Risiko yang Menghantui Pemilik Mobil di Musim Hujan
23 Februari 2026, 17:00 WIB
Ada banyak bahaya atau risiko mengintai ketika pengendara mobil nekat menerobos banjir seperti di Bekasi
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Banjir sedang melanda sejumlah daerah hari ini, Selasa (04/03). Wilayah paling parah terdampak adalah Bekasi, Tangerang Selatan dan Jakarta.
Ketinggian air bervariasi di beberapa tempat, mulai 20 cm sampai tiga meter. Pengendara mobil serta motor pun harus berhati-hati.
Apalagi sempat beredar video sebuah kendaraan roda empat terbawa arus saat terjadi banjir Bekasi.
“Sebuah mobil terseret arus banjir di Kampung Nawit, Cisaat, Setu, Kabupaten Bekasi,” tulis akun TikTok @info.cikarang.karawang.
Tentu hal tersebut sangat berbahaya. Bisa menghilangkan nyawa pengemudi sampai penumpang di dalam kendaraan.
Oleh sebab itu baik pengendara motor dan mobil tidak boleh asal saat ingin menerobos banjir, seperti sekarang ini.
“Masyarakat harus paham bahwa mobil mereka kemudikan diciptakan untuk jalan kering. Tidak ada yang dibuat menerabas banjir,” ungkap Sony Susmana, Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) kepada KatadataOTO (04/03).
Ia menjelaskan bahwa rata-rata kendaraan roda empat yang memaksa melewati genangan air cukup dalam bakal mengambang.
Sehingga tidak lagi menapak sempurna di permukaan jalan. Kemudian akan terseret oleh derasnya arus air.
Oleh sebab itu pengendara disarankan agar tidak sembrono ketika melewati banjir. Ada beberapa hal harus diperhatikan.
“Pertama material terbawa oleh air, arus yang deras, air keruh, kedalaman banjir dan sebagainya,” lanjut Sony.
Selain itu pengguna jalan tidak boleh mengandalkan emosi, terutama untuk segera sampai ke tempat tujuan.
Menurut Sony harus mengutamakan akal sehat. Lalu bagaimana sampai ke tujuan dengan selamat tanpa kurang apapun.
“Dia tidak berpikir bahwa tak sesimpel itu berhadapan dengan arus banjir. 80 persen sampai 90 persen (gagal melewati arus deras) pasti terbawa air,” ia menuturkan.
Namun jika Anda tetap memaksakan untuk menerobos banjir, pastikan ketinggian air hanya 10 cm dari permukaan jalan.
Dengan begitu ban kendaraan masih menapak sempurna di aspal. Jadi dapat memperkecil kemungkinan terbawa oleh arus.
“Kalau ada jalan alternatif lebih baik. Tetapi jika tidak ada, disarankan putar balik itu sudah paling aman bagi para pengendara,” Sony menutup perkataannya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
23 Februari 2026, 17:00 WIB
02 Februari 2026, 08:00 WIB
08 Januari 2026, 14:00 WIB
02 Januari 2026, 18:46 WIB
31 Desember 2025, 12:00 WIB
Terkini
31 Maret 2026, 17:00 WIB
Mobil listrik kompak Chery QQ3 EV mendapatkan respons positif dari konsumen di Cina, raup 56.000 pemesanan
31 Maret 2026, 11:00 WIB
Manufaktur mobil listrik di Indonesia harus bersiap menghadapi tekanan penjualan setelah insentif ditiadakan
31 Maret 2026, 09:47 WIB
HPM memantau bagaimana antusias masyarakat terhadap mobil listrik Honda 0 Alpha yang akan diluncurkan
31 Maret 2026, 07:00 WIB
Suzuki Burgman 125 EX direcall karena adanya potensi kerusakan pada kabel rem belakang yang bisa mengurangi performa
31 Maret 2026, 06:05 WIB
SIM keliling Jakarta menawarkan kemudahan perpanjangan masa berlaku Surat Izin Mengemudi, simak lokasinya
31 Maret 2026, 06:03 WIB
MCD Pasir Koja menjadi salah satu lokasi SIM keliling Bandung yang beroperasi hari ini melayani pengendara
31 Maret 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta 31 Maret menjadi yang terakhir di bulan ini dengan pengawasan ketat dari kepolisian
30 Maret 2026, 20:43 WIB
Masanao Kataoka ditunjuk untuk menjabat sebagai President Director Honda Prospect Motor yang baru saat ini