Tanpa Subsidi, Permintaan Motor Listrik Bisa Meningkat Kembali
12 Januari 2026, 10:00 WIB
Pemerintah akan mengumumkan secara resmi subsidi kendaraan listrik pada Senin (20/3) pukul 17.00 WIB
Oleh Satrio Adhy
TRENOTO – Pemerintah terus bergerak cepat dorong adopsi mobil serta motor elektrik oleh masyarakat. Untuk itu mereka bakal mengumumkan secara resmi subsidi kendaran listrik hari ini, Senin (20/3) pukul 17.00 WIB.
Nantinya dihadiri oleh lima pembantu Presiden Joko Widodo. Mulai dari Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Menteri Keuangan, Menteri Perindustrian juga Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral.
"Dalam rangka pengumuman resmi mengenai bantuan pemerintah untuk Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai atau KBLBB, kami mengundang kehadiran rekan-rekan media dalam konferensi pers,” bunyi undangan dari Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi dikutip dari Katadata.
Sebelumnya Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Perindustrian (Menperin) mengatakan hanya ada dua pabrikan bakal menerima bantuan sedang disiapkannya, yakni Wuling maupun Hyundai. Hal tersebut karena mereka sudah memenuhi syarat TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) sebanyak 40 persen.
Lebih lanjut dia membocorkan besaran subsidi kendaraan listrik. Untuk Hyundai Ioniq 5 Rp70 juta hingga Rp80 juta. Sedangkan bagi Wuling Air Ev yaitu sekitar Rp25 juta sampai Rp35 juta.
Pemerintah juga menyiapkan kuota sebanyak 35.900 unit buat insentif mobil elektrik. Agus mengungkapkan kebijakan yang disiapkan akan diberikan langsung melalui produsen.
Bahkan mereka sudah menyiapkan skemanya. Hal ini agar bantuan yang diberikan dapat diterima secara merata.
Nantinya satu NIK (Nomor Induk Kependudukan) hanya bisa untuk membeli kendaraan listrik sekali saja. Lalu pemerintah bakal menggandeng sejumlah lembaga termasuk perbankan, produsen hingga regulator.
“Nanti dilihat apakah calon pembeli ini atau masyarakat berhak mendapatkan bantuan. Apabila setelah dicek dalam sistem benar, maka langsung diberikan potongan,” ungkap Agus.
Di sisi lain pemerintah juga memberikan subsidi motor listrik baik baru maupun konversi. Adapun besarannya Rp7 juta per unit.
Total ada empat merek roda dua dinyatakan lolos menerima insentif pemerintah. Seperti Gesits, Selis, Volta serta Smoot.
Targetnya subsidi motor listrik hanya untuk 200 ribu unit. Sedangkan konversi dari kendaraan konvensional mencapai 50 ribu kendaraan.
Harapannya ada 250 ribu roda dua ramah lingkungan pada akhir tahun. Adapun jumlah tersebut masih terbilang kecil karena pasar motor di tanah Air saat ini mencapai lima jutaan unit tahun lalu.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
12 Januari 2026, 10:00 WIB
07 Januari 2026, 10:00 WIB
02 Januari 2026, 13:38 WIB
31 Desember 2025, 12:00 WIB
17 Desember 2025, 22:00 WIB
Terkini
18 April 2026, 12:00 WIB
Harga Wuling Eksion digadang-gadang akan lebih murah dari versi MPV yakni Darion, dan sama-sama ada EV dan PHEV
18 April 2026, 10:07 WIB
Toyota Calya mampu menjadi mobil LCGC terlaris pada bulan lalu setelah terdistribusi sebanyak 2.067 unit
18 April 2026, 08:42 WIB
Pameran BMW Festival of Joy dibuka untuk umum 17-19 April 2026 dan bisa dikunjungi tanpa dikenakan biaya
17 April 2026, 14:33 WIB
Ajang reli ini untuk pertama kalinya dihelat di Jakarta, sirkuit Ancol bakal disulap jadi trek Rallycross
17 April 2026, 09:00 WIB
Bos Ford menilai kehadiran mobil Cina di pasar otomotif Amerika Serikat bisa mengganggu bisnis mereka
17 April 2026, 07:42 WIB
Hyundai menyiapkan mobil pengganti untuk konsumen yang kendaraannya harus menginap di bengkel resmi mereka
17 April 2026, 06:00 WIB
Sebelum akhir pekan, SIM keliling Bandung hadir demi memfasilitasi kebutuhan para pengendara di Kota Kembang
17 April 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta masih diterapkan meski Aparatur Sipil Negara tengah menjalankan kebijakan Work From Home