Belum Naik, Pertamina Turunkan Harga BBM Non Subsidi

Pertamina turunkan harga BBM non subsidi hingga Rp2000 sehingga menjadi lebih terjangkau dari sebelumnya

Belum Naik, Pertamina Turunkan Harga BBM Non Subsidi
Adi Hidayat
  • Oleh Adi Hidayat

  • Kamis, 01 September 2022 | 09:07 WIB

TRENOTO – Sambut September 2022, Pertamina turunkan harga BBM (Bahan Bakar Minyak) non subsidi. Penurunan diberikan untuk Pertamax Turbo, Dexlite dan Pertamina Dex dengan besaran bervariasi.

Penurunan harga BBM tersebut telah sesuai dengan Menteri (Kepmen) ESDM No. 62 K/12/MEM/2020 tentang Formula Harga Dasar Dalam Perhitungan Harga Jual Eceran Jenis Bahan Bakar Minyak Umum Jenis Bensin dan Minyak Solar yang disalurkan Melalui Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum.

Perubahan harga terkecil terdapat pada Dexlite dari sebelumnya Rp17.800 per liter menjadi hanya Rp17.100 per liter atau berkurang Rp700. Kemudian untuk Pertamina Dex yang sebelumnya dijual Rp18.900 per liter turun Rp1.500 menjadi Rp17.400 per liter.

Photo : Pertamina

Beda dengan Dexlite, penurunan terbesar hadir pada Pertamax Turbo. Sebelumnya BBM non subsidi ini dijual Rp17.900 per liter kini hanya Rp15.000 per liter atau turun Rp2.000.

Sementara untuk harga BBM bersubsidi seperti Pertalite serta Pertamax hingga sekarang masih stabil dan tidak mengalami kenaikan. Namun tidak diketahui sampai kapan harga tersebut dapat dipertahankan oleh Pertamina.

Saat ini harga Pertalite masih dibanderol Rp7.650 per liter sementara Pertamax Rp12.500 per liter.

Berganti Menjadi Bantuan Langsung Tunai

Photo : Pertamina

Meski harga BBM bersubsidi hingga sekarang masih bertahan, isu kenaikan harga masih terus berkembang. Pasalnya banyak anggapan bahwa penikmat BBM bersubsidi justru orang-orang mampu.

Oleh karena itu pemerintah berencana mengubah subsidi menjadi Bantuan Tunai Langsung (BLT). Program tersebut dianggap akan lebih tepat sasaran untuk memberi keringanan pada masyarakat ketimbang subsidi BBM.

Hal ini disampaikan oleh Sri Mulyani Indrawati, Menteri Keuangan (Menkeu) beberapa waktu lalu. Menurutnya BLT akan diambil dari pengalihan subsidi BBM sebesar Rp24.17 triliun dan diharapkan dapat mengurangi beban masyarakat di tengah kenaikan harga barang pokok.

“Harapannya dapat mengurangi tekanan pada masyarakat dan mengurangi kemiskinan. Sehingga kita bisa memberikan dukungan kepada masyarakat yang memang hari ini dihadapkan pada tekanan terhadap kenaikan harga,” kata Sri Mulyani beberapa waktu lalu.

BLT sendiri rencananya akan dilakukan pada awal September 2022 oleh Kementerian Sosial. Pemberikan rencananya diberikan bersamaan dengan Bantuan Sosiai (Bansos) rutin dari Pemerintah.


Terkini

motor
Harley-Davidson

Harley-Davidson Luncurkan Dua Moge Baru di GIIAS 2026

Harley-Davidson menggoda para pencinta moge di GIIAS 2026, salah satunya Heritage Classic Liberty Edition

news
Isuzu

Isuzu Pamer Ragam Modifikasi Kendaraan Niaga Pendukung Bisnis

Isuzu kembali ramaikan ajang GIIAS 2026 dengan menampilkan sejumlah produk inovatif yang bisa diandalkan

mobil
Lepas E4 EV

Lepas E4 EV Dijual Rp 339 Juta selama GIIAS 2026

Harga Lepas E4 EV diumumkan Rp 339 juta selama masa pameran, konsumen sudah bisa melakukan pemesanan

news
giias 2026

GIIAS 2026 Resmi Dibuka, Momentum Pamerkan Inovasi Kendaraan

Agus Gumiwang, Menperin resmi membuka GIIAS 2026, pameran ini diharapkan mampu menggairahkan pasar otomotif

mobil
Vinfast

Siasat VinFast Perkuat Ekosistem Mobil Listrik, Permudah Konsumen

VinFast turut ambil bagian di GIIAS 2026, mereka menawarkan program Drive Worry Free untuk pengguna EV

mobil
Honda

Honda Meluncurkan Super-ONE di GIIAS 2026, Harga Belum diungkap

Honda Super-ONE melantai di GIIAS 2026, namun pengumuman harga resmi baru akan dilakukan minggu depan

mobil
Mercedes-Benz

Mercedes-Benz Luncurkan AMG GT 63 Pro dan GLC 200 di GIIAS 2026

Dua mobil baru Mercedes-Benz meluncur dalam ajang GIIAS 2026, harga yang ditawarkan mulai Rp 1,5 miliaran

news
Mitsubishi Fuso

Mitsubishi Fuso Luncurkan Canter Extra Long Bus di GIIAS 2026

Mitsubishi Fuso terus berupaya untuk memenuhi kebutuhan para konsumen pada segmen kendaraan niaga di GIIAS