Atasi Kemacetan Pemerintah DKI Jakarta akan Tutup Putaran Jalan

Pemerintah DKI Jakarta akan tutup putaran jalan untuk mengatasi kepadatan lalu lintas sesuai arahan dari presiden

Atasi Kemacetan Pemerintah DKI Jakarta akan Tutup Putaran Jalan
Adi Hidayat

TRENOTO – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Polda Metro Jaya berencana mengurangi jumlah putaran jalan atau U-Turn. Hal ini dilakukan sebagai solusi untuk mengatasi kemacetan lalu lintas di DKI Jakarta.

Heru Budi Hartono, Pejabat Gubernur DKI Jakarta mengungkapkan bahwa salah satu penyebab kemacetan adalah adanya putaran lalu lintas. Oleh karena itu, penutupan diharapkan bisa mengurangi kepadatan.

"Programnya mungkin mengurangi U-Turn," ungkapnya sesuai yang dilansir dari Antara.

Namun kebijakan tutup putaran jalan tidak bisa dilakukan sembarangan. Dinas Perhubungan DKI Jakarta dan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya harus melakukan kajian terlebih dahulu.

Photo : NTMC Polri

"Saat ini sedang kami lakukan kajian. Setelah rampung, kami akan laporkan terkait manajemen rekayasa lalu lintas secara keseluruhan," terang Syafrin Liputo, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta.

Kajian tersebut diharapkan bisa memberikan efek maksimal untuk mengurangi titik kemacetan yang disebabkan oleh antrean kendaraan berputar arah.

"Tujuannya adalah bagaimana titik kemacetan atau kepadatan yang disebabkan oleh putar balik bisa kami minimalisir," ujar Syafrin.

Sementara itu Kombes Pol Latif Usman, Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya mendukung rencana tersebut. Namun menurutnya pengambilan keputusan adalah di pemerintah DKI Jakarta sementara kepolisian hanya berperan sebagai pelaksana kebijakan.

"Bila itu dilakukan saya sangat setuju. Tetapi kalau masalah pembina jalan adalah Pak Gubernur, sementara kami hanya penegak hukum," kata Latif di Jakarta.

Arahan Presiden

Photo : NTMC Polri

Sebelumnya diberitakan bahwa presiden Joko Widodo memberi 3 arahan yang harus diperhatikan oleh Heru Budi Hartono saat dilantik menjadi pejabat gubernur DKI Jakarta. Salah satunya adalah untuk mengatasi kemacetan di Ibukota.

Selain melakukan penutupan, Ia berencana untuk melanjutkan program yang sudah ada selama ini. Dilansir dari presidenri.go.id, DKI Jakarta diklaim sudah memiliki blueprint lalu lintas mulai dari Gubernur Wiyogo Atmodarminto hingga sekarang.

Tak hanya itu, Heru juga akan kembali melanjutkan transporatsi massal terpadu seperti MRT. Ia bahkan menginginkan bahwa seharusnya transportasi massal tersebut tidak terbatas Lebak Bulus hingga Kota, tetapi juga dari Pulogadung sampai Dukuh Atas.


Terkini

otosport
Ducati

Masa Depan Ducati di MotoGP Masih Aman, Walau Ada Isu Dijual

Ducati memastikan aktivitas tim balap MotoGP mereka tidak terganggu karena sudah mampu berdiri sendiri

mobil
Chery

Tiggo Cross CSH Terbakar di Bandung, Ternyata Begini Reaksi Chery

Chery Sales Indonesia telah melakukan peyelidikan terkait peristiwa terbakarnya Tiggo Cross CSH di Bandung

mobil
Changan

Changan Indonesia Kerja Keras Sebagai Brand Baru di Tanah Air

Changan Indonesia tengah fokus untuk memperkenalkan sejumlah keunggulan Deepal S05 kepada masyarakat luas

mobil
Geely Bikin Tiruan Xiaomi SU7, Versi Ekonomis Incar Generasi Muda

Geely Bikin Tiruan Xiaomi SU7, Versi Ekonomis Incar Generasi Muda

Geely Galaxy TT hadir dengan tampilan identik sedan performa tinggi Xiaomi SU7, ini bocoran spesifikasinya

news
Ganjil Genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 09 Juli 2026 Kembali Berlaku

Sistem Ganjil Genap Jakarta akan memberikan sedikit kelonggaran pada waktu-waktu tertentu di jalan protokol

news
SIM Keliling Bandung

2 Lokasi SIM Keliling Bandung Hari Ini 9 Juli, Cek Jadwalnya

SIM keliling Bandung bisa menjadi salah satu opsi terbaik jika Anda ingin mengurus dokumen berkendara

news
SIM Keliling Jakarta

Simak Syarat dan Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini 9 Juli 2026

Ada di lima lokasi, SIM keliling Jakarta jadi alternatif buat masyarakat yang ingin perpanjang masa berlaku

news
Ganjil genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 10 Juli 2026 Jelang Akhir Pekan

Jelang akhir pekan, pengguna kendaraan roda empat tetap patut waspada dengan aturan ganjil genap Jakarta