5 Fitur Pengaman Pertamina Lubricants Cegah Pemalsuan

Menjaga kualitas produk dan mencegah pemalsuan oli, Pertamina Lubricants memberikan fitur keamanan yang mudah bagi konsumen

5 Fitur Pengaman Pertamina Lubricants Cegah Pemalsuan
Dian Tami Kosasih

TRENOTO – Melihat maraknya peredaran oli palsu di masyarakat, PT Pertamina Lubricants memberikan fitur keamanan bagi produk miliknya. Hal ini dilakukan agar konsumen bisa dengan mudah mengetahui mana produk asli dan palsu.

Saat diskusi virtual bersama Forum Wartawan Otomotif (Forwot), Rizal Wahyu Abdillah selaku Senior SE Retail Bogor Sales Region III PT Pertamina Lubricants menjelaskan, terdapat 5 fitur keamanan yang terdapat pada kemasan pelumas.

"Saat ini produk pelumas Pertamina telah dilengkapi dengan 5 fitur pengaman, di antaranya adalah triple layer, nomor batch yang tercetak di bagian botol, pengaman UV, hologram original di tutup botol, dan terdapat QR code pada label kemasan," kata Rizal.

Untuk lebih jelasnya, TrenOto akan membahas kelima fitur tersebut secara menyeluruh. Berikut ulasannya:

  1. Triple Layer

Selain meminimalisir terjadinya pemalsuan oli, hadirnya triple layer juga memberikan jaminan dari sisi kualitas. Hadirnya fitur keamanan ini, membuat oli yang ada di dalam kemasan tidak mudah bocor atau rembes.

Dengan demikian, volume yang telah ditetapkan akan terjaga dan kendaraan akan berkerja maksimal karena sesuai dengan kebutuhan. 

  1. Nomor Batch

Terdapat pada bagian kemasan, hadirnya nomor batch akan menambah rasa aman karena teknologi yang digunakan sudah cukup canggih. Saat mencetak fitur ini, Pertamina Lubricants menggunakan botol berkualitas Gen IV dan Gen VII.

Hadirnya fitur ini akan memudahkan konsumen saat harus membedakan pelumas Pertamina asli atau palsu hanya melalui kemasan.

Photo : Pertamina Lubricants

  1. Hologram

Menambah kenyamanan konsumen, Pertamina Lubricants juga memberikan hologram pada tutup botol oli. Karena itu, konsumen perlu mengetahui kalau setiap pelumas asli yang dijual harus memiliki hologram.

Apabila tak ditemukan hologram pada tutup kemasan, sudah dipastikan barang tersebut merupakan produk palsu.

  1. Pengaman UV

Fitur keamanan selanjutnya ialah pengaman sinar UV. Saat botol kemasan oli mendapat sinar UV,  terlihat dengan jelas logo dan tulisan Pertamina.

  1. QR Code

Terakhir ialah menempel QR code pada kemasan pelumasnya. Dengan penggunaan kode yang ada di setiap botol. Konsumen bisa melakukan scan, sehingga diketahui dengan pasti apakah barang tersebut asli atau palsu.

"QR code ada di kemasan. Jadi, tinggal di-scan saja," tegas Rizal.


Terkini

news
Farizon V8E

Farizon Siap Terima Orderan Untuk MBG, Andalkan Van Listrik V8E

Farizon V8E dinilai cocok untuk memenuhi kebutuhan dapur SPPG guna menyalurkan MBG ke sekolah-sekolah

mobil
Smart #2

Smart #2 Siap Debut, Rival Air ev Racikan Geely dan Mercedes-Benz

Smart menghadirkan reinkarnasi dari ForTwo, kini bertenaga listrik dan memiliki tampilan yang lebih modern

motor
Presiden Prabowo Subianto

Kritik Pedas Prabowo Soal Motor Listrik Lokal yang Hanya Rebadged

Prabowo mendorong para produsen mengembangkan dan memproduksi motor listrik secara mandiri di Indonesia

mobil
Wuling Aira ev

10 Mobil Listrik Terlaris Juli 2026, Wuling Aira ev Moncer

Mobil listrik masih menunjukkan tren positif, model anyar seperti Wuling Aira ev catatkan wholesales tinggi

mobil
Suzuki XL7

Puluhan Suzuki XL7 Facelift Temui Konsumen Pertamanya

Suzuki XL7 Facelift yang baru diluncurkan beberapa pekan lalu, sudah mendapat ribuan pemesanan dari konsumen

mobil
Mobil listrik nasional

Prabowo Pastikan Mobil Listrik Nasional Mengaspal pada 2028

Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif

otosport
Fabio Quartararo

Terungkap Quartararo Ambil Keputusan Pergi dari Yamaha Sejak 2025

Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia

mobil
Farizon V8E

Farizon Investasi 50 Miliar Untuk Produksi V8E di Purwakarta

Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E