. Namun Isuzu sudah mulai merambah ke sektor kendaraan niaga ramah lingkungan bertenaga listrik.

Sementara Toyota baru menawarkan satu model mobil penumpang bertenaga listrik dan belasan mobil hybrid. Toyota Indonesia sendiri belum terlalu dalam masuk ke pasar kendaraan niaga berat.

Isuzu dan Toyota Jalin Kerja Sama, Produksi Bus Hidrogen di 2026
Photo : Toyota

Mobil Fuel-Cell Electric Vehicle (FCEV) mereka, Toyota Mirai beberapa kali diboyong ke Indonesia untuk bahan studi dan operasional di fasilitas perakitan Toyota Karawang.

Adapun bus listrik yang sekarang dipakai Transjakarta bukan produksi Jepang, melainkan milik merek Cina seperti BYD.

Sementara bus hidrogen maupun truk belum mulai dikembangkan di dalam negeri. Infrastruktur masih jadi salah satu pertimbangan utama penerapan FCEV di Indonesia.


Terkini

mobil
Mobil diesel GWM

GWM Klaim Penjualan Sempat Drop Karena Harga Solar Meroket

Penjualan mobil diesel yang menjadi salah satu andalan GWM sempat terganggu karena kenaikan harga solar

news
AiMOGA

Chery Pamer Robot Humanoid Berkarakter Sekuriti dan Perawat

Chery Group terus memperluas potensi pengembangan robot humanoid menggunakan berbagai skenario menarik

mobil
Mobil listrik, BYD

Wholesales Mobil Listrik Agustus 2026 Tumbuh, Hybrid Turun

Mobil listrik menyumbangkan wholesales tertingginya tahun ini di Agustus, PHEV naik sementara hybrid turun

mobil
BYD

BYD Genjot Ekspor Mobil Listrik, Pesan 10 Kapal Pengangkut Lagi

Menurut laporan terbaru, kapal-kapal anyar BYD akan mulai dikirim dari galangan mulai 2027 sampai 2029

mobil
GWM Wey G9

GWM Wey G9 Siap Dikirim ke Konsumen November, Sudah Bisa Dipesan

Harga mulai Rp 1,1 miliar, GWM Wey G9 bisa dipesan oleh konsumen dan akan dikirim bertahap pada November

news
SIM Keliling Bandung

Jadwal dan Lokasi SIM Keliling Bandung 15 September, Ada di BPR

Kepolisian berusaha untuk mempermudah urusan para pengendara, seperti dengan menghadirkan SIM keliling Bandung

news
SIM Keliling Jakarta

Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini 15 September 2026

SIM keliling Jakarta beroperasi di lima lokasi berbeda hari ini, simak persyaratan dan biaya yang dibutuhkan

news
Ganjil Genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 15 September 2026, Ada Menkeu Baru

Aturan Ganjil Genap Jakarta masih menajdi andalan untuk memecah kebuntuan terutama di jam-jam relatif padat