Ada Perbaikan DMS, Tol Jagorawi Terapkan Sistem Buka Tutup

Tol Jagorawi terapkan sistem buka tutup saat melakukan perbaikan DMS pada malam hari mulai 17 hingga 19 November 2022

Ada Perbaikan DMS, Tol Jagorawi Terapkan Sistem Buka Tutup
Adi Hidayat

TRENOTO – Jasamarga Metropolitan Tollroad bersama PT Jasamarga Tollroad Operator dan PT Network Global Solusindo akan melakukan perbaikan Dynamic Message Sign (DMS) atau papan informasi digital. Pekerjaan akan dilakukan di ruas tol Jagorawi KM 42+700 arah Jakarta serta KM 13+700 Cibubur arah Jakarta.

Perbaikan ini diyakini cukup berbahaya sehingga selama pekerjaan berlangsung, tol Jagorawi terapkan sistem buka tutup. Langkah ini dilakukan untuk memastikan keamanan dan keselamatan para pengguna jalan.

Penutupan dilakukan kurang lebih 5-10 menit saat DMS diturunkan. Kemudian penutupan juga dilakukan kembali sekitar 5-10 menit ketika DMS baru dipasangkan.

Photo : Jasa Marga

Pelaksanaan penggantian tersebut dilakukan pada 17-19 November 2022. Agar tidak menimbulkan kepadatan maka pekerjaan dilakukan pada periode window time pukul 22.00 hingga 04.00 WIB.

Selain melakukan buka tutup ruas jalan tol, sejumlah rambu peringatan akan ditempatkan di lokasi. Selain itu akan ada petugas yang melakukan pengaturan jalan agar arus kendaraan tetap terkendali guna mengindari terjadinya kemacetan.

Baca juga : Jasa Marga Lakukan Perbaikan Jalan Tol Cipularang

DMS yang baru nantinya akan tetap memberikan informasi penting seputar jalan tol, hanya saja tampilannya menjadi lebih lengkap dibanding sebelumnya. Hal ini karena terdapat informasi perkiraan waktu tiba.

Berkat adanya informasi tersebut tentu akan menguntungkan pengguna jalan. Pasalnya mereka bisa lebih mudah untuk mementukan rute mana yang hendak diambil.

Perbaikan jalan adalah sebuah kegiatan rutin yang dilakukan oleh pihak penyelenggara jalan tol. Pemeliharaan perlu dilakukan untuk memastikan kenyamanan berkendara pengguna jalan tetap terjaga.

Jagorawi pun adalah salah satu ruas tol yang paling sering melakukan perbaikan. Pada Oktober 2022 misalnya, mereka mendapat pekerjaan beautifikasi pada beberapa lokasi.

Photo : Jasa Marga

Pekerjaan tersebut diantaranya adalah perbaikan dan pemeliharaan taman di KM 03+800 hingga KM 04+000. Kemudian ada pekerjaan perbaikan taman di KM 05+000 arah Ciawi.

Selain itu ada pekerjaan taman bendera pada KM 06+800 arah Ciawi, penanaman pohon di median exit Bogor dan penyulaman/panggantian tanaman yang mati. Pekerjaan tersebut dilakukan untuk memberi kenyamanan para pengguna jalan tol.


Terkini

mobil
Penjualan Toyota

Penjualan Toyota Global Februari 2026 Turun Tipis

Penjualan Toyota global Februari 2026 mengalami penurunan dibandingkan pencapaian di bulan sebelumnya

mobil
Changan Bangun Pabrik Canggih di Brasil, Rakit Mobil Flex Fuel

Changan Bangun Pabrik Canggih di Brasil, Rakit Mobil Flex Fuel

Pabrik di Anapolis bekerja sama dengan CAOA, jadi bentuk komitmen jangka panjang Changan di pasar Brasil

news
GIICOMVEC 2026

GIICOMVEC 2026 Bakal Hadirkan Ragam Inspirasi Bisnis

Pameran GIICOMVEC 2026 bakal kehadiran tiga merek baru yang siap meramaikan pasar kendaraan komersial RI

news
Pemerintah Tetapkan WFH dan Pembatasan Kendaraan Dinas

Hemat BBM, Pemerintah Tetapkan WFH dan Pembatasan Kendaraan Dinas

WFH satu hari dalam satu minggu dan pembatasan kendaraan dinas jadi langkah pemerintah menghemat BBM

mobil
Pertalite, Pertamina

Pembatasan Pembelian Pertalite Dimulai Hari Ini

Aturan pembelian BBM bersubsidi termasuk Pertalite merupakan langkah preventif pemerintah hadapi krisis energi

motor
Yamaha AEROX

Yamaha AEROX ALPHA Hadirkan Warna dan Grafis Terbaru

Yamaha AEROX ALPHA ditawarkan dengan enam pilihan varian yang memiliki keunggulan dan nilai masing-masing

news
Harga BBM

Harga BBM Pertamina di April 2026, Pertalite dan Pertamax Tetap

Pemerintah telah menetapkan bahwa harga BBM subsidi dan nonsubsidi tidak mengalami kenaikan pada April 2026

news
Ganjil genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta 1 April 2026, Siapkan Rute Alternatif

Ganjil genap Jakarta kembali diterapkan pada bulan ini sehingga masyarakat diharapkan menyiapkan rute alternatif