Stok BBM Shell Lenyap di Jakarta, Super Kembali Langka Bulan Ini
02 Februari 2026, 17:00 WIB
Bocoran kenaikan harga BBM bersubsidi mulai beredar di media sosial, Pertamax alami kenaikan tertinggi
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Beredar kabar bahwa kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) akan terjadi pekan ini dengan besaran berbeda. Ada banyak bocoran kenaikan harga BBM bersubsidi, termasuk yang disampaikan oleh akun Instagram @merapi_uncover.
Dalam postingannya disampaikan bahwa harga Pertalite akan meningkat Rp2.350 dari Rp7.650 per liter menjadi Rp10.000 per liter. Sementara Pertamax akan mengalami kenaikan Rp3.500 menjadi Rp16.000 per liter dari sebelumnya 12.500 per liter.
Kemudian Solar juga akan mengalami kenaikan terkecil yaitu hanya Rp2.050 menjadi 7.200 per liter dari Rp5.150 per liter. Kenaikan harga tersebut terbilang sangat masuk akal karena meski subsidi telah ditingkatkan, jumlahnya diperkirakan masih tidak mencukupi hingga akhir tahun nanti.
“Bocoran harga baru BBM? Bagaimana menurutnya lurd!” tulisnya dalam akun tersebut.
Bocoran harga bbm terbaru pun mendapat banyak tanggapan dari nitizen. Beberapa dari mereka mempertanyakan mengapa harga Pertamax ikut terkerek naik, bahkan lebih besar dari Pertalite.
“Katanya Pertamax tidak min” ungkap @tatarkusmiyati.
Kenaikan harga Pertamax pun dinilai memberatkan karena saat ini pun harganya sudah tinggi. Komentar tersebut disampaikan oleh @indar_december23
“12.500 saja sudah mikir keras apalagi 16.000 per liter. Mosok iyo motorku tak ganti solar,” ungkapnya.
Banyak yang menilai bahwa selama ini subsidi justru lebih banyak dimanfaatkan oleh golongan orang mampu. Pasalnya, merekalah penikmat rendahnya harga BBM pada kendaraan bermotor.
Oleh karena itu, pemerintah berencana memberikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) pada masyarakat. Langkah tersebut dinilai lebih tepat sasaran untuk memberi kemudahan pada masyarakat ketimbang subsidi BBM.
Sri Mulyani Indrawati, Menteri Keuangan (Menkeu) mengatakan BLT akan diambil dari pengalihan subsidi BBM sebesar Rp24.17 triliun. Dengan demikian diharapkan tekanan terhadap masyarakat di tengah kenaikan harga barang pokok akan berkurang.
“Harapannya dapat mengurangi tekanan pada masyarakat dan mengurangi kemiskinan. Sehingga kita bisa memberikan dukungan kepada masyarakat yang memang hari ini dihadapkan pada tekanan terhadap kenaikan harga,” kata Sri Mulyani usai rapat terbatas bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
02 Februari 2026, 17:00 WIB
01 Februari 2026, 15:00 WIB
01 Februari 2026, 07:00 WIB
19 Januari 2026, 08:00 WIB
01 Januari 2026, 11:12 WIB
Terkini
15 Februari 2026, 21:30 WIB
Ipone meluncurkan berbagai produk terbaru dan sejumlah games selama pameran otomotif IIMS 2026 berlangsung
15 Februari 2026, 20:00 WIB
Motul Indonesia terus menghadirkan inovasi untuk menunjukkan komitmen kepada para masyarakat di Tanah Air
15 Februari 2026, 19:00 WIB
Sejak memiliki Denza D9, Jerome Polin mengaku sudah jarang menggemudikan mobilnya sendiri meski masih memiliki kendaraan lain
15 Februari 2026, 16:00 WIB
Platform e3 dan e4 hasil pengembangan BYD disematkan pada produk performa tinggi, modern dan fungsional
15 Februari 2026, 14:00 WIB
Ada ratusan kategori yang diperebutkan oleh para pabrikan motor serta mobil dalam perhelatan IIMS 2026
15 Februari 2026, 12:00 WIB
Waktu penyelenggaraan IIMS 2027 berbeda dari biasanya yang dibuka setiap Februari sebelum momenntum Lebaran
15 Februari 2026, 10:00 WIB
DFSK tak menunggu pemerintah dan memberi insentif mandiri untuk seluruh modelnya yang dijual di Tanah Air
15 Februari 2026, 07:11 WIB
Setelah gelaran IIMS 2026 berakhir harga Jetour T2 akan naik, tidak lagi dipasarkan di angka Rp 568 jutaan