Bantuan yang Diperlukan Buat Dongkrak Penjualan Kendaraan Niaga
29 Desember 2025, 11:00 WIB
Menurut Mitsubishi Fuso ada beberapa kendala yang menghambat kinerja penjualan kendaraan niaga pada 2025
Pemerintah DKI Jakarta akan tutup putaran jalan untuk mengatasi kepadatan lalu lintas sesuai arahan dari presiden
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Polda Metro Jaya berencana mengurangi jumlah putaran jalan atau U-Turn. Hal ini dilakukan sebagai solusi untuk mengatasi kemacetan lalu lintas di DKI Jakarta.
Heru Budi Hartono, Pejabat Gubernur DKI Jakarta mengungkapkan bahwa salah satu penyebab kemacetan adalah adanya putaran lalu lintas. Oleh karena itu, penutupan diharapkan bisa mengurangi kepadatan.
"Programnya mungkin mengurangi U-Turn," ungkapnya sesuai yang dilansir dari Antara.
Namun kebijakan tutup putaran jalan tidak bisa dilakukan sembarangan. Dinas Perhubungan DKI Jakarta dan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya harus melakukan kajian terlebih dahulu.
"Saat ini sedang kami lakukan kajian. Setelah rampung, kami akan laporkan terkait manajemen rekayasa lalu lintas secara keseluruhan," terang Syafrin Liputo, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta.
Kajian tersebut diharapkan bisa memberikan efek maksimal untuk mengurangi titik kemacetan yang disebabkan oleh antrean kendaraan berputar arah.
"Tujuannya adalah bagaimana titik kemacetan atau kepadatan yang disebabkan oleh putar balik bisa kami minimalisir," ujar Syafrin.
Sementara itu Kombes Pol Latif Usman, Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya mendukung rencana tersebut. Namun menurutnya pengambilan keputusan adalah di pemerintah DKI Jakarta sementara kepolisian hanya berperan sebagai pelaksana kebijakan.
"Bila itu dilakukan saya sangat setuju. Tetapi kalau masalah pembina jalan adalah Pak Gubernur, sementara kami hanya penegak hukum," kata Latif di Jakarta.
Sebelumnya diberitakan bahwa presiden Joko Widodo memberi 3 arahan yang harus diperhatikan oleh Heru Budi Hartono saat dilantik menjadi pejabat gubernur DKI Jakarta. Salah satunya adalah untuk mengatasi kemacetan di Ibukota.
Selain melakukan penutupan, Ia berencana untuk melanjutkan program yang sudah ada selama ini. Dilansir dari presidenri.go.id, DKI Jakarta diklaim sudah memiliki blueprint lalu lintas mulai dari Gubernur Wiyogo Atmodarminto hingga sekarang.
Tak hanya itu, Heru juga akan kembali melanjutkan transporatsi massal terpadu seperti MRT. Ia bahkan menginginkan bahwa seharusnya transportasi massal tersebut tidak terbatas Lebak Bulus hingga Kota, tetapi juga dari Pulogadung sampai Dukuh Atas.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
Terkini
29 Desember 2025, 11:00 WIB
Menurut Mitsubishi Fuso ada beberapa kendala yang menghambat kinerja penjualan kendaraan niaga pada 2025
29 Desember 2025, 10:00 WIB
Harga kompetitif dan desain eksterior boxy bakal jadi faktor penting buat konsumen mobil listrik di 2026
29 Desember 2025, 09:00 WIB
Terdapat banyak pilihan produk pada segmen motor bebek, seperti contoh TVS LX100 dengan banderol kompetitif
29 Desember 2025, 08:00 WIB
Penyekatan kendaraan pada Car Free Night Puncak akan dilakukan sejak sore dan diawasi oleh puluhan petugas
29 Desember 2025, 07:00 WIB
Pabrikan mobil Cina sepakat kembangkan teknologi baru pada sistem pencahayaan agar bisa terhubung satu sama lain
29 Desember 2025, 06:00 WIB
Menjelang libur tahun baru, perpanjangan masa berlaku bisa dilakukan di fasilitas SIM keliling Jakarta
29 Desember 2025, 06:00 WIB
Kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung di dua lokasi, hal tersebut untuk memudahkan masyarakat
29 Desember 2025, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta diterapkan secara maksimal untuk kurangi terjadinya kemacetan setelah libur Natal