Simak 3 Titik Pusat Kemacetan di Puncak Saat Libur Nataru
18 Desember 2025, 07:00 WIB
Jembatan Ampera ditutup untuk menghidari terjadinya kerumunan dan kepadatan lalu lintas pada malam pergantian tahun
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Jembatan Ampera ditutup jelang malam pergantian tahun baru 2023. Penutupan ikon dari kota Palembang tersebut dilakukan untuk menghindari terjadinya kepadatan lalu lintas serta kerumunan di lokasi.
Pasalnya selama ini Jembatan Ampera memang selalu menjadi salah satu tujuan utama masyarakat dalam merayakan pergantian tahun. Penutupan jembatan rencananya berlangsung mulai Sabtu (31/12) pukul 22.00 WIB kemudian dibuka kembali pada Minggu (1/1) jam 02.00 WIB.
"Penutupan sementara Jembatan Ampera dilakukan untuk mencegah terjadinya kerumunan pada puncak perayaan Tahun Baru 2023 dalam kondisi masih pandemi COVID-19," ungkap Kombes Pol Mokhammad Ngajib, Kapolrestabes Palembang.
Untuk melakukan penutupan Jembatan Ampera, pihaknya telah melakukan rapat lintas sektoral dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Palembang. Bagi masyarakat yang biasa merayakan Tahun Baru di diimbau untuk di rumah saja.
Sementara bagi masyarakat yang hendak melakukan aktivitas di luar rumah selain hiburan tahun baru bisa menggunakan jalan dan jembatan alternatif. Untuk mengatur pengalihan jalur alternatif saat Jembatan Ampera ditutup kepolisian siap menurunkan petugas di lapangan.
Mereka akan mengatur pengalihan arus lalu lintas yang menuju Jembatan Ampera ke jalan alternatif menuju Jembatan Musi IV di kawasan Pasar Kuto kemudian Musi VI kawasan Makrayu/Jalan Sultan Mansyur Palembang dan Jembatan Musi II.
Pengalihan arus lalu lintas dilakukan di Jalan Jenderal Sudirman mulai Bundaran Cinde menuju Bundaran Air Mancur Masjid Agung Palembang. Anggota Satuan Lalu Lintas akan hadir di sekitar lokasi sejak sore hari hingga malam detik-detik Tahun Baru 2023.
Berbeda dengan tahun 2 tahun sebelumnya, jumlah penederita Covid-19 di Indonesia terbilang rendah. Hal ini disampaikan oleh Prof Wiku Adisasmito, Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 beberapa waktu lalu.
"Ini adalah libur Natal dan tahun baru ketiga saat pandemi. Kali pertama kasus naik, tahun kedua sedikit berkurang serta kini ketiga seharusnya kasus rendah,” ungkapnya.
Kasus harian Covid-19 pada (18/12) di Indonesia mencapai 860 kasus konfirmasi dengan positivity rate di bawah 10 persen. Jumlah ini adalah kali pertama di bawah 1.000 kasus dalam dua bulan terakhir, sekaligus terendah dalam kurun lima bulan terakhir.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
18 Desember 2025, 07:00 WIB
10 Desember 2025, 08:00 WIB
05 Desember 2025, 09:00 WIB
05 Desember 2025, 08:00 WIB
04 Desember 2025, 15:01 WIB
Terkini
02 Januari 2026, 10:00 WIB
Geely berniat membawa mobil bermesin konvensional ke Indonesia, diyakini merupakan Monjaro dan Okavango
02 Januari 2026, 09:00 WIB
Menurut Aismoli ada beberapa faktor pendukung yang membuat pasar motor listrik bisa bergairah di tahun ini
02 Januari 2026, 08:00 WIB
Kepolisian memperkenalkan Mandala Quick Response sebagai program baru untuk atasi kemacetan Jakarta di 2026
02 Januari 2026, 07:00 WIB
Penjualan BYD berhasil alami peningkatan 7,1 persen bila dibandingkan dengan pencapaian mereka di 2024
02 Januari 2026, 06:00 WIB
Ada dispensasi perpanjangan dengan persyaratan tertentu, simak informasi SIM keliling Jakarta hari ini
02 Januari 2026, 06:00 WIB
Aturan ganjil genap Jakarta 2 Januari 2026 menjadi pembatasan kendaraan pertama yang dilakukan Polda Metro Jaya
02 Januari 2026, 06:00 WIB
Ketika ingin mengurus dokumen berkendara, masyarakat bisa memanfaatkan kehadiran SIM keliling Bandung hari ini
01 Januari 2026, 17:00 WIB
Sedan ramah lingkungan Xpeng P7+ mendapatkan pembaruan sebagai model global, akan dijual di 36 negara