Begini Cara Memilih Oli Mesin yang Tepat Sesuai Kendaraan

memilih oli mesin yang tepat dapat membuat kendaraan lebih awet digunakan sehari-hari hingga jangka waktu tertentu

Begini Cara Memilih Oli Mesin yang Tepat Sesuai Kendaraan
Denny Basudewa

TRENOTO – Memilih oli mesin perlu mendapat perhatian khusus khususnya bagi para pemilik kendaraan. Hal ini guna mendapatkan performa optimal pada mesin yang digunakan.

Tidak hanya harus sesuai, penggantian pelumas pada mesin kendaraan juga harus rutin. Dengan melakukan perawatan berkala, mesin akan lebih awet.

Oli mesin yang beredar di pasaran memiliki kode-kode tertentu. Kode tersebut memiliki pengertian berbeda-beda.

Sehingga pemilik kendaraan baik roda dua maupun empat patut mengetahui setiap tanda tersebut di atas.

Cara paling mudah mengetahui jenis oli bisa dilihat pada tutup pengisian oli pada kendaraan. Khususnya mobil biasanya pabrikan menempatkan jenis oli yang dibutuhkan.

Photo : 123rf

Misalnya 5W-30 bisa ditemukan pada mobil-mobil keluaran baru. Namun sayangnya tidak banyak pemilik mobil mengetahui arti kode di atas.

Nyatanya salah memilih jenis oli bisa memberikan dampak pada mesin. Pada akhirnya mesin akan mengalami gejala tertentu ketika konsumen salah memilih oli.

Tingkat Kekentalan Oli

Angka 15W-40 misalnya memiliki dua tingkat kekentalan oli dengan kode sebelumnya. Lalu tingkat keenceran maupun kekentalan pada umumnya dibarengi dengan huruf SAE.

SAE adalah standar kekentalan oli yang dibuat oleh The Society of Automotive Engineer.

“Oli dengan kode SAE 15W-40 memiliki arti bahwa tingkat keenceran pada oli tersebut memenuhi dua grade. SAE 15W untuk aplikasi suhu dingin/winter. Sementara SAE 40 pada aplikasi iklim tropis/panas,” kata Brahma Putra Mahayana, technical Specialist PT Pertamina Lubricants dalam siaran persnya (11/07).

Baca juga : Mengenal Perbedaan Oli Sintetis dan Mineral yang Bikin Mesin Awet

Ia mengatakan lebih lanjut bahwa masyarakat Indonesia banyak salah paham dalam membaca kode pelumas. Diyakini oli SAE 15W-40 memiliki kekentalan 40 atau bisa dipakai pada suhu hingga minus 15 Celcius.

Padahal kondisi sebenarnya tidak seperti itu. Brahma menyarankan untuk melihat cara membaca kode pelumas pada internet yaitu dokumen SAE J300.

API Service

Kode ini dikatakan merupakan penanda standar kinerja pelumas yang dibuat American Petroleum Institute (API). API Service dapat digunakan untuk mengukur kemampuan oli dalam menahan gesekan dalam ruang bakar.

Photo : Pertamina Lubricants

Mesin bensin dan diesel pada mobil sendiri memiliki kode API yang berbeda. Untuk mesin bensin memiliki kode huruf depan S dan diesel C.

“Semakin tinggi performa maka urutan hurufnya akan semakin tinggi. Kode pada 2 merek kemasan oli adalah API SH dan API SJ, sehingga bisa diketahui untuk mesin bensin,” lanjutnya.


Terkini

komunitas
Honda Bikers Day 2026

Honda Bikers Day 2026 Diramaikan Lebih dari 32 Ribu Peserta

Honda Bikers Day 2026 sukses diselenggarakan di Lapangan Panglima Jenderal Sudirman, Ambarawa, Jawa Tengah

otosport
Marc Marquez

Hasil Sprint Race MotoGP Australia 2026: Marquez Menang

Marc Marquez menjadi yang terdepan di sprint race MotoGP Australia 2026 dan Jorge Martin mengalami kecelakaan

otosport
MotoGP Australia 2026

Link Live Streaming MotoGP Australia 2026: Marquez Siap Dominasi

Marc Marquez berpeluang untuk menjadi pemenang di MotoGP Australia 2026 dan menumbangkan Jorge Martin

komunitas
Honda Bikers Day 2026

Puluhan Ribu Pengendara Siap Ramaikan Honda Bikers Day 2026

Honda Bikers Day 2026 akan digelar di Ambara, Jawa Tengah dan diikuti oleh peserta dari berbagai daerah

motor
Astra Motor

Strategi Astra Motor Tingkatkan Budaya Aman Berkendara di Jateng

Astra Motor Safety Riding Center Jawa Tengah, diharapkan bisa mendorong kesadaraan berkendara aman di jalan

motor
Motor REEV Chery

Chery Daftarkan Paten Motor REEV, Mirip Yamaha Fino

Chery bersiap ikut meramaikan pasar kendaraan roda dua, patenkan satu desain motor berteknologi REEV

mobil
Denza

BYD Dituntut Pemegang Merek Denza di RI Pasca Ganti Nama

Sengketa kepemilikan merek Denza masih berlanjut, BYD kini dituntut PT Raden Reza Adi sebesar Rp 9 triliun

news
PEVS 2026

PEVS 2026 Akan Digelar Pekan Depan, Ada 9 Merek Mobil Listrik

PEVS 2026 akan diikuti oleh 38 brand motor dan mobil listrik dan tidak ketinggalan industri pendukung lain