Mobil Listrik dan Hybrid Jadi Andalan Warga Cina Hadapi Banjir
13 Juli 2026, 09:00 WIB
Ada banyak bahaya atau risiko mengintai ketika pengendara mobil nekat menerobos banjir seperti di Bekasi
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Banjir sedang melanda sejumlah daerah hari ini, Selasa (04/03). Wilayah paling parah terdampak adalah Bekasi, Tangerang Selatan dan Jakarta.
Ketinggian air bervariasi di beberapa tempat, mulai 20 cm sampai tiga meter. Pengendara mobil serta motor pun harus berhati-hati.
Apalagi sempat beredar video sebuah kendaraan roda empat terbawa arus saat terjadi banjir Bekasi.
“Sebuah mobil terseret arus banjir di Kampung Nawit, Cisaat, Setu, Kabupaten Bekasi,” tulis akun TikTok @info.cikarang.karawang.
Tentu hal tersebut sangat berbahaya. Bisa menghilangkan nyawa pengemudi sampai penumpang di dalam kendaraan.
Oleh sebab itu baik pengendara motor dan mobil tidak boleh asal saat ingin menerobos banjir, seperti sekarang ini.
“Masyarakat harus paham bahwa mobil mereka kemudikan diciptakan untuk jalan kering. Tidak ada yang dibuat menerabas banjir,” ungkap Sony Susmana, Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) kepada KatadataOTO (04/03).
Ia menjelaskan bahwa rata-rata kendaraan roda empat yang memaksa melewati genangan air cukup dalam bakal mengambang.
Sehingga tidak lagi menapak sempurna di permukaan jalan. Kemudian akan terseret oleh derasnya arus air.
Oleh sebab itu pengendara disarankan agar tidak sembrono ketika melewati banjir. Ada beberapa hal harus diperhatikan.
“Pertama material terbawa oleh air, arus yang deras, air keruh, kedalaman banjir dan sebagainya,” lanjut Sony.
Selain itu pengguna jalan tidak boleh mengandalkan emosi, terutama untuk segera sampai ke tempat tujuan.
Menurut Sony harus mengutamakan akal sehat. Lalu bagaimana sampai ke tujuan dengan selamat tanpa kurang apapun.
“Dia tidak berpikir bahwa tak sesimpel itu berhadapan dengan arus banjir. 80 persen sampai 90 persen (gagal melewati arus deras) pasti terbawa air,” ia menuturkan.
Namun jika Anda tetap memaksakan untuk menerobos banjir, pastikan ketinggian air hanya 10 cm dari permukaan jalan.
Dengan begitu ban kendaraan masih menapak sempurna di aspal. Jadi dapat memperkecil kemungkinan terbawa oleh arus.
“Kalau ada jalan alternatif lebih baik. Tetapi jika tidak ada, disarankan putar balik itu sudah paling aman bagi para pengendara,” Sony menutup perkataannya.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
13 Juli 2026, 09:00 WIB
02 Juli 2026, 19:03 WIB
31 Mei 2026, 15:49 WIB
13 Mei 2026, 14:45 WIB
29 April 2026, 13:00 WIB
Terkini
15 September 2026, 13:00 WIB
Mobil listrik menyumbangkan wholesales tertingginya tahun ini di Agustus, PHEV naik sementara hybrid turun
15 September 2026, 09:00 WIB
Menurut laporan terbaru, kapal-kapal anyar BYD akan mulai dikirim dari galangan mulai 2027 sampai 2029
15 September 2026, 07:00 WIB
Harga mulai Rp 1,1 miliar, GWM Wey G9 bisa dipesan oleh konsumen dan akan dikirim bertahap pada November
15 September 2026, 06:00 WIB
Aturan Ganjil Genap Jakarta masih menajdi andalan untuk memecah kebuntuan terutama di jam-jam relatif padat
15 September 2026, 06:00 WIB
Kepolisian berusaha untuk mempermudah urusan para pengendara, seperti dengan menghadirkan SIM keliling Bandung
15 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta beroperasi di lima lokasi berbeda hari ini, simak persyaratan dan biaya yang dibutuhkan
14 September 2026, 18:02 WIB
Berbekal kemenangan di Misano pada Minggu (13/09), Marquez sukses memuncaki klasemen sementara MotoGP 2026
14 September 2026, 18:01 WIB
BYD kembali berada di puncak daftar merek mobil Cina terlaris periode Agustus 2026 disusul Jaecoo dan Geely