Pertamina Dukung Mobilitas 2.500 Guru di DKI Jakarta
06 Juni 2026, 18:08 WIB
Menjaga kualitas produk dan mencegah pemalsuan oli, Pertamina Lubricants memberikan fitur keamanan yang mudah bagi konsumen
Oleh Dian Tami Kosasih
TRENOTO – Melihat maraknya peredaran oli palsu di masyarakat, PT Pertamina Lubricants memberikan fitur keamanan bagi produk miliknya. Hal ini dilakukan agar konsumen bisa dengan mudah mengetahui mana produk asli dan palsu.
Saat diskusi virtual bersama Forum Wartawan Otomotif (Forwot), Rizal Wahyu Abdillah selaku Senior SE Retail Bogor Sales Region III PT Pertamina Lubricants menjelaskan, terdapat 5 fitur keamanan yang terdapat pada kemasan pelumas.
"Saat ini produk pelumas Pertamina telah dilengkapi dengan 5 fitur pengaman, di antaranya adalah triple layer, nomor batch yang tercetak di bagian botol, pengaman UV, hologram original di tutup botol, dan terdapat QR code pada label kemasan," kata Rizal.
Untuk lebih jelasnya, TrenOto akan membahas kelima fitur tersebut secara menyeluruh. Berikut ulasannya:
Selain meminimalisir terjadinya pemalsuan oli, hadirnya triple layer juga memberikan jaminan dari sisi kualitas. Hadirnya fitur keamanan ini, membuat oli yang ada di dalam kemasan tidak mudah bocor atau rembes.
Dengan demikian, volume yang telah ditetapkan akan terjaga dan kendaraan akan berkerja maksimal karena sesuai dengan kebutuhan.
Terdapat pada bagian kemasan, hadirnya nomor batch akan menambah rasa aman karena teknologi yang digunakan sudah cukup canggih. Saat mencetak fitur ini, Pertamina Lubricants menggunakan botol berkualitas Gen IV dan Gen VII.
Hadirnya fitur ini akan memudahkan konsumen saat harus membedakan pelumas Pertamina asli atau palsu hanya melalui kemasan.
Menambah kenyamanan konsumen, Pertamina Lubricants juga memberikan hologram pada tutup botol oli. Karena itu, konsumen perlu mengetahui kalau setiap pelumas asli yang dijual harus memiliki hologram.
Apabila tak ditemukan hologram pada tutup kemasan, sudah dipastikan barang tersebut merupakan produk palsu.
Fitur keamanan selanjutnya ialah pengaman sinar UV. Saat botol kemasan oli mendapat sinar UV, terlihat dengan jelas logo dan tulisan Pertamina.
Terakhir ialah menempel QR code pada kemasan pelumasnya. Dengan penggunaan kode yang ada di setiap botol. Konsumen bisa melakukan scan, sehingga diketahui dengan pasti apakah barang tersebut asli atau palsu.
"QR code ada di kemasan. Jadi, tinggal di-scan saja," tegas Rizal.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
06 Juni 2026, 18:08 WIB
15 Maret 2026, 13:00 WIB
05 Maret 2026, 10:00 WIB
15 Februari 2026, 20:00 WIB
29 Januari 2026, 10:00 WIB
Terkini
16 Agustus 2026, 18:00 WIB
Farizon V8E dinilai cocok untuk memenuhi kebutuhan dapur SPPG guna menyalurkan MBG ke sekolah-sekolah
16 Agustus 2026, 17:12 WIB
Smart menghadirkan reinkarnasi dari ForTwo, kini bertenaga listrik dan memiliki tampilan yang lebih modern
16 Agustus 2026, 09:00 WIB
Prabowo mendorong para produsen mengembangkan dan memproduksi motor listrik secara mandiri di Indonesia
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
Mobil listrik masih menunjukkan tren positif, model anyar seperti Wuling Aira ev catatkan wholesales tinggi
15 Agustus 2026, 18:57 WIB
Suzuki XL7 Facelift yang baru diluncurkan beberapa pekan lalu, sudah mendapat ribuan pemesanan dari konsumen
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E