Ada Perbaikan Jalan Tol MBZ, Waspada Macet Parah

Jalan tol MBZ diperbaiki sehingga berpotensi menyebabkan kemacetan parah di sejumlah titik selama pekerjaan dilakukan

Ada Perbaikan Jalan Tol MBZ, Waspada Macet Parah

KatadataOTO – Buat masyarakat yang ingin berpergian melalui jalan tol layang Mohamed Bin Zayed (MBZ) sebaiknya lebih berhati-hati. Pasalnya di lokasi tersebut sedang dilakukan beberapa perawatan.

Pekerjaan itu bakal memakan sebagian ruas sehingga jalan menjadi lebih sempit. Kondisi tersebut tentu berpotensi menyebabkan kepadatan.

“Pemeliharaan pada ruas jalan tol MBZ dilaksanakan mulai hari ini hingga dua hari ke depan atau Kamis, 9 Oktober 2025," kata Desti Anggraeni, General Manager Operasi dan Pemeliharaan PT JJC dilansir Antara (08/10).

Ia mengungkap bahwa pemeliharaan bakal fokus pada sambungan jembatan pada ruas jalan layang MBZ arah Cikampek tepat di Km 28+300 P292 lajur 2. Pekerjaan akan dimulai hari Selasa (08/10) hingga Kamis (9/10) pukul 22.00 WIB.

Jalan tol MBZ
Photo : KatadataOTO

Sementara pekerjaan pemeliharaan jalan pada ruas yang sama dilakukan dari titik ke titik di lajur 2 arah menuju Cikampek mulai Km 11+100, Km 11+200, Km 11+750.

Kemudian untuk lajur 1 arah serupa mulai dari Km 14+750, Km 15+750, Km 36+100, Km 36+800, Km 42+900, Km 43+300, Km 43+400 serta Km 43+600.

"Pekerjaan pemeliharaan jalan dilakukan secara spot by spot mulai pukul 20.00 WIB malam ini hingga besok pukul 05.00 WIB," katanya pula.

Desti mengungkap bahwa kedua ruas jalan layang MBZ baik arah Jakarta maupun Cikampek masih akan beroperasi secara normal. Untuk menghindari hal yang tak diinginkan maka pihaknya telah menyiapkan petugas di sekitar lokasi pekerjaan sekaligus rambu-rambu pengamanan pekerjaan.

Mulai dari rubber cone hingga lampu selang atau penanda lokasi kerja pada malam hari bakal dipasang untuk memudahkan pengemudi mengetahui kondisi jalan.

Jasa Marga pastikan bahwa tol MBZ aman
Photo : Jasa Marga

"Kami juga telah menyiagakan petugas pengaturan lalu lintas serta memastikan pengguna jalan dapat melintas dengan aman dan nyaman di sekitar lokasi pekerjaan," tambahnya.

PT JJC juga melakukan sosialisasi rencana pekerjaan agar masyarakat bisa mendapat informasi dengan baik. Mulai dari pemasangan pesan di Dynamic Message Sign hingga di akun media sosial.


Terkini

otosport
Jadwal Sementara Launching Tim MotoGP 2026, Dimulai Bulan Depan

Jadwal Sementara Launching Tim MotoGP 2026, Dimulai Bulan Depan

Pramac Yamaha menjadi skuad pertama yang akan memamerkan tampilan motor balap baru mereka untuk MotoGP 2026

mobil
10 Mobil Listrik Terlaris November 2025, Jaecoo Masuk Tiga Besar

10 Mobil Listrik Terlaris November 2025, Jaecoo Masuk Tiga Besar

Jaecoo J5 EV mulai didistribusikan ke konsumen, masuk tiga besar mobil listrik terlaris pada November 2025

motor
Diskon Motor Matic Honda Jelang Nataru, Sampai Rp 2,2 Juta

Diskon Motor Matic Honda Jelang Nataru, Sampai Rp 2,2 Juta

Salah satu diskon motor matic Honda yang bisa dimanfaatkan jelang Nataru adalah untuk pembelian Vario 160

mobil
Proyeksi Penjualan Mobil Baru Tanpa Insentif di 2026

Proyeksi Penjualan Mobil Baru Tanpa Insentif di 2026

Penjualan mobil baru di 2026 diprediksi tak lebih dari 800 ribu unit tanpa insentif otomotif dari pemerintah

news
Cerita Pengusaha di Lamongan Andalkan Mitsubishi Fuso Canter

Cerita Pengusaha di Lamongan Andalkan Mitsubishi Fuso Canter

Mitsubishi Fuso Canter menjadi andalan PT Superior Prima Sukses untuk mendistribusikan hasil produksi mereka

news
Kemenhub Sedaiakan Mudik Gratis di Nataru, Kuota 33 Ribu Orang

Cara Daftar Mudik Gratis Libur Nataru yang Disediakan Kemenhub

Kemenhub menghadirkan program mudik gratis untuk menurunkan risiko kecelakaan yang biasa terjadi di jalan

mobil
Polytron

Penjualan Masih Kecil, Polytron Akui Ketatnya Persaingan Pasar EV

Penjualan Polytron yang hanya ratusan unit membuat mereka lebih realistis dalam menjual mobil listrik

mobil
BYD Atto 1

20 Mobil Terlaris November 2025, BYD Atto 1 Pertahankan Posisi

BYD Atto 1 masih jadi mobil terlaris November 2025 dengan wholesales mencapai 8.333 unit, unggul dari Toyota Avanza