Begini Cara Federal Oil Cegah Pemalsuan

Cara Federal Oil Cegah pemalsuan produk-produknya melalui inovasi teknologi pada kemasannya sekaligus menyematkan kandungan baru

Begini Cara Federal Oil Cegah Pemalsuan

TRENOTO – Federal Oil meluncurkan tampilan baru kemasan produknya dengan tujuan salah satunya adalah mencegah pemalsuan. Ini merupakan salah satu bentuk komitmennya, dalam menghadirkan kenyamanan pada konsumen setianya di Tanah Air.

Kemasan baru Federal Oil cegah pemalsuan meliputi adanya QR Code pada belakang kemasan. Dengan ini konsumen maupun rekanan bengkel lebih terlindungi.

Konsumen ataupun bengkel bisa melakukan pengecekkan keaslian produk melalui scan QR Code. Sehingga untuk memastikan keaslian produk, bisa dilakukan di mana saja.

Tidak hanya itu, konsumen bisa memeriksa keaslian produk melalui nomor hotline yang juga tertera di belakang kemasan.

“Intinya kita memberikan peace of mind dari konsumen, bahwa ketika membeli produk kita lalu dia scan dan tahu ini asli atau tidak. Kalau ternyata bukan asli, itu bukan urusan kita karena masuk ranahnya kepolisian,” ucap Patrcik Adhiatmadja, Executive Advisor of PT PKT dan PT EMLI.

Oli Palsu di Indonesia

Peredaran oli palsu di Indonesia dikabarkan cukup banyak dan meresahkan konsumen tentunya. Beberapa produsen melakukan beberapa pencegahan demi melindungi calon konsumen setianya.

Seperti yang dilakukan Federal Oil untuk mencegah pemalsuan dengan melakukan berbagai langkah antisipasi. Hal ini tentunya ditempuh untuk memberikan kenyamanan pada pelanggan.

Sekadar informasi, oli palsu dibuat dari produk bekas pakai yang dilakukan penyaringan sehingga terlihat bersih kembali. Pelumas ini jika digunakan pada mesin berpotensi untuk merusak beberapa komponen jantung pacu.

Photo : TrenOto

“Oli bekas pakai bisa didaur ulang menjadi base oil, tapi itu prosesnya melalui re-refinery. Di Indonesia cuma ada tiga perusahaan yang memiliki izin resmi untuk melakukan hal itu,” ungkap Patrick kepada awak media (08/03).

Disebutkan bahwa kasus pemalsuan oli di Indonesia cukup banyak, sehingga pihak Federal Oil hanya bisa melakukan pencegahan. Selain itu, pihaknya lebih fokus pada kualitas produk.

“Lebih baik kita  bermain dengan originilitas dengan mengedepankan kualitas formula. Sehingga experience, dari konsumen menjadi lebih baik,” tuturnya.

Federal Oil telah berada di Industri otomotif Indonesia selama lebih dari 33 tahun. Sehingga kualitas produknya lebih terjamin kualitasnya.


Terkini

mobil
BYD

Tanpa Insentif, Harga BYD Atto 1 Dipertahankan Rp 199 Juta

Harga BYD Atto 1 disebut masih akan bertahan mulai dari Rp 199 jutaan meskipun statusnya diimpor utuh

mobil
GWM

GWM Perluas Jaringan Diler, Manjakan Konsumen di Kelapa Gading

Diler GWM Kelapa Gading hadir di lokasi strategis, sehingga memberikan pelayanan maksimal kepada konsumen

mobil
Insentif Otomotif

Ekonom Sebut Insentif Masih Dibutuhkan buat Pertahankan Penjualan

Insentif otomotif jadi salah satu daya tarik utama, perlu diterapkan agar penjualan bisa bertahan konsisten

news
Bridgestone

Penjualan Mobil Baru Lesu, Pasar Bridgestone Naik 8 Persen di 2025

Bridgestone Indonesia berhasil mencatat perkembangan pasar yang positif pada tahun lalu di tengah tantangan

mobil
Mobil hybrid murah

Opsi Mobil Hybrid Murah di IIMS 2026, Suzuki Ertiga Rp 200 Jutaan

Ada sejumlah pilihan mobil hybrid murah mulai dari Rp 200 juta-Rp 300 jutaan di IIMS 2026, simak daftarnya

mobil
lepas L8

Lepas L8 Tawarkan Kemudahan Kepada Konsumen di IIMS 2026

Lepas L8 hadir di IIMS 2026 dengan menawarkan beragam penawaran menarik, sehingga bisa dimanfaatkan pengunjung

mobil
VinFast Limo Green

VinFast Pede Jual Mobil Listrik Tanpa Insentif Pemerintah

Vinfast menilai mobil listrik yang sudah diproduksi di Subang memiliki harga yang kompetitif di pasar EV

mobil
VinFast Limo Green

VinFast Masih Andalkan Segmen Fleet Buat Dorong Penjualan di 2026

Segmen fleet masih menjadi andalan VinFast dalam mengembangkan kendaraan listrik mereka di Indonesia